Anda di halaman 1dari 27

PRESENTASI KASUS

OTOMIKOSIS
Oleh : Maria Risky A. 111.022.1018

KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT THT-KL RS MOH RIDWAN MEUREKSA JAKARTA PERIODE 10 JUNI 13 JULI 2013

Identitas

Nama Umur Jenis Kelamin Agama Pekerjaan Pendidikan Alamat

: Ny. S : 28 tahun : Perempuan : Islam : Ibu Rumah Tangga : SMA : Jl. Kampung Liguk Rt. 008/019, Depok Tanggal Pemeriksaan : 27 Juni 2013

Anamnesis

Autoanamnesis Keluhan Utama: Sakit di telinga kanan

Riwayat Penyakit Sekarang

Pasien datang ke Poli THT RS.MRM dengan keluhan telinga kanannya sakit sejak 2 minggu yang lalu, sakit ini dirasakan didalam telinga, timbulnya secara hilang timbul, tiba-tiba tanpa ada faktor pencetus dan hal ini membuat aktivitas pasien terganggu sehari-hari, Keluhan ini disertai cairan yang keluar dari telinga kanan, cairan yang keluar dirasakan sedikit berwarna bening, tidak berbau busuk, tidak bercampur darah dan keluar secara hilang timbul. Telinga kanan pasien pun terasa penuh dan tidak enak. Pasien sudah berobat ke dokter umum dan diberikan obat nyeri dan obat antibiotik namun tidak

Satu minggu kemudian, pasien mulai merasa gatal-gatal pada telinga kanan, gatal ini hilang timbul, gatal ini semakin hari semakin bertambah dan tidak dipengaruhi oleh cuaca, waktu maupun keadaan lingkungan sehingga pasien membersihkan telinganya dengan cotton buds. Pasien pun mengeluhkan adanya penurunan pendengaran pada telinga kanan yang dirasakan secara terus menerus dan tidak membaik atau memburuk dengan aktivitas apapun sehingga hal ini seringkali membuat pasien lemas. Namun pasien

Pasien menyangkal adanya riwayat batuk pilek, demam tidak ada, pasien memiliki riwayat mengorek-ngorek telinga, riwayat keluar cairan dari telinga kanan sebelumnya tidak ada, Pasien menyangkal adanya keluhan pada telinga kiri, sakit kepala, rasa pusing yang berputar, gangguan penglihatan olahraga berenang dan riwayat trauma pada kedua telinganya. Pasien juga menyangkal adanya keluhan pada wajah, mulut, hidung dan tenggorokannya.

Pasien mengaku sebelumnya tidak kemasukan air maupun benda asing lainnya ke dalam telinganya. Tidak ada riwayat berenang sebelumnya. Pasien mengatakan sering mengorek-ngorek telinga dengan cotton buds, tidak menggunakan penutup telinga saat mandi.

Riwayat Penyakit Dahulu

Pasien tidak pernah menderita penyakit seperti ini sebelumnya. Pasien menyangkal menderita penyakit darah tinggi, kencing manis, jantung, asma, sesak nafas. Pasien menyangkal mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka lama. Riwayat trauma kepala/ tertampar disangkal, Riwayat bersin-bersin pagi hari disangkal, bersin saat terkena debu disangkal, gatal di mata dan hidung disangkal, riwayat alergi dikeluarga disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga Tidak ada anggota keluarga yang memiliki riwayat atau keluhan yang sama dengan pasien

Riwayat Sosial Ekonomi dan Pribadi Pasien menyangkal adanya pemakaian rokok, alkohol serta obat-obatan terlarang maupun memakai obat-obatan dalam jangka panjang.

PEMERIKSAAN FISIK

Dilakukan pada tanggal: 27 JUNI 2013 PEMERIKSAAN UMUM


Keadaan umum : Baik Kesadaran : Compos Mentis Tanda Vital : Tekanan Darah : 120/80 mmHg

Nadi Pernafasan Suhu

: 89 x/menit, reguler : 20 x/menit : 36,8o C.

Pemeriksaan Fisik

Kepala Mata

: Normocephal
: Anemis -/: Ikterik -/: Bulat, Isokor, Reflek cahaya +/+

Konjungtiva Sklera Pupil

Leher Thorax Abdomen Ekstremitas


: pembesaran kelenjar limfe (-) : tidak dilakukan pemeriksaan : tidak dilakukan pemeriksaan
: ekstrimitas atas kanan dan kiri (-/-) : ekstrimitas bawah kanan dan kiri (-/-) : tidak dilakukan pemeriksaan : tidak dilakukan pemeriksaan

Edema Sianosis Refleks fisiologis Refleks patologis

Neurologis

STATUS LOKALIS (TELINGA)


BAGIAN Preaurikuler KELAINAN Kongenital Radang Tumor Trauma Nyeri tekan tragus Kongenital Radang Tumor Trauma Edema Nyeri tekan Hiperemis Sikatriks Fistula Fluktuasi Kongenital Kulit Sekret Serumen Edema Jaringan granulasi Massa KANAN Hiperemis + (berwarna bening) + (berwarna putih dan hitam seperti kertas basah berbintik-bintik menyebar di hampir seluruh liang telinga) KIRI Tidak ada kelainan -

