Anda di halaman 1dari 12

KEHAMILAN GANDA GEMILI

Kelompok 3

Definisi

Kehamilan ganda atau kehamilan kembar adalah kehamilan dengan dua janin
atau lebih ( Rustam Mochtar, 1998 ) Kehamilan kembar adalah satu kehamilan dengan dua janin. Kehamilan kembar dapat memberikan resiko yang lebih tinggi terhadap bayi dan ibu. Oleh karena itu, dalam menghadapi kehamilan kembar harus dilakukan pengawasan hamil yang lebih intensif. (Manuba, 1998:265)

Faktor-faktor predisposisi

Faktor ras Faktor keturunan Faktor umur dan paritas Faktor nutrisi Faktor terapi infertilitas

Faktor assisted reproductive technology (ART)

Patofisiologi

Pada kehamilan kembar distensi uterus berlebihan, sehingga melewati batas toleransi dan seringkali terjadi putus prematurus. Lama kehamilan kembar dua rata-rata 260 hari, triplet 246 hari dan kuadruplet 235 hari. Berat lahir rata-rata kehamilan kembar 2500gram, triplet 1800gram, kuadriplet 1400gram. Penentuan zigositas janin dapat ditentukan dengan melihat plasenta dan selaput ketuban pada saat melahirkan. Bila terdapat satu amnion yang tidak dipisahkan dengan korion maka bayi tesebut adalah monozigotik.

...........

Secara umum, derajat dari perubahan fisiologis maternal lebih besar pada kehamilan kembar dibanding dengan kehamilan tunggal. Pada trimester 1 sering mengalami nausea dan muntah yang melebihi yang dikarateristikan kehamilankehamilan tunggal. Perluasan volume darah maternal normal adalah 500 ml lebih besar pada kehamilan kembar, dan rata-rata kehilangan darah dengan persalinan vagina adalah 935 ml, atau hampir 500 ml lebih banyak dibanding dengan persalinan dari janin tunggal. Massa sel darah merah meningkat juga, namun secara proporsional lebih sedikit pada kehamilankehamilan kembar dua dibanding pada kehamilan tunggal, yang menimbulkan anemia fisiologis yang lebih nyata. Kadar haemoglobin. kehamilan kembar dua rata-rata sebesar 10 g/dl dari 20 minggu ke depan.

Klasifikasi

Kehamilan monozigotik

Merupakan kehamilan ganda yang berasal dari satu ovum yang dibuahi dan membelah secara dini hingga membentuk dua embrio yang sama, kehamilan ini juga disebut hamil ekmbar identik atau hamil kembar homolog atau hamil kembar uniovuler, karena berasal dari satu ovum.

Kehamilan dizigotik

Merupakan kehamilan ganda yang berasal dari 2 atau lebih ovum yang telah dibuahi, sebagian besar kehamilan ganda adalah dizigotik atau kehamilan kembar fraternal.

Komplikasi

Hidramnion Prematuritas Kelainan letak Plasenta pervia Solusio plasenta

Penatalaksanaan

Seorang wanita dengan kehamilan ganda mempunyai volume darah yang lebih besar dan mendapatkan beban ekstra pada sistem kardiovaskuler, peregangan otot rahim yang menyebabkan iskemia uteri yang dapat meningkatkan kemungkinan preeklampsia dan eklampsia. Biasanya dokter menganjurkan ibu dengan kehamilan ganda agar beristirahat lebih banyak, misalnya 2 jam pada sore hari, diharapkan dapat mengurangi resiko hipertensi yang di induksi kehamilan dan persalinan preterm. Dengan janin yang berat badannya relatif lebih rendah menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi.

Keluhan pada kehamilan ganda biasanya terasa sesak nafas, sering BAK, edema tungkai, pembesaran pembuluh darah (varises). Untuk memperkecil kemungkinan penyulit ibu dan janin, pada kehamilan ganda penanganan yang lebih intensif dengan melakukan pengawasan hamil lebih sering, melakukan pemeriksaan laboratorium dasar dan pengobatan intensif terhadap kekurangan nutrisi dan preparat Fe. Ibu yang bekerja sebaiknya berhenti bekerja pada umur kehamilan 28 minggu , istirahat yang cukup, coitus ditinggalkan pada 3 bulan terakhir.

ASUHAN KEPERAWATAN

Anamnesis Inspeksi dan palpasi Auskultasi Rotgen foto abdomen Ultrasografi

Elektrokardiogramn total
Reaksi kehamilan Pemeriksaan klinik gejala-gejala dan tanda-tanda

Diagnosa Keperawatan

Intoleransi aktivitas B/D keletihan Cemas B/D prosedur invasif saat pengakhiran kehamilan Resiko terjadi cedera B/D keletihan akibat peningkatan BB, kehamilan kembar

Rencana keperawatan

Intoleransi aktivitas B/D keletihan

Kaji respon klien terhadap aktivitas, seperti mengukur TTV

Berikan penyuluhan tentang penyebab keletihan pada pertengahan masa kehamilan akhir dan aktivitas yg dilakukan saat hamil
Ajarkan klien metode penghematan energi untuk akti-vitas

Cemas B/D prosedur invasif saat pengakhiran kehamilan

Kaji tingkat kecemasan : ringan, sedang, berat, panic Berikan kenyaman & ketentraman hati. Jelaskan tentang perawatan kehamilan, persalinan, pasca persalinan, prognosa & prosedur yg mungkin dila kukan

Resiko terjadi cedera B/D keletihan akibat peningkatan BB, kehamilan kembar

Anjurkan klien untuk tidak melakukan aktivitas sendiri dan menghindari aktivitas yg membahayakan diri dan kandungannya. Anjurkan klien untuk kontrol minimal 2 x/bulan Ajarkan klien untuk melakukan aktivitas yang aman & ringan. Pantau TTV setiap kali kontrol.

DAFTAR PUSTAKA

Manuba, IBG. 1998. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan.Bab 5. Hal 265. Jakarta : EGC Mochtar, Rustam. 1998. Sinopsis Obstetri Jilid I. Obstetri fisiologi. Jakarta : EGC Sastrawinata, S. 2005. Obstetri Patologi. Edisi 2. Bab 3. Hal 52-62. Jakarta : EGC Winkjosastro, Hanifa. 2005. Ilmu Kebidanan. Edisi 2. Hal 386-397. Jakarta : YBPSP http://icoel.wordpress.com/kebidanan/kehamilan-ganda-gemeli/ http://fanista87.blogspot.com/2009/10/asuhan-keperawatan-gemellikehamilan.html http://dhekaphe.blogspot.com/2011/11/makalah-dan-askep-kehamilanganda.html