Anda di halaman 1dari 14

KARAMUNTING

Manfaat dan Zat yang Terkandung di Dalamnya

Apa itu Karamunting?


Karamunting adalah nama banyak tumbuhan yang ada di dalam suku Melastomataceae yaitu salah satu suku anggota tumbuhan berbunga.Yang kita sebut karamunting itu bisa saja Melastoma malabathricum, atau Rhodomyrtus tomentosa, bisa juga Melastoma malabathricum, Ochthocharis bornensis yang spesifik Kalimantan, dan masih banyak lagi. Karamunting dipercaya mengandung zat antioksidan yang bisa menetralkan racun.

Karamunting adalah tumbuhan yang tumbuh liar pada tempat yang mendapat sinar matahari yang cukup, seperti di lereng gunung, semak belukar, lapangan yang tidak terlalu gersang. Tumbuhan ini biasanya ditemukan sampai pada ketinggian 1.650 m dpl. Ciri-ciri termasuk dalam kelompok perdu, daun tunggal, bangun elips memanjang sampai lonjong, duduk daun berhadapan bersilang, permukaan daun berambut bila diraba terasa kasar, pangkal daun membulat, tepi daun rata, ujung daun meruncing. Bunga termasuk bunga majemuk berwarna ungu kemerah-merahan, buahnya dapat dimakan mempunyai biji berukuran kecil. Bunganya termasuk bunga majemuk berwarna ungu kemerahmerahan, buahnya dapat dimakan mempunyai biji berukuran kecil. Ternyata karamunting juga bisa di jadikan sebagai penetral racun . Bagian yang digunakan adalah daun, buah, biji dan akar.

Bunga

Buah

Zat-zat Yang Terkandung Dalam Tumbuhan Karamunting

1. Saponin
Saponin yang terdapat pada karamunting dapat berguna antara lain sebagai berikut. Sumber anti bakteri dan anti virus. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh & vitalitas. Mengurangi kadar gula dalam darah & penggumpalan darah.

2. Tanin

Kegunaan Tanin secara umum antara lain adalah sebagai berikut. Efek terapi yang lain sebagai anti septic pada jaringan luka, misalnya luka bakar, dengan cara mengendapkan protein. Sebagai pelindung pada tumbuhan pada saat masa pertumbuhan bagian tertentu pada tanaman, misalnya buah yang belum matang, pada saat matang taninnya hilang. Sebagai anti hama bagi tanaman sehingga mencegah serangga dan fungi

3. Flavonoida
a) Senyawa flavonoida adalah suatu kelompok senyawa fenol yang terbesar yang ditemukan di alam. Senyawasenyawa ini merupakan zat warna merah, ungu, dan biru. Dan sebagai zat warna kuning yang ditemukan dalam tumbuh-tumbuhan. b) Flavonoida adalah antioksidan alami terdapat dalam bagian daun, buah, akar, batang dan biji dari tumbuhtumbuhan obat. Bagian tersebut umumnya mengandung senyawa fenol dan polifenol. Polifenol dan turunannya telah lama dikenal memiliki aktivitas antibakteri, antimelanogenesis, antioksidan dan antimutagen. Sebagai antioksidan polifenol berperan sebagai penangkap radikal bebas penyebab peroksidasi lipid yang dapat menimbulkan kerusakan pada bahan makanan, selain itu senyawa antioksidan berfungsi mencegah kerusakan sel dan DNA akibat adanya senyawa radikal bebas.

Manfaat Tumbuhan Karamunting

Menetralkan Racun
Caranya : Merebus daun karamunting sebanyak 60 gram dengan air sebanyak 3 gelas sampai tersisa 1 gelas. Menyaring dan mendinginkan kemudian diminum sampai habis. Selain itu karamunting juga bisa digunakan untuk mengobati beberapa macam penyakit seperti gangguan pencernaan (dispepsi), disentri basiler, diare, hepatitis, keputihan (leukorea), sariawan , haid, wasir darah, pendarahan rahim, berak darah, radang dinding pembuluh darah, pembekuan (tromboangitis). Komposisi sifat kimiawi dan efek farmakologis daun karamunting sangat pahit karena pada daun karamunting banyak terdapat saponin, flavonoida dan tanin.

Hemostasia
Buah Karamunting menunjukkan efek hemostatik dalam saluran pencernaan bagian atas dan melawan Metrorrhagia penyebab pendarahan pada wanita. Akar Karamunting juga bisa meningkatkan jumlah trombosit, meningkatkan tingkat fibrinogen, dan otot kontrak pembuluh darah halus. Caranya akarnya direbus dan di minum airnya. Selain itu juga dapat menghentikan pendarahan luar (pada luka). Dengan cara: ambil beberapa helai daun karamunting, kemudian dilumat atau dikunyah. Lumatannya dibalurkan pada kulit yang terluka.

Efek adaptif
Buah Karamunting meningkatkan tingkat hemoglobin dan jumlah sel darah merah. Hal ini juga meningkatkan antianoxic, rasa dingin dan kemampuan melawan kelelahan organisme.

Anti-bakteri
Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa buah Karamunting dan ekstrak akar menghambat Staphylococcus aureus penyebab nanah. Karamunting juga menghambat E. coli dan Staphylococcus aureus.

Terapi Diabetes
Penggunaan obat obatan alternatif untuk penyakit yang sifatnya seumur hidup ini sudah mulai digalakan. salah satu tanaman yang digunakan masyarakat adalah Daun Karamaunting. saat ini penggunaan daun karamunting yang berkembang di masyarakat adalah dengan cara di rebus.