Aurikuler

Retroaurikuler

CAE

Membran Timpani

Warna Intak Refleks Cahaya Gambar

Sulit dinilai (tertutup massa putih dan hitam yang menyebar di liang telinga)

Putih Perak + +

Cavum Timpani

Sulit dinilai

Tidak dapat dinilai

TES PENDENGARAN Tes Rinne

Kanan

Kiri

Tes Webber
Tes Swabach

Lateralisasi ke telinga kanan


memanjang Sama dengan pemeriksa

STATUS LOKALIS (HIDUNG)


Pemeriksaan Keadaan Luar Rhinoskopi Anterior Bentuk dan Ukuran Mukosa Sekret Krusta Konka Inferior Septum deviasi Polip/tumor Pasase udara Kanan Kiri Normal Normal Tenang tenang Eutrofi eutrofi Tidak ada septum deviasi + baik + baik

Rhinoskopi Posterior

Mukosa Sekret Choana Fossa Rossenmuller Massa/tumor

Tidak dilakukan

STATUS LOKALIS CAVUM ORIS DAN ORO FARING Bagian Keterangan


Mukosa Lidah Gigi Geligi Uvula Pilar Halitosis Tonsil - Mukosa - Besar - Kripta - Detritus - Perlengketan Gambar Tenang Tidak ada deviasi Lengkap Tidak ada deviasi. Tenang +/+, simetris (-) Tenang T1-T1 +/+ tidak melebar. -/-/-

Faring Mukosa Granula Post nasal drip Laring Epiglotis Kartilago arytenoid Plika aryepiglotika Plika vestibularis Plika vikalis Rima glotis Trakea Keterangan 1. Epiglotis 2. Kartilago arytenoid 3. Kartilago aryepiglotika 4. Plika vestibularis 5. Plika vokalis 6. Rima glotis 7. Trakea

Tenang (-) (-) Tidak diperiksa Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan

MAXILOFACIAL
Bagian Maxillofacial - Bentuk - Parese N. Cranialis Keterangan Simetris -

LEHER
Bagian Leher - Bentuk - Massa Keterangan Simetris, tidak ada deviasi trakea Tidak teraba massa atau pembesaran kelenjar getah bening.

PEMERIKSAAN PENUNJANG Belum dilakukan.

RESUME

Pasien perempuan usia 30 tahun dengan keluhan telinga kanannya sakit sejak 2 minggu yang lalu, sakit ini dirasakan didalam telinga, timbulnya secara hilang timbul, tiba-tiba tanpa ada faktor pencetus dan hal ini membuat aktivitas pasien terganggu sehari-hari. Terdapat cairan yang keluar dari telinga kanan, cairan yang keluar dirasakan sedikit berwarna bening, tidak berbau busuk, tidak bercampur darah dan keluar secara hilang timbul. Telinga kanan pasien pun terasa penuh

Pasien sudah berobat ke dokter umum dan diberikan obat nyeri dan obat antibiotik namun tidak membaik. Satu minggu kemudian, pasien mulai merasa gatal-gatal pada telinga kanan, gatal ini hilang timbul, gatal ini semakin hari semakin bertambah dan tidak dipengaruhi oleh cuaca, waktu maupun keadaan lingkungan sehingga pasien membersihkan telinganya dengan cotton buds. Pasien pun mengeluhkan adanya penurunan pendengaran pada telinga kanan yang dirasakan secara terus menerus dan tidak membaik atau memburuk dengan

Dari pemeriksaan status lokalis CAE telinga kanan didapatkan sekret +(bening), hiperemis dan terdapat massa berwarna putih dan hitam seperti kertas basah berbintik-bintik yang menyebar. Pada pemeriksaan tes pendengaran dengan garputala didapatkan test rinne telinga kanan (-), Webber lateralisasi ke telinga kanan, Swabach telinga kanan memanjang, kesan gangguan pendengaran tuli konduktif.

DIAGNOSIS KERJA Otomikosis AD Tuli konduktif DIAGNOSIS BANDING Otitis eksterna e.c bakteri Otitis eksterna e.c alergi

Penatalaksanaan

Konservatif
Dilakukan

pembersihan sekret dengan menggunakan Ear Toilet Larutan Asam asetat 2 % dalam alkohol Antibiotik topikal : Nistatin krim 1 % 2 x 1 tetes perhari Gentamicin krim 0,1% 4 x 1 tetes perhari

Nasihat
menggunakan

obat secara teratur dan sesuai

anjuran jangan mengorek-ngorek telinga, jangan kemasukan air, menggunakan tutup lubang telinga saat mandi. Jika ada keluhan batuk dan pilek segera berobat ke dokter Kontrol kembali ke poli THT jika keluhan bertambah berat atau obat habis.

RENCANA LANJUTAN Pemeriksaan preparat langsung KOH 10% Pembiakan agar sabaroud PROGNOSA Qua ad vitam : Dubia ad bonam Qua ad fungsionam : Dubia ad bonam