Anda di halaman 1dari 74

FUNGSI SISTEM ENDOKRIN

BAGIAN FISIOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UISU

PERAN HORMON PADA SISTEM ENDOKRINE

KELENJAR ENDOKRINE
Kelenjar eksokrin : mengeluarkan hasil sekresinya melalui saluran kelenjar keringat, kelenjar lemak, kelenjar sistem pencernaan makanan
Kelenjar endokrin : kelenjar yang tidak mempunyai saluran / kelenjar buntu. Hasil sekresinya dikeluarkan ke dalam sistem pembuluh darah hormon.

Hormon adalah suatu substansia yang dihasilkan oleh kelenjar yang tidak bersaluran dan langsung masuk ke dalam darah dan menuju organ-organ lain dari bagian tubuh serta berpengaruh di organ tersebut.

SIFAT- SIFAT HORMON Bekerja secara spesifik pada organ, bagian tubuh tertentu atau aktivitas tertentu, misalnya insulin untuk mengatur kadar gula darah Dihasilkan tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit tetapi memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas tertentu dalam tubuh, misal jika tubuh kekurangan beberapa miligram hormon Somatotrophin, maka pertumbuhan akan terhambat secara nyata Bekerja lambat, pengaruh hormon tidak spontan seperti pada pengaturan oleh syaraf. Seperti hormon Testoteron yang berpengaruh terhadap perkembangan kelamin sekunder pria Sebagai senyawa kimia, hormon tidak dihasilkan setiap waktu. Hormon diproduksi hanya apabila dibutuhkan

Faktor yang mempengaruhi kerja hormon pada organ sasaran : 1. dan 2. 3. 4. 5. 6. Kecepatan sintesis hormon dan sekresi hormon kelenjarnya. Sistem transportasi hormon di dalam plasma Reseptor hormon khusus yang terdapat pada organ sasaran yang berbeda dengan letak reseptornya. Kecepatan degradasi hormon Kecepatan perubahan hormon dari bentuk inaktif menjadi bentuk yang aktif. Jarak

UMPAN BALIK = Kadar hormon dalam darah dikontrol oleh umpan balik negatif manakala kadar hormon telah mencukupi untuk mencapai efek yang dimaksudkan. Kenaikan kadar hormon lain dapat dicegah oleh umpan balik negatif = Peninggian kadar hormon mengurangi perubahan awal yang memicu pelepasan hormon seperti peningkatan ACTH di hipofise merangsang peningkatan pelepasan kortisol dari cortex adrenal ----- > menyebabkan pelepasan ACTH yang lebih banyak.

Umpan-balik negatif adalah gambaran yang menonjol pada sistem kontrol hormon Umpan-balik terjadi jika keluaran suatu sistem melawan perubahan masukan. Umpan-balik negatif mempertahankan konsentrasi plasma suatu hormon dalam kadar tertentu, serupa dengan cara sistem pemanas ruangan mempertahankan suhu ruangan pada tingkat tertentu.

KELENJAR HIPOFISE

KELENJAR HIPOFISE
Ada 3 lobus 1. Lobus anterior : TSH, ACTH, LH, FSH, GH, prolactin 2. Lobus intermedius : MSH 3. Lobus posterior : oksitosin, vasopressin ACTH, prolactin dan GH ------- > protein TSH, LH dan FSH -------- > glikoprotein

LOBUS ANTERIOR HIPOFISE


GH, ACTH, LH, FSH, TSH ------ > hormon tropik ------ > hormon yang merangsang sekresi zat yang aktif secara hormonal oleh kelenjar endokrin yang lain. PROLACTIN

GROWTH HORMON Pengaruh Growth hormon 1. Pertumbuhan - merangsang pertumbuhan tulang panjang - kondrogenesis dipercepat ----- > postur tubuh meningkat 2. Metabolisme protein dan elektrolit - anabolik protein - keseimbangan nitrogen dan posfor - meningkatkan posfor plasma - menurunkan kadar nitrogen urea dan asam amino darah - penyerapan calcium melalui saluran cerna meningkat - eksresi Na dan K menurun

3. Metabolisme karbohidrat dan lemak - bersifat diabetogenik - meningkatkan pengeluaran glukose hati - menimbulkan anti insulin pada otot - bersifat ketogenik - meningkatkan kadar asam lemak bebas pancreas
Tidak merangsang sel beta secara langsung, tetapi meningkatkan kemampuan respons pancreas terhadap rangsangan insulinogenik

Sekresi GH cepat pada bayi dan pubertas dan menurun pada usia tua ---- > pengaruh hipotalamus Wanita > cepat dari laki - laki Pertumbuhan manusia dipengaruhi oleh genetik, gizi yang adekuat, tiroid, androgen, estrogen, glukokortikoid dan insulin Somatomedin ------- > dihasilkan oleh hati berinteraksi dengan GH untuk memperkuat kerja GH

GONADOTROPIN HORMON
Gonadotropin ----- > - hormon yang dihasilkan oleh pars anterior hipofisis cerebri - berasal dari perkataan gonado (kelenjar kelamin) dan tropin (rangsang). - fungsinya ----- > memelihara dan merangsang kerja gonade (testis/ovarium).

Pengendalian sekresi FSH dan LH diatur oleh GnRH Pengeluaran GnRH dirangsang oleh dopamin dan prostaglandin Hambatan sintesis prostaglandin gangguan ovulasi. Pengendalian spesifik dari gonadotropin oleh steroid end organ (testosteron dan estradiol)

GONADOTROPIN HORMON
FOLLICLE STIMULATING HORMON (FSH) Wanita : - memelihara pertumbuhan dan mengaktifkan folikel ovarium, tapi tidak menyebabkan ovulasi. memacu atau mengatur pembuatan hormon estrogen (hormon yang dihasilkan oleh folikel ovarium) - bertanggung jawab pada pertumbuhan awal folikel ovarium Laki-laki : - membantu mempertahankan epitel spermatogenik dengan merangsang sel Sertoli Banyak tidaknya FSH yang dikeluarkan oleh kelenjarnya, tergantung dari kadar estrogen dalam darah.

LUTEINIZING HORMON (LH) = ICSH Wanita - menyebabkan pertumbuhan dari sel-sel interstitial ovarium. - Memacu pertumbuhan folikel ovarium menjadi korpus luteum dan memacu/mengatur pembuatan hormon progesterone (hormon yang dibuat oleh korpus luteum). - untuk pematangan akhir folikel ovarium - ekresi estrogen dari folikel ovarium - peran ovulasi - pembentukan permulaan corpus luteum - sekresi progesteron

Laki-laki - merangsang interstitial cell dari testis dan mengatur pembuatan hormon testosterone oleh Leydig Cell. - Banyak tidaknya ICSH dalam darah dipengaruhi oleh kadar progesterone (testosteron dalam darah).

Prolaktin : - menyebabkan sekresi susu dari payudara yang telah mendapat rangsangan estrogen dan progesteron - menghambat efek gonadotropin - sekresi meningkat pada kerja, perangsangan puting susu dan hamil. - Prolaktin mengakibatkan amenorrhoe dengan menghambat kerja gonadotropin pada ovarium

TIROID STIMULATING HORMON ( TSH ) = tirotropin Glycoprotein BM 30.000 Sekresinya dipengaruhi TRH dari hipotalamus Fungsi : - merangsang pertumbuhan kelenjar tiroid - aktivitas metabolisme : sintesis protein, sintesis RNA, sintesis fosfolipid, oksidasi glucosa, penggunaan oksigen. - efek cepat merangsang semua fase pembentukan hormon tiroid

ACTH (ADRENO CORTICO TROPIC HORMON) Mengatur pertumbuhan dan fungsi cortex adrenal Meningkatkan sintesa dan pelepasan steroida adrenalis Me sintesa protein dan RNA Me kadar cAMP intracelluler Kelebihan produksi ACTH menyebabkan : 1. Balans negatif K, N, P 2. Retensi natrium hypertensi oedem 3. Intoleransi glucosa (DM) 4. Asam lemak plasma - Cushing syndrome : produksi steroid adrenal produksi ACTH : stress (dingin, panas, hipoglikemi, oksidasi insulin, epinefrin, operasi, rangsang psikis) - sekresi ACTH : kortisol, androgen, progesteron

