Anda di halaman 1dari 10

Cakram Mudigah Bilaminer dan Trilaminer

Ayu Nurdiyan 1121228034

Perkembangan Hari ke-8


Pada perkembangan hari kedelapan, blastokista sebagian terbenam di dalam stroma endometrium

Sito trofoblas

Satu lapisan sel-sel berinti tunggal di sebelah dalam

Satu zona luar berinti banyak tanpa batas sel yang jelas Sinsitiotrofob
las

Perkembangan Hari Ke-9


Trofoblas menunjukkan kemajuan perkembangan yang pesat, bila vakuola ini menyatu terbentuk lah lakuna - lakuna yang besar, dan tahap perkembangan trofoblas ini dinamakan tahap lakunaris.

Perkembangan hr 11-12

trofoblas terus merusak sinusoid, darah ibu mulai mengalir melalui sistem trofoblas, sehingga terjadilah sirkulasi utero-plasenta.

sekelompok sel baru muncul di antara permukaan dalam sitotrofoblas dan permukaan luar rongga eksoselom. Sel-sel membentuk suatu jaringan penyambung yang halus dan longgar yaitu mesoderm ekstraembrional

Segera terbentuk rongga baru yaitu selom ekstraembrional (rongga khorion), mesoderm ekstraembrional somatopleural, danmesoderm ekstraembrional splanknopleural.

Perkembangan hr 13

Trofoblast ditandai munculnya struktur-struktur villi. Sel-sel dari sitotrofoblas berproliferasi setempat dan menembus ke dalam sinsitiotrofoblas, membentuk silinder-silinder sel yang dikelilingi sinsitium yg dinamakan villi primer.

Hipoblas menghasilkan sel-sel lain yang bermigrasi ke sisi dalam selaput eksoselom. Selsel ini berproliferasi dan bernagsur-angsur membentuk rongga baru di dalam rongga eksoselom. Rongga ini disebut kantung kuning telur sekunder

Selom embrional meluas dan membentuk sebuah rongga besar yang dikenal sebagai rongga khorion. Tempat dimana mesoderm ekstraembrional melintasi rongga korion adalah tangkai penghubung. Tangkai ini akan berkembang menjadi tali pusat.

Gastrulasi
Pada hari 15-16 garis ini jelas terlihat sbg alur sempit dgn sedikit tonjolan di daerah tepi. Ujung kepala garis ini : primitive node (nodus primitive) Sel-sel berbentuk seperti botol dan muncul lapisan sel baru antara epiblas dan hipoblas.

Pembentukan primitive streak atau garis primitive pada permukaan epiblas

Sebagian sel menempatkan diri diantara epiblas dan endoderm membentuk mesoderm, sel yang berada pada epiblas membentuk ectoderm.

Sel epiblas berpindah mengikuti alur arah garis primitive untuk membentuk seperti botol memisahkan diri dari epiblas dan menyisip dibawahnya, pergerakan masuk ke dalam ini dikenal sebagai invaginasi.

Pembentukan Notokord

Sel-sel prenotokord ini berkumpul di hipoblas sehingga garis tengah embrio terdiri dari dua lapis sel yang membentuk lempeng notokord

Sel-sel pada lempeng notokord berproliferasi dan lepas dari endoderm. yang kemudian membentuk tali sel yang padat yang disebut notokord definitif.

Notokord dan sel-sel prenotokord meluas kea rah cranial menuju lempeng prekordal dan ke arah kaudal menuju lubang primitive. Pada titik dimana lubang tersebut membentuk suatu lekukan pada epiblas, sebuah saluran kecil, saluran neurenterik

Pembentukan Cakram Mudigah


Cakram mudigah yang mula-mula rata dan bundar memanjang dengan ujung kepala lebar dan ujung kaudal sempit.

Perluasan cakram mudigah terutama di daerah kepala. Pertumbuhan dan pemanjangan bagian kepala cakram tersebut disebabkan oleh migrasi sel terus menerus dari daerah garis primitive menuju kepala.

Invaginasi sel permukaan di garis primitive dan kemudian perpindahannya ke depan dan samping berlangsung hingga minggu keempat.

Perkembangan Trofoblas

Sel mesoderm menembus inti villi primer dan tumbuh kea rah desidua. Sususan ini dikenal dengan villi sekunder

Sel mesoderm dalam inti villi mulau berdiferensiasi menjadi sel darah dan pembuluh darah kecil, dengan demikian terbentuk sususan kapiler villi. Villi ini disebut villi tersier

Pembuluh kapiler berhubungan dengan kapiler di dalam mesoderm lempeng korion dan tangkai penghubung. Pembuluh darah ini membentuk hubungan sistem peredaran darah di dalam mudigah, sehingga menghubungkan plasenta dengan mudigah

Thank You.