Anda di halaman 1dari 14

EKONOMI MIKRO Bp SUGIYANTO, SE.

MM
Disusun Oleh: Kelompok 6 02SAKMG/421 Semester 2 Akuntansi ( S1 ) Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Kelompok 6

Novitasari Siregar 2012121780

Nopagia 2012121558

Fian Firmansyah 2012121746

Pasar Persaingan Monopolistik

Pasar Persaingan Monopolistik


Bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya.

Ciri ciri Pasar Monopolistik


Terdapat banyak produsen atau penjual. Adanya Diferensiasi Produk. Produsen Dapat mempengaruhi harga. Produsen dapat keluar masuk pasar. Promosi penjualan harus aktif.

Contoh Pasar Persaingan Monopolistik

Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan warna, kemasan, dan

Kebaikan Pasar Monopolistik


Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.

Kelemahan Pasar Monopolistik


Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen

Produk yang Dibedakan pada Persaingan Monopolistik


Produk yang dibedakan yang dijual oleh suatu perusahaan dalam persaingan monopolistik memiliki beberapa fitur yang membuat seorang konsumen lebih menyukainya dibandingkan produkproduk serupa dari perusahaanperusahaan lain yang tersedia.

Keadaan kurva keseimbangan perusahaan persaingan monopolistik


Harga dan Biaya P C A B D 0 Q MR Jumlah Penduduk MR 0 Q1 Jumlah Penduduk D MC ATC Harga dan Biaya P 1 C1 A B MC ATC

Perusahaan Memperoleh Keuntungan

Perusahaan Mengalami Kerugian

Efek Persaingan Monopolistik


Terjadi ketidak efesienan produksi karena produsen tidak berproduksi pada Biaya rata-rata Minimum. Hal ini akibat dari kurva permintaan yang menurun harus bersinggungan dengan AC, sehingga tidak mungkin terjadi AC minimum melainkan pada saat AC menurun. Ini menandakan bahwa perusahaan dalam jangka panjang masih belum memanfaatkan adanya economies of scale secara penuh, sehingga terjadi pemborosan sumber ekonomi masyarakat. Konsumen masih harus membayar harga produk yang lebih tinggi dari ongkos marginal untuk menghasilkan produk tersebut (P>MC). Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih mengalami kerugian akibat adanya kekuasaan monopoli perusahaan.

Pengaturan Pasar Monopolistik


Keseimbangan pada harga dan kuantitas output keseimbangan dianggap timbul ketidakadilan, karena perusahaan belum berada pada AC minimum dan harga yang harus dibayar oleh konsumen melebihi biaya marginalnya, maka terdapat dua tindakan yang mungkin dapat dilakukan yaitu:
Pemerintah membuat peraturan tentang kebijakan harga hal ini berhubungan dengan fungsi pemerintah sebagai pengawas pasar. Pemerintah memberikan subsidi, hal ini berarti pada saat tertentu pemerintah harus siap memberikan subsidi paling tidak sebesar keuntungan produsen yang hilang atau keuntungan sama dengan nol.

K e s i m p u l a n

a) Pengaruh ekonomi persaingan monopolistik merupakan keseluruhan kerugian yang tidak diinginkan dari efisiensi alokatif dan produktif: konsumen membayar lebih dan mampu untuk membeli sedikit daripada di persaingan sempurna.menyediakan keragaman produk yang banyak diminta. b) Perubahan harga oleh suatu perusahan dianggap tidak akan mempengaruhi perusahaan lain untuk beraksi mengubah harga-harga mereka. c) Jumlah perusahaan sangat banyak dan memproduksi produk dasar yang sama. Sejalan dengan waktu persaingan jangka panjang akan banyak perusahaan yang akan memasuki pasar dan jika menawarkan barang pengganti yang hampir serupa maka pasar dari perusahaan yamg pertama akan menurun.

Terimakasi h