LOBUS POSTERIOR HIPOFISE


Menghasilkan dua hormon yaitu Vasopressin dan oksitosin ------ > keduanya hormon syaraf ----- > sekresi kedalam aliran darah oleh sel syaraf Oksitosin : Perangsangan puting susu ---- > terangsang oksitosin Vasopressin ---- > retensi air di ginjal

Vasopressin = ADH
Pengaruh
Meningkatkan permiabilitas ductus coligentes sehingga air masuk kedalam jaringan interstitial hipotonik di piramid ginjal - Urine lebih pekat dan volume menurun - Reabsopsi air melebihi reabsopsi zat terlarut --- > tekanan osmotik cairan tubuh menurun. - ADH menurun ------ > urine hipotonik ----- > volume meningkat

Kontrol vasopressin - Faktor yang mempengaruhi sekresi - tekanan osmotik plasma - volume cairan ekstra sel - nyeri dan stress - mual muntah - Sekresi diatur oleh osmoreseptor di hipotalamus - Pengaruh volume : ECF ------ > pengaruh ADH - Sekresi naik ---- > ECF menurun - Gangguan menyebabkan diabetes insipidus

Oksitosin
Bekerja pada payu dara dan uterus Menyebabkan kontraksi mioepitel sel di ductus payudara Kontraksi mioepitel memeras susu keluar dari alveolus ke ductus alveolaris melalui puting susu Ejeksi susu diawali refleks neuroendokrine berupa reseptor sentuh dipayudara ----- > bayi menyusui Kontraksi otot polos uterus Kontraksi meningkatkan estrogen dan dihambat progesteron Hamil tua uterus ------ > peka terhadap oksitosin ---> meningkat selama kehamilan Memperlancar transport sperma

HORMON LOBUS INTERMEDIUS HIPOFISE


- Menghasilkan MSH ( Melanocyte stimulating hormon ) yang mempengaruhi pigmentasi kulit melanine
- Pada manusia mengalami rudimentasi

KELENJAR ENDOKRINE PANCREAS

ENDOKRINE PANCREAS
Ada 2 hormon utama : 1. Insulin - anabolik - meningkatkan simpanan glukose, asam lemak dan asam amino 2. Glukagon - katabolik - memobilisasi glukose, asam lemak, asam amino dari penyimpanan ke aliran darah Kerja insulin : cepat ( detik ), menengah ( menit ) dan lambat ( jam )

Insulin dilepaskan kedalam darah bila gula darah tinggi Merangsang pengambilan glukose oleh sel terutama hati sebagai tempat penyimpanan glikogen Glukose mensuplly sel lemak untuk membentuk lemak ( glycerol + fatty acids = fat)
Glucagon dibebaskan kedarah jika gula darah rendah Merangsang hati untuk memecah glikogen menjadi glukose dan dilepaskan Lemak sel dipecah, diambil hati dan membentuk glukose.

Antagonistic action

Pengaruh
- Mempermudah masuknya glukose kedalam darah dengan meningkatkan jumlah pengangkut glukose di membrane sel - Meningkatkan pemasukan glukose kedalam sel hati - Glukose bekerja langsung terhadap sel beta untuk mensekresikan insulin

GLUKAGON Sifat - glikogenolitik - glukoneogenik - lipolitik - ketogenik

Pengaturan sekresi
Sekresi meningkat oleh karena hipoglikemia dan menurun oleh karena kenaikan glukose plasma Glukagon meningkatkan rangsangan saraf simpatis pancreas.

KELENJAR ADRENAL

KELENJAR ADRENAL
Ada 2 :

- cortex adrenal : - mineralokortikoid ----- > mempertahankan keseimbangan Na dan CES - Hormon seks ------ > fungsi reproduksi - Glukokortikoid ------ > met KH dan protein Kontrol : ACTH dari hipofise anerior - medulla adrenal : katekolamine ---- > adrenallin, nor adrenalin dan dopamin Kontrol : sistem syaraf

Jika ion Na tinggi menyebabkan peninