Anda di halaman 1dari 18

INTERPOLASI DAN EKSTRAPOLASI

Interpolasi dan Ekstrapolasi


Merupakan prosedur untuk memperkirakan nilai atau data yang tidak diketahui berdasar kombinasi beberapa nilai atau harga yang diketahui. Perkiraan ordinat atau f(x) secara numerik untuk nilai x di dalam interval maupun di luar interval. Fungsi model dengan bentuk tertentu dan bersifat umum Fungsi umum digunakan adalah polinomial dan trigonometri

Metode Perhitungan
Interpolasi ke depan cara Newton untuk data dengan Interval Konstan Interpolasi ke belakang cara Newton untuk data dengan Interval Konstan Interpolasi Cara Newton untuk Data dengan Interval Tidak Konstan Interpolasi cara Lagrange untuk data dengan Interval tidak Konstan Interpolasi dengan Lengkung Kubik (Cubic Spline) untuk Data dengan Interval Sembarang Interpolasi dengan Trigonometri untuk Data Periodik

Interpolasi ke Depan Cara Newton untuk Data dengan Interval Konstan


Polinomial interpolasi kedepan Newton Ff(x) dengan x0, , xn-1 sebagai titik pusatnya yang mempunyai interval (x) tetap sebesar h dapat dinyatakan sebagai berikut:

Interpolasi ke Depan Cara Newton untuk Data dengan Interval Konstan


Koefisien a0, a1, a2, an tergantung dari x0, x1, x2, xn dan nilai f(x) di titik-titik tersebut. Dalam bentuk lebih rinci persamaan (1-1) dapat dinyatakan sebagai berikut:

Interpolasi ke Depan Cara Newton untuk Data dengan Interval Konstan


1y0, 2y0 ny0 disebut perbedaan kedepan (forward difference), dihitung dg:

Schematic Table for Newtons Forward Difference (n = 6)

CONTOH KASUS
Posisi planet Mars diukur setiap 10 hari seperti ditunjukkan pada Tabel 1.4. Dari data ini diminta untuk memperkirakan posisi panet Mars pada t = 1450.5.

Susun fungsi polinomial ekstrapolasi ke depan cara Newton dengan persamaan:

Menghasikan:

Berapa nilai F(x) untuk x = 1450.5?

F (1450.5) = 209302

Interpolasi ke Depan Cara Newton untuk Data dengan Interval Tidak Konstan
Polinomial interpolasi Newton F(x) untuk data dengan interval (x) tidak konstan dikembangkan dari polinomial interpolasi Lagrange dan Newton dan dinyatakan dengan:

Interpolasi ke Depan Cara Newton untuk Data dengan Interval Tidak Konstan
Koefisien b0, b1, b2, bn tergantung dari nilai x0, x1, x2, xn dan ordinatnya, yaitu masing-masing adalah: f(x0), f(x1), f(x2), f(xn) dan dihitung sebagai berikut:

Tabel Skematis Harga Koefisien (n = 4)

Contoh Kasus
Dari pengukuran topografi didapatkan data ketinggian dan posisinya sebagai berikut:

Dari data tersebut diminta membuat fungsi interpolasi kedepan cara Newton untuk elevasi topografi berdasar data pada x = 3.2, 4.4, 5.0, 6.0, 7.1 dan 8.2 (6 data). Selanjutnya dengan fungsi tersebut memperkirakan ketinggian di x = 5.5.

Jawaban
Tabel harga koefisien:

Fungsi polinomial interpolasi berdasar koefisien:

x = 5.5

Maka untuk x = 5.5 ketinggiannya adalah 0.79

Penyusunan fungsi interpolasi ekstrapolasi


Bbrp metode menyertakan kriteria khusus. Penentuan koefisien fungsi interpolasi. Dalam aplikasi kebumian, data merupakan fungsi dari jarak. Bobot titik data yang dekat dengan titik interpolasi lebih besar dibanding titik yang lebih jauh. Semakin besar galat, interpolasi semakin tidak tepat.