Anda di halaman 1dari 47

FARMAKO TERAPI

PSIKOTROPIKA
ANTI PSIKOSIS Oleh: Dr.H. Ahmadi NH. Selasa, 23 maret 2010 LBM 1

PSIKOTROPIKA
Adalah: obat yg bekerja scr selektif pd SSP dan mempunyai efek utama pd aktivitas pikir, mental dan perilaku. Penggolongan psikotropika menganut: kesamaan efek, susunan kimiawi dan mekanisme kerja. berdasar efek klinis psikotropika dibagi: antipsikosis, antimania, antidepresan dan hipnotik sedatif.

Efek klinis: efek primer, efek lain/ skunder. Keduanya dpt bermanfaat utk terapi Sesuai efek klinisnya obat tsb dapat masuk dlm golongan yang lain Efek idiosinkrasi tjd krn hipersensitivitas, sedangkan efek toksik krn overdosis/intoksikasi Respon terapi bersifat individual, perlu prinsip titrasi dosis, pengaturan dosis sbb.: - Dosis awal (dosis anjuran) - Dosis efektif (dosis mulai berefek) - Dosis optimal (mampu mengendalikan gejala) - Dosis maintenen (dosis pemeliharaan) - Tapering off

ANTIPSIKOSIS
(Neuroleptik/Ataraktik/Ma.tranquilizers)
Untuk sindrom psikosis yaitu ggn jiwa berat yg ditandai oleh hendaya berat dlm nilai realita, fungsi mental dan kehidupan sehari-hari (psikosis akut, skizofrenia, ggn skizotipal, ggn waham, ggn skizoafektif, psikotik non organik lain dan Psikosis krn kondisi medis umum atau akibat zat) Mekanisme kerja memblokade dopamin pada reseptor paska sinap neuron otak kususnya di sistem limbik dan sistem ekstrapiramidal (dopamin r. antagonis). Utk Antipsikosis baru atau atipikal disamping pd r.dopamin juga thd reseptor lain: serortonin, histamin, alfa adrenergik dll.

Farmakokinetik
Po-parenteral absorbsi baik, distribusi ke seluruh jaringan dan sistem organ. Waktu paruh rata-rata 24 jam (12-26) jam. Kadar puncak dlm plasma 2-6 jam Po dan 30 menit parentral. Dpt menembus sawar darah otak dan berikatan dg protein plasma. Metabolisme dlm hepar, metabolitnya memiliki aktivitas neuroleptik bervariasi. Ekskresi melalui urin, feces, keringat, asi, saliva dan air mata.

Indikasi
Ggn psikosis organik dan fungsional Ggn mood/afektif (fase mani, cemas) Ggn kepribadian Ggn tingkah laku Ansiolitik, antiemetik

Kontra indikasi
Penderita hipersensitif Parkinsonisme/ggn ektrapiramidal Depresi endogen, depresi berat Keadaan koma, delirium Sindroma neuroleptik malignan Ggn berat faal hati,ginjal Depresi sumsung tulang, ggn darah Kehamilan dll.

Potensi dan efektifitas


Bervariasi tergantung golongan, dosis dan respon individu. Tdk ada yang lebih unggul dari yg lain Berdasar potensi/efektivitas ter dpt : 3 gol Potensi/efektif kuat: dosis kecil, efek skunder: ekstrapiramidal/parkinsonism, cocok untk sindrom:apatis, autitik, hipoaktif Potensi/efektif lemah: dosis besar, efek skunder: sedasi, hipotensi ortostatik, otonomik, cocok utk sind: hiper aktivitas motorik, gaduh gelisah, agresif, agitasi, destruktif dan sulit tidur Potensi sedang

Efek samping
Sedasi dan inhibisi psikomotor Ggn otonomik: hipotensi, antikolinergik/parasimpatolitik: mulut kering, ggn miksi-defekasi, tio meningkat mata kabur, hidung tersumbat, ggn irama jantung Ggn ekstrapiramidal: distonia, hipertonia, akatisia, sindrom parkinson (tremor, bradikinesia, rigiditas) Ggn endokren (amenore, galaktore, ginekomastia), ggn metabolik (joundice), ggn hematologik ( leukopenia, agranulositosis)

Sediaan obat (konvensional)


Gol phenothiazine: - rantai alifatik: Chlorpromazine ( 25, 100 mg), Levomepromazine (25 mg) - rantai piperazine: Trifluperazine (1,5 mg), Perphenazine & Fluphenazine(2,5;5;25mg) - rantai piperidine: Thioridazine (50, 100 mg) Gol Butyrophenone: Haloperidol(I,5;2;5mg)

Golongan atipikal/generasi 2
Gol Benzisoxazole: risperidone (1,2,3 mg) Gol Dibenzodiazepine: - Clozapine: Clozapine (25,100) - Quetiapine: Seroquel (25,100,200 mg) - Olanzapine: Zyprexa (5,10 mg)

Skema efek samping


Anti Psikotik ! Mg.Eq ! Poten ! Sedasi!Otnm!Eks.P -Chorpromazin 100 + +++ +++ ++ -Thioridazin 100 + +++ +++ + -Sulpiride 200 + + + + -Levomepromaz 25 ++ ++++ + + + -Clozapine 25 ++ ++++ + -Perphenazine 8 +++ + + +++ -Trifluoperazine 5 +++ + + +++ -Flupenazine 5 +++ ++ + +++ -Haloperidol 5 +++ + + ++++

II. ANTI MANIA (Mood Modulator, Mood Stabilizers)


Adalah abat/zat yg bermanfaat utk menekan sindroma mania akut atau kambuhan pd ggn Bipolar I. - Sediaan: Lithium carbonat, Carbamazepin, Haloperidol, Verapamil,Nimodipine,Nifedipine, dan Diltiazem.

Lithium carbonat
Mrpk ion monovalen yg mgd unsur dan logam alkali ringan serupa dg natrium/kalium Mekanisme kerja pd sistem neurotransmiter dan struktur membran, antagonis inositol phospatase dlm neuron => menurunnya respon seluler thd NT Farmakokinetik: dlm GIT absorbsi baik,kadar puncak 1-2 jam/4-6 jam, metabolisme dlm hepar sebagian kecil berikatan dg protein plasma, distribusi dlm cairan tubuh tdk seragam, waktu paruh 20 jam, absorbsi dlm tubulus proksimal dan ekskresi dlm urin,asi,faces dan keringat Manfaat: sindroma mania, gg bipolar, skizofrenia, skizoafektif, kepribadian ambang, bulimia nerfosa, sindrom premestrual.

* Efek samping: - ggn lambung:mual,muntah,diare - tremor, kelelahan, odem,ggn kognitif - Pd ginjal: poliuri,polidipsi. Hipotiroidisme - Jantung:pendataran interval glb T, aritmia - Kulit:erupsi,ulserasi,folikularis,psoriasis * Preparat: kaps 150,300,600 mg (eskalith, litotabs), tabl 300 mg (eskalith,lithane, lithobit), tabl lepas lambat 300,450 mg, sirup 8 mEq/5 ml (lithium sitrat,libolith)

Carbamazepine
Mrpk suatu aminodiabenzyl yg struktur molekulernya mirip imipramine Farmakodinamik:mekanisme kerja mengurangi aktivitas inhibitor saluran kalsium,potensiasi r. alfa adrenergik, stabilisasi saluran ion natrium pd neuron, stimulasi elektrofisiologi neuron potensial aksi. Farmakokinetik:absorbsi perlahan-lahan,kadar puncak dlm plasma 2-8 jam, waktu paruh luas 12-18 jam, metabolisme dlm hepar metabolit aktif sbg antikonvulsan, untk ggn bipolar tdk jelas diidentikkan efek anti konvulsan ttp perlu waktu lama

Efek samping: pd sistem hematopoitik: leukopenia, agranulositosis, pansitopenia, anemia aplastik; pd cor: < konduksi atrioventrikuler. hiponatremia, hepatitis, dermatitis Manfaat: mania, ggn bipolar I, epilepsi umum skizoafektif, ggn impulsif, neuralgia, neuropati Kemasan: tablet 200 mg, tablet kunyah 100 mg, sirup 100 mg/ 5 ml.

Haloperidol - derivat butirofenon sbg antipsikosis kuat dan afektif utk mania, gg bipolar I, dan anti emetik - mekanismekerja: menghambat dopamin - po. absorbsi baik, kadar puncak dlm plasma 2-6 jam, dimetabolisme dan ditimbun dlm hepar, ekskresi dlm urin - efek samping: gg ekstrapiramidal, distonia, akatisia, snm. - kemasan tabl 0,5; 1,5; 2; 5 mg injeksi 5mg/ml, liquid 2 mg/ml.

Verapamil,Nimodipine,Nifedipine, Diltiazem
- mrpk klmpk inhibitor sal kalsium sbg antimania lini ke 4 - mekanisme aktivasi protein kinase efek: vasodilatasi pembuluh darah, diuresis,gg konduksiAV, GIT:mual,mulut kering,konstipasi, diare. ssp: pusing,kelelahan.

Manfaat: pd cor= hipertensi, angina, aritmia, mania, gg bipolar, demensia, tardive diskinesia Kemasan: - Verapamil tabl 40,80,120 mg tablet lepas lambat 180, 240 mg - Nifedipine tabl 10,20,30,60,90 mg - Diltiazem tabl 30,60,90,120 mg capsul 60,90,120 mg.

Valproate (depakene)
Valproat(depakene) dinamakan juga asam valproat krn dg cepat diubah btk asam dlm lambung. Asam valproat: asam karboksilik, n-dipropylacetic, sederhana dan berantai cabang. Farmakokinetik: - dlm GIT absorbsi lengkap, kadar puncak dlm plasma variasi 1-2 jam, 3-8 jam. Waktu paruh 8-17 jam Indikasi: - epilepsi umum, ggn bipolar,skizoafektif, depresi, panik, stres paska trauma, hipnotik, ansiolitik.

Efek merugikan: - dlm tubuh ditoleransi baik, efek merugikan ringan, berat jarang, -GIT: mual, muntah, diare; sisrim saraf: sedasi, ataksia, disartria,tremor; kerontokan rambut bila + suplemen vitamin yg tdp seng dan selenium; peningkatan enz transaminase hati; efek hematopoitik trombositopenia; efek jarang pankreatitis dan hepatotoksisitas - perhatian: wanita hamil, menyusui, dan ggn hepar. Sediaan: - asam valproat kapsul 250 mg (depakene), sodium valproat sirup 250 mg/5ml (depakene), sodium divalproex tabl lepas lambat 125, 250, 500 mg dan 125 mg kaps (depakote)

ANTI DEPRESAN (Thymoleptics )

- Adalah sekelompok obat/zat gol psiko


tropika yg mempunyai efek mensuprei sindroma depresi - Mekanisme kerja menghambat: re uptake aminergik NeuTrs (Noradrenalin, serotonin, dopamin) dan penghancuran oleh enzim MAO shg aminergik NT tetap dbn.

Hetero siklik (Tri/Tetra siklik)


Mrpk anti depresan konvensional dimana, farmakokinetik,farmakodinamik dan efek sampingnya hampir sama krn kesamaan jumlah cincin dlm stuktur molekulernya. PO absorbsi baik sebagian tdk lengkap, waktu paruh 10 jam 4 s/d 5 hr, metabolisme dlm hepar, mempengaruhi aktivitas enzim hepar Mekanisme kerja: inhibisi re uptake NE, serotonin dan MAO, eksitasi r asetilkolin, histamin. Aktivitas paling selektif thd serotonin: clomipramin ( sering masuk dlm SSRI)

Aktifitas antihistamin kuat:doxepine. Aktifitas antikolinergik lemah (amoxapine, nortriptiline,desipramine,maprotiline) Pemakaian lama dpt menurunkan r beta adrenergik, r serotonin 2 Efek utama pd ssp,otonom/antikolinergik: induksi gg bipolar, eksaserbasi gg psikotik efek antikolinergik kuat (amitriptilin, imipramin,trimipramin,doxepin), efek lamah (amoxapin, nortriptilin,maprotilin) Efek cardiovaskuler dosis besar(iritabilitas, hipotensi dan takikardi)

manfaat
Depresi berat, gg mood krn kondisi medis Gg kecemasan, gg panik, obsesifkompulsif, agorafobia, gg makan,nyeri kronis. Gg lain: enuresis (imipramin), ulkuspeptikum (doxepin), narkolepsi, strespaska trauma Gg pd anak: defisit atensi/hiperaktivitas, gg tidur, cemas perpisahan.

Preparat
Amin tersier: Imipramin (tofranil), amitriptilin(alavil), clomipramin (anafranil), trimipramin (surmontil), doxepin (adapin,sinequan) Amin skunder: Desipramin (norpramin,pentofran), nortriptyline (pamelor,aventyl), protriptyline (vivactil) Tetrasiklik: Amoxapine (asendin), maprotiline (ludiomil), mianserine.

Skematis efek samping


Obat ! Ach ! sedasi! hip.ort !Kejang!g.konduksi Amitript ! ++++ ! ++++ ! +++ ! +++ ! ++++ Doxepine ! +++ ! ++++ ! ++ ! +++ ! ++ Imipram ! +++ ! +++ ! ++++ ! +++ ! ++++ Trimipra ! ++++ ! ++++ ! +++ ! +++ ! ++++ Desipram ! ++ ! ++ ! +++ ! ++ ! +++ Nortripty ! +++ ! +++ ! + ! ++ ! +++ Protripty ! +++ ! + ! ++ ! ++ ! ++++ Amoxap ! +++ ! ++ ! + ! +++ ! ++ Maprotil ! +++ ! +++ ! ++ ! ++++ ! +++ Keterangan: 1=sedikit, 2=rendah, 3=sedang, 4=tyinggi.

Kemasan dan dosis


Obat ! tablet ! kapsul ! injeksi ! Larutan Imipram ! 10,25,50 !75,100,150 ! 12,5mg/ml Desipram! 10,25,100 ! 25,50 ! ! Trimipram ! ! 25,50,100 ! ! Amitripty ! 25,50,100 ! ! 10mg/ml Nortripty ! ! 25,50,75 ! - 10mg/5ml Protriptyl ! 5,10 mg ! ! ! Amoxapin ! 50,100,150 ! ! ! Doxepine ! ! 25,50,100,150 - 10mg/5ml Maprotil ! 25,50,75 ! ! ! Clomipra ! ! 25,50,75 ! ! -

2. Mono amin oksidase inhibitor


Mono amin oksidase (MAO): enzim intraseluler konsentrasi tinggi dlm hepar,GIT,SSP dan saraf simpatis. metabolisme NE, serotonin, dopamin Inhibisi re uptake serotonin tx depresi. Inhibisi produksi radikal bebar tx parkinson Efek ssp: sedasi, insonia. Cor v: hipo-hipertensi. hepatotoksik, odem, disfungsi seksual. Absorbsi cepat, konsentrasi puncak dlm plasma 2 j, waktu paruh 3 jam. Eks dalm urin

manfaat
Depresi atipikal ( hiperfagia, kecemasan dan tanpa gejala fegetatif) Gg panik ,agorafobia,fobisosial, stres pasca trumatik, bulimia, gg nyeri, gg pergerakan.

Preparat: isocarboxazid (marplan) 10 mg


phenelzine (nardil) 15 mg, tranylcypromine (parnate) 10 mg, selegiline (el;depriyl,deprenyl) 5 mg, moclobemide (aurorix) 150 mg.

3. Serotonin Selektive Re uptake Inhibitor ( SSRI ).


Inhibisi ambilan kembali serotonin, tanpa efek pd NE dan dopamin shg efek sampng rendah > baik dpd anti depresan yg lain. Potensi inhibisi serotonin berbeda: Fluoxetine (+++), Fluvoxamine (+++), Paroxetine (++++), Sertraline (+++). Tdk ada aktifitas pd reseptor: antikolinergik, antihistaminergik, dan anti alfa 1 adrenergik efek samping rendah Efak pd ssp 7 cor rendah, GIT mual, anoreksia, diare, bb berkurang.

Manfaat
Depresi mayor, ggn distimik Gg lain: gg makan (bulimia nervosa), panik, obsesif kompulsif, kepribadian ambang dan obesitas.

Sediaan:
- Fluoxetine caps 10,20 mg cairan 20 mg/5ml - Flufoxamine tablet 50, 100 mg - Paroxetine tablet 20, 30 mg dan - Sertraline tab 50 mg

Scr kimia berbeda dg anti depresan lain

4. Atipikal (trazone, trazodone)

Trazone
derifat triazolopyridine dg cincin tiazolo mirip alprazolam - inhibitor ambilan kembali serotonin pasca sinaptik, antogonis adrenergik alfa 1 dan antihistaminergik hipotensi ortostatik, priapismus, efek ssp minimal GIT iritasi lambung - Manfaat: depresi,insomnia, agitasi, cemas, panik, agora fobia. - Sediaan tablet 50,100,150,300 mg.

Nefazodone
Analog phenyl piperazine Inhibitor ambilan kembali serotonin dan NE, tdk ada aktifitas antagonis pd reseptor adrenergik dan histaminergik efek samping > menyenangkan drpd trazodone, tdk ada efek sedasi dan hipotensi Tdpt metabolik aktif pd serotonin pra&pasca sinaptik Manfaat: depresi, disforik pra menstrual, nyeri kronik Sediaan tablet 100,150,200 mg.

Hipnotik sedatif
Sekelompok obat psikotropika yg heterogen scr kimia dan mempunyai efek klinis : hipnotik - sedatif. Hiopnotik: rasa ngantuk, mempermudah tidur, sbg terapi insomnia/anti insomnia (somnifacient). Sedatif : efek ansiolitik, mengurangi kecemasan dan menenangkan/ anti anxietas= minor tranquilizers= psikoleptics Dosis besar anestesi umum, menekan ssp, pernafasan & vasomotor koma kematian. hipnotik sedatif tua (barbiturat, alkohol) Hipnotik sedatif baru (benzodiazepin), Mekanisme kerja inhibisi GABA mengurangi aktifitas noradrenergik, serotonergik, dopaminergik.

Farmakokinetik: - Absorbsi baik, cepat (triazolam,klorazepat, diazepam), lambat (oksazolam,temazepam). - Kelarutan dlm lemak penting utk efek hipnotik sedatif. Efek cepat : (diazepam,triazolam, tiobarbital/tiopental), efek lambat: (lorazepam,klordiazepoksid) -Waktu paruh bervariasi, bbrp jam bbrp hari -Ekskresi btk asli 20-30% dan btk metabolit dlm ginjal/urin, feces

Manfaat
Ansietas umum, panik, agorafobia, ansietas skunder (kondisimedis, situasional, tragedi lain), Terapi insomnia(sulit tidur,sering terbangun, tidur singkat), insomnia (organik,psikologik,situasional) premedikasi, komponen enestesi, antiepilepsi, anti spasme. Efek sinergis dg alkohol, analgetik dan diuretik, Non sinergis dg kortikosteroid, antibiotik (gol tetra), anti depresan (tri siklik).

Efek samping: Sedasi kewaspadaan dan konsentrasi kurang Potensi ketergantungan < gol narkotik Reboun efek (gejala putus obat): iritabel, gelisah, insomnia, tremor, palpitasi, keringat dingin, konvulsi. gol benzodiazepin > baik dari golongan lain. - rasio terapeutik > luas, toleransi rendah - gejala adiksi dan toksisitas < rendah - geiala putus obat/ hangover > rendah. - tdk menginduksi enzym mikrosomal hepar

Penggolongan:

Secara kimia, digolongkan sbb.: 1. Alkohol (etanol, kloralhidrat, bbrp %) 2. Karbamat (meprobamat) 3. Barbiturat 4. Benzodiazepin

Chloral Hydrate Sedatif hipnotik tertua (1869) Indikasi utama: insomnia Po absorbsi baik, iritatif diberikan bersama air yg cukup, susu, antasida atau cairan lain. Sediaan: capsul 250 dan 500 mg.; larutan 250 dan 500 mg/ 5 ml. Dan suppositoria rektal 325, 500 dan 650 mg Dosis : 500-2000 mg sebelum tidur.

Barbiturat: Dipakai dlm psikiatri klinis 1903 Bekerja pada reseptor: GABA, benzodiazepin & ion klorida Manfaat utk:kecemasan,ketakutan, insomnia, anestesi, agitasi, konvulsi Kerja lama, mula kerja 1 jam, lama kerja 6-10 jam: fenobarbital(luminal), mefobarbital Kerja sedang, mula kerja 30`, bertahan 3-5 jam: Alobarbital, Amobarbital, butobarbital, heptobarbital. Kerja cepat, 15`, bertahan 2 3 jam: heksobarbital, tiobarbital, tiopental. Sering utk anestesi umum: tiopental, tiobarbital, heksobarbital, metoheksital

Karbamat Efektif sbg: ansiolitik, sedatif, hipnotik, pelemas otot. Indek terapetik rendah, penyalah gunaan > benzodiazepin, ketergantungan > barbiturat Dosis: meprobamat tablet dan kapsul(200, 400, 600) mg 2-4 x sehari Preparat lain: etinamat, karisoprodol

Benzodiazepin: Anti ansietas, ansiolitik, trankuiliser minor, hipnotik-sedatif Zat pertama 1961: klordiazepoksid Thn 1963 : diazepam, nitrazepam Thn 1975 : klonazepam Preparat lain: lorazepam, oksazepam, temazepam,clobazam, bromazepam, medazepam, alprazolam, prazepam; flurazepam, triazolam, estazolam, Efek cepat: oksazepam, lorazepam, temazepam, triazolam Efek lambat: diazepam, flurazepam, klordiazepoksid

Hipnotik: dosis tinggi Ansiolitik&sedatif: dosis rendah. Manfaat: kecemasan, panik, fobia,agitasi, insomnia, anestetik, anti konvulsan, katatonia, akatisia, pelemas otot, ggn putus alkohol. Dosis: dimulai dg dosis rendah- efektif

Obat-obat lain
Obat baru: Zolpidem dan Flumazenil Zolpidem: hipnotik baru, mrpk imidazopiridin bukan benzodiazepin, tdk ada efek pelemas otot. Sediaan tabl:5, 10, 15, 20 mg. Flumazenil (mazicon): mrpk antagonis benzodiazepin, digunakan dlm gawat darurat. overdosis benzodiazepin berespon baik thd

Buspiron (BuSpar) Berbeda dg benzodiazepin dan barbiturat, tdk punya efek: sedatif, hipnotik, pelemas otot, dan antikonvulsan. potensi penyalahgunaan rendah, tdk disertai fenomena putus zat dan ggn kognitif. Manfaat: kecemasan, depresi, obsesif kompulsif. Tdk efektif utk ggn panik dan sosial fobia. Sediaan tablet: 5 dan 10 mg, dosis lazim: 15-30 mg / hr maksimum 60

Anda mungkin juga menyukai