Anda di halaman 1dari 18

dr. Riswan Joni, Sp.

B* Tika Fajar Wulandari**

Kanalis analis proktoderm invaginasi ektoderm Rektum entoderm

Cincin sfingter anus melingkari sfingter analis . -sfingter interna -sfingter eksterna

Pendarahan dan penyaliran limfe

Arteri a.hemoroidalis superior, a.hemoroidalis medialis a.hemoroidalis inferior Vena v. hemoroidalis superior dan v. hemoroidalis inferior Limfe limfe kanalis analis limfe inguinal limfe iliaka Persarafan simpatis dan parasimpatis

Hemoroid merupakan pelebaran dan inflamasi pembuluh darah vena di daerah anus yang berasal dari pleksus hemorrhoidalis yang tidak merupakan keadaan patologik.

Etiologi
- Pola BAB yang salah - Peningkatan tekanan intra abdomen karena tumor - Kehamilan - Usia tua - Konstipasi kronik - Diare kronik atau akut yang berlebihan - Kurang minum air - Kurang makan makanan berserat - Kurang olahraga/imobilisasi.

Hemoroid terjadi gangguan aliran darah balik melalui vena hemoroidalis oleh peningkatan tekanan intra abdominal aliran darah vena balik, pembesaran vena (varices) dimulai struktur normal di regio anal Hal ini menyebabkan nyeri dan faeces berdarah pada hemoroid interna karena varices terjepit oleh sfingter anal.

Hemoroid dibedakan yaitu: interna dan eksterna Hemoroid interna dibagi berdasarkan gambaran klinis atas:
Hemoroid intern Derajat Berdarah Menonjol Reposisi

I
II III IV

(+)
(+) (+) (+)

(-)
(+) (+) tetap

(-)
Spontan Manual Tidak dapat

Darah di anus Teraba benjolan Perasaan tak nyaman di anus (gatal anus)

Pengeluaran lendir
Pucat, mudah lelah

Diagnosis hemoroid ditegakkan berdasarkan anamnesis keluhan klinis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan anoskopi/kolonoskopi.
Diagnosis Hemoroid

Darah di anus
Prolaps Perasaan tak nyaman di anus (pruritus anus)

Pengeluaran lendir
Anemia sekunder Tampak kelainan khas pada inspeksi Gambaran khas pada anoskopi/rektoskopi

Penatalaksanaan terdiri dari: Nonfarmakologis Farmakologis Tindakan minimal invasive

Skleroterapi

Ligasi dengan gelang karet

Bedah beku

Nyeri hebat dan nekrosis akibat udem dan thrombosis Hemoroid interna prolaps ireponibel, Emboli septik melalui system portal menyebabkan abses hati. Anemia karena perdarahan ringan dan lama. Pintasan portal sistemik pada hipertensi portal, hemoroid mengalami perdarahan maka darah akan sangat banyak.

karsinoma kolorektum penyakit divertikel Polip Kondiloma perianal fisura anus.