Anda di halaman 1dari 33

Demam Rematik

adalah suatu peradangan pada persendian (artritis) dan jantung (karditis).


PENYEBAB Demam rematik biasanya terjadi akibat infeksi streptokokus pada tenggorokan. Demam rematik bukan merupakan suatu infeksi, tetapi merupakan suatu reaksi peradangan terhadap infeksi, yang menyerang berbagai bagian tubuh (misalnya persendian, jantung, kulit

Resiko terjadinya demam rematik


meningkat pada status gizi yang buruk dan tempat tinggal yang sesak. Kemungkinan terjadinya demam rematik pada infeksi streptokokus ringan yang tidak diobati adalah 1 diantara 1.000; sedangkan pada infeksi yang lebih berat meningkat menjadi 3 diantar 100

GEJALA
Gejalanya bervariasi, tergantung kepada bagian tubuh yang meradang. Biasanya gejala timbul beberapa minggu setelah nyeri tenggorokan akibat streptokokus menghilang. Kriteria Jones utk pedoman Diagnosisi DR Gejala utamanya adalah(Manifestasi Mayor): 1-Artritis ( Radang persendian ) 2-Carditis ( nyeri dada atau palpitasi =jantung berdebar) 3-Corea Sydenham (kedutan diluar kesadaran ) 4- Eritema marginatum (ruam kulit ) 5- Nodul Subcutan (benjolan kecil dibawah kulit ).

Manifestasi Minor : 1.Klinis : -Demam -Atralgia -Pernah menderita demam rematik 2.laboratorium Reaksi fase `akut ; LED MENINGGI C-reaktive`protein positive Lekositosi Interval P-R memanjang Ditambah : Bukti adanya infeksi Streptokokkus; KENAIKAN TITER ASTO Biakan pharing (+) Srept Grup A Demam Scrlatina yang baru Bila : 2 Mayor atau 1 Mayor + 2 Minor Demam Reumatik

. Karditis menghilang secara beratahap, biasanya dalam


waktu 5 bulan. Tetapi mungkin saja terjadi kerusakan permanen pada katup jantung sehingga terjadi penyakit jantung rematik.

Yang paling sering terkena adalah katup antara atrium dan ventrikel kiri (katup mitral). Bisa terjadi kebocoran pada katup (regurgitasi katup mitral) atau penyempitan (stenosis katup mitral) atau keduanya.
Korea Sydenham timbul secara bertahap, dalam waktu 1 bulan biasanya korea semakin berat. Anak menunjukkan gerakan yang cepat dan tidak bertujuan, yang menghilang selama tidur. Gerakan tersebut melibatkan setiap otot kecuali otot mata. Wajahnya sering menyeringai. Pada kasus yang ringan anak tampak kaku dan sedikit mengalami kesulitan dalam berpakaian dan makan.

Pada kasus yang berat, anak sering melakukan hal-hal yang dapat melukai dirinya sendiri (memukul-mukul lengan atau tungkainya sendiri). Korea biasanya menghilang secara bertahap setelah 4 bulan, tetapi kadang berlangsung selama 6-8 bulan. Pada saat gejala lainnya menghilang, timbul ruam datar dengan pinggiran yang bergelombang dan tidak disertai nyeri. Ruam ini berlangsung pendek, kadang kurang dari 24 jam. Pada anak yang menderita peradangan jantung biasanya ditemukan benjolan kecil dibawah kulitnya. Nodul ini biasanya tidak menimbulkan nyeri dan akan menghilang dengan sendirinya.
Kadang anak mengalami nyeri perut yang hebat dan nafsu makannya berkurang.

Pengobatan
Pengobatan demam rematik memiliki 3 tujuan: 1- Menyembuhkan infeksi streptokokus dan mencegah kekambuhan 2- Mengurangi peradangan,t erutama pada persendian dan jantung 3- Membatasi aktivitas fisik yang dapat memperburuk organ yang meradang.

Jika terjadi infeksi streptokokus (misalnya strep throat), diberikan antibiotik penisilin selama 10 hari. Kepada anak yang menderita demam rematik diberikan suntikan penisilin untuk membasmi infeksi yang tersisa. Untuk mengurangi peradangan dan nyeri, diberikan NSAIDs (obat anti peradangan non-steroid) dalam dosis tinggi, terutama jika telah terjadi artritis. Kadang perlu digunakan obat pereda nyeri yang lebih kuat (misalnya kodein). Pada karditis yang berat diberikan kortikosteroid (misalnya prednison).

PENCEGAHAN
Cara terbaik untuk mencegah demam rematik adalah gizi yang baik dan pengobatan antibiotik pada setiap infeksi streptokokus.

Anak harus menjalani tirah baring. Aktivitasnya harus dibatasi untuk menghindari stres pada sendi yang meradang. Jika jantung juga meradang, anak harus lebih banyak menjalani tirah baring. Jika terjadi kerusakan katup jantung, maka sepanjang hidupnya penderita akan memiliki resiko menderita infeksi katup (endokarditis). Sampai usia 18 tahun, untuk membantu mencegah infeksi, kepada anak-anak yang menderita demam rematik sebaiknya diberikan penisilin per-oral (melalui mulut) atau melalui suntikan bulanan. Anak-anak yang mengalami kerusakan katup jantung harus selalu mengkonsumsi antibiotik sebelum menjalani setiap jenis pembedahan, termasuk pencabutan gigi.

PENYAKIT JANTUNG REUMATIK KRONIK


PENY.JANTUNG REUMATIK LEBIH SERING TERJADI PADA PASIEN YANG MENDERITA KETERLIBATAN JANTUNG YANG BERAT PADA SERANGAN DEMAM REUMATIK AKUT

URUTAN KEKERAPAN PENYAKIT JANTUNG REUMATIK


INSUFISIENSI MITRAL INSUFISIENSI MITRAL DOMINAN DENGAN MITRAL STENOSIS . INSUF.AORTA DGN PENY.KATUP MITRAL . INSUF.AORTA TERSENDIRI DGN BERBAGAI TINGKAT STENOSIS . STENOSIS MITRAL DOMINAN DGN /TANPA INSUF.MITRAL RINGAN

INSUFISIENSI MITRAL
PALING SERING DITEMUKAN PADA MASA ANAK DAN REMAJA SERING BERSAMAAN DGN STENOSIS MITRAL ORGANIK DISINI KATUP TIDAK MENUTUP SEMPURNA,SEHINGGA PD SISTOLE VENTRIKEL KIRI, DARAH MENGALAMI REGURGITASI KEDALAM ATRIUM KIRI DAN EFEK LANJUT HYPERTENSI PULMONAL DAN HYPERTOFI DAN DILATASI VENTRIKEL KANAN

Klinis M.Insufisiensi
Ringan : Asimptomatis Sedang/Berat : -Lekas capek - Dyspne setelah aktivitas Pemeriksaan Fisis : -Hemithoraks kiri : Mungkin membonjol -BJ I : Normal/melemah -BJ II : Mengeras -Bising Pansistolik di Apeks-menjalar ke Aksila S/d ke belakang ,mengeras bila pasien miring kiri Derajat bising : 2/6--- 6/6

EKG
Ringan : N Sedang-berat : - LVH - LAE ( P mitral ) Fo Ro : - kardiomegali - pembesaran vent. Kiri - yg berat dan lama tanda hipertensi pulmonal (kongesti paru & RVH) Echo :utk penilaian jenis dan derajat kelainan

Prognosis
Sebagian besar baik, asal dpt dicegah reaktivasi DR 1/3 kasus sembuh spontan Sebagian lain tetap stabil dgn penanganan yg baik Sebagian kecil memburuk Komplikasi endokarditis : + 5%

Mitral stenose
Katup tdk dpt membuka dgn sempurna shg darah mengalami obstruksi darah terhalang dr atrium kiri vent. Kiri beban volume atrium kiri dilatasi atrium kiri, tek. Atrium kiri yg berlebihan diteruskan ke pembuluh paru HTN pulmonal Menyebabkan beban cor kanan meninggi

Hipertrofi vent. Kanan gagal cor kanan Pd M stenosis murni beban vent kiri adalah normal atau berkurang Klinis M stenosis : M stenosis cenderung progresif gejala makin lama makin nyata Ringan : asimptomatik Berat : toleransi keluhan rendah hemaptoe akibat pecahnya pemb. Darah paru akibat HTN pulmonal PD jantung ;

...

.
Bila RVH teraba aktifitas jantung kanan Auskultasi : BJ 1 mengeras P2 mengeras terutama bila ada hipertensi pulmonal bising yg khas -> bising diastolik di apikal EKG : P mitral/RVH/RAE Foto Ro dada : ringan sampai normal Bisa : pembesaran atrium kiri apex jantung terangkat bila ada hipertensi pulmonal / RVH.

.
Echo : pembesaran atrium kanan daun katup tebal pembukaan katup berkurang Kateterisasi : perubahan saturasi oksigen pada ruang jantung Prognosis : cenderung progresif kematian oleh krn hiprtensi pulmonal dan gagal jantung

Penyakit Jantung didapat Non Reumatik


Klasifikasi etiologik: 1.Infeksi 2.Peny.organ lain t.u :paru,ginjal,darah 3.peny.kolagen 4.peny.metabolik 5.peny.neuromuskular 6.peny.endokrin 7.tumor kardial atau intratorakal

perkarditis
Penyebab: -septik ok infeksi -asptik ok penyakit sistemik
Ok.Infeksi : Bakteri piogenik Tbc Virus Jamur (jarang)

Manifestasi klinis Pericarditis


Keluhan yang penting : -Sesak nafas Nyeri dada yang dapat dirasakan pada punggung atau bahunyeri bertambah bila berbaring ,dan berkurang bila posisi tegak /membungkuk Pem Fisis : -Takikardi Kardiomegali Bunyi jantung melemah Terdengar pada ausk : suara gesekan perikardium(Percardial friction rub) Gejala Tamponade Jantung :Gelisah,sesak,takipno,hipotensi,ektremitas dingin

Pem X Ray : Pemebesaran bayangan jantung yang berbentuk botol (Water bottle) EKG : QRS Voltase rendah EKO : Gambarancairan disekitar jantung Pemastian Jenis Pericarditis Pemeriksaan cairan pericard dengan pungsi perikard

Pengobatan
Pengobatan sesuai penyebab. Pericarditis purulenta : -Antibiotika -Drainage Percarditis TBC : Spesifik dan perikardiosentesis bila ada tamponade Percarditius Virus :Asprasi bila ada tamponade -Percarditis ok Peny.Sistemik: =th/penyakit primer

Miokarditis diphteria
Kuman diphteriaeksotoksinjantung Bila kena sistem konduksiGangguan konduksi Bila kena miokardiumgangguan kontraksi jantung

Manifestasi Klinis Miokarditis terjadi pada akhir minggu 2 atau awal minggu ke 3 dari Diphteria Anak tampak sakit berat Ektremitas pucat dan dingin Tekanan darah,tek.nadi : menurun Bradikardi Pem fisis : BJ Normal/BJ I melemah EKG : aritmia /blok jantung

Diagnosis; Pasien Diphteria diagnosis dugaan Miokarditis secara klinis ,apabila ditemukan kelaianan jantung: -Irama derap,bradikardia,dgn /tanpa gagal jantung Pada ekg perubahan segnen ST ,gel T dan gangguan hantaran

Pengobatan : Pengobatan umum thd diphteria Pengobatan thd miokarditis: _tirah baring - Obat penenang -diet yg mudah dicerna -kortikosteroid -bila gagala jantung :Digitalis,diuretik,O2,rendah garam -atasi bradikardia : Sulfas`atropin,bila perlu pacu janutung sementara

Endokarditis infektif
Merupkan penyakit yang disebabkan oleh infeksi pada lapisan endotel jantung yang ditandai oleh vegetasi yang biasanya terdapat pada katup jantung Bisa Akut atau sub akut Sub akut : berjalan bbp minggu sd berbulan ok kuman yang virulensi rendah (Strep.viridans) Akut : berjalan cepat dari bbp hari-bbp minggu

Gejala : Demam,dapat mendadak dan tinggi (Sepsis) dan dapat perlahan dan tidak terlalu tinggi gejala bergantung bbp hal: -Jenis kuman - Reaksi tubuh - Berat ringan peny.jantung sebelumnya - Terdapatnya komplikasi emboli

Gagal jantungbila endokarditis berat dan lama. Diagnosis : Curigai bila : Pasien dgn peny.jantung reumatik/peny.jantung bawaan demam berlangsung lama setelah menjalani tindakan Cabut gigi,tonsilektomi atau infeksi ok streptokok

Pengobatan ; Pemberian antibiotik sedini mungkin AB yang sensistive Lama pemberian AB : 2-6 minggu bergantung jenis kuman Prognosa : anak yg lebih mudalebih buruk Pencegahan :tu pada peng kelainan jantung