Anda di halaman 1dari 13

PERBANDINGAN PRAKTEK AKUNTANSI IFRS DAN US GAAP

NAMA KELOMPOK : 3B ARSYADI ALI (C1C010104) DILA PARADEPA (C1C010111) FITRIYANI (C1C010110)

LATAR BELAKANG
Dalam dunia akuntansi ada beberapa standar yang digunakan sebagai prinsip untuk menyusun suatu laporan keuangan. Beberapa dasar yang dipakai di dalam dunia akuntansi di antaranya adalah IFRS dan US GAAP.

POKOK PEMBAHASAN
Adapun pokok pembahasannya adalah sebagai berikut: Pengertian atau definisi antara IFRS dan US GAAP. Kerangka Konseptual IFRS dan US GAAP. Perbedaan antara IFRS dan US GAAP.

TUJUAN DAN MANFAAT PENULISAN


Sebagai

pembelajaran guna mengetahui definisi dan kerangka konseptual IFRS dan US GAAP. Sebagai pembelajaran untuk mengetahui perbedaan antara IFRS dan US GAAP.

Pengertian IFRS dan US GAAP


IFRS

merupakan standar pencatatan dan pelaporan akuntansi yang berlaku secara internasional yang dikeluarkan oleh International Accounting Standard Boards (IASB), sebuah lembaga internasional yang bertujuan untuk mengembangkan suatu standar akuntansi yang tinggi, dapat

GAAP (Generally Accepted Accounting Principles) atau dapat di katakan suatu standar akuntansi berterima umum yang berlaku di Amerika Serikat. GAAP mengatur empat pokok poin utama, yaitu : Biaya Perolehan. Pengakuan Pendapatan. Pencocokan Data. Pengungkapan Penuh. US GAAP disusun oleh 4 lembaga, yaitu :

United States Securities and Exchange Commission

(SEC). American (AICPA).

Institute

of Certified

Public

Accountants

Kerangka Konseptual IFRS dan US GAAP


Dalam IFRS, batang tubuh kerangka konseptual di bagi

kedalam tiga level, yaitu : 1. First Level (Tujuan laporan keuangan/Basic objectives) Untuk memberikan informasi keuangan tentang entitas pelapor yang berguna untuk investor sekarang dan potensial, lenders dan kreditur lain dalam pengambilan keputusan dalam kapasitasnya penyedia modal. 2. Second Level (Karakteristik keuangan dan unsur laporan keuangan). 3. Third Level (Recognition, measurement, and disclosure concepts).

Perbedaan antara IFRS dan US GAAP.


FASB telah mengidentifikasi sejumlah perbedaan antara IFRS dan US GAAP. Jenis perbedaan yang ada dapat diklasifikasikan sebagai berikut: 1. Perbedaan Definisi 2. Perbedaan Pengakuan 3. Perbedaan Pengukuran 4. Alternatif 5. Kurangnya persyaratan atau bimbingan 6. Perbedaan Presentasi 7. Perbedaan Pengungkapan

Perbedaan IFRS dan US GAAP dapat disajikan dalam tabel berikut :


a. Level 1 : Tujuan Laporan Keuangan
US GAAP

IFRS

Menyediakan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan investasi dan kredit.

Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi

keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat


bagisejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Menyediakan informasi yang berguna untuk


memprediksi jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas masa depan perusahaan

Pengguna adalah investor, karyawan, pemberi


pinjaman, pemasok dan kreditor usaha lainnya, pelanggan, pemerintah dan masyarakat.

Menyediakan informasi tentang sumber dayaekonomi, klaim terhadap sumber daya tersebut, dan perubahan terhadap keduanya.

b. Level 2 : Karakteristik laporan keuangan


US GAAP Relevan terdiri dari:

IFRS Relevan terdiri dari: Nilai prediksi Nilai konfirmasi Materialitas

Nilai prediksi membantu pengguna memprediksi hasil dari kejadian masa lalu, saat ini dan masa depan. Nilai umpan balik membantu pengguna mengkonfirmasi dan membetulkan nilai prediksi sebelumnya. Tepat waktu tersedia sebelum kehilangan kapasitas untuk mempengaruhi keputusan

Dapat dipercaya terdiri dari: Disajikan dengan jujur Netral Dapat diferivikasi

Dapat dibandingkan Konsisten

Dapat dipercaya terdiri dari: Disajikan dengan jujur Netral Substansi mengungguli bentuk Kehati-hatian (dimana ada ketidakpastian, kesalahan dalam menyediakn informasi dan menjamin adanya konservatisme. Kelengkapan Dapat dibandingkan

c. Level 3 : Recognition, measurement, and disclosure concepts


1. 2. 3. 4. US GAAP Kelangsungan usaha Entitas ekonomi Unit moneter Periodisitas IFRS 1. Kelangsungan usaha 2. Basis akrual

Tabel 3.1 Asumsi Dasar Pengakuan dan Pengukuran IFRS dan US GAAP

US GAAP 1. 2. 3. 4. Biaya historis Pengakuan pendapatan Kesesuaian Pengungkapan penuh 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

IFRS Biaya historis Biaya sekarang (apa yang harus dibayar hari ini untuk mendapatkan aset. Ini sering diperoleh dalam penilaian yang sama dengan nilai wajar) Nilai realisasi (jumlah kas yang dapat diperoleh saat ini jika asset dilepas Nilai wajar Pengakuan pendapatan Pengakuan beban Pengungkapan penuh

Tabel 3.2 Prinsip Pengakuan dan Pengukuran IFRS dan US GAAP

US GAAP

IFRS

1. Biaya dan manfaat


2. Materialitas 3. Praktik Industri 4. Konservatisme

1. Keseimbangan antara biaya dan manfaat 2. Tepat waktu 3. Keseimbangan antara karakteristik kualitatif

Tabel 3.3 Kendala Pengakuan dan pengukuran IFRS dan US GAAP

KESIMPULAN
Dalam banyak kasus, IFRS lebih fleksibel daripada US GAAP. beberapa standar akuntansi internasional (IAS)

memungkinkan suatu perusahaan untuk memilih salah satu


diantara dua perlakuan alternatif dalam akuntansi untuk item tertentu. juga, IFRS umumnya memiliki lebih sedikit

pedoman peraturan (tidak terlalu banyak peraturan) daripada US GAAP; sehingga penilaian/pertimbangan lebih lanjut

diperlukan dalam menerapkan IFRS. IFRS merupakan


system akuntansi berbasis prinsip/principle-based accounting system (prinsip-prinsip luas dengan aturan rinci yang

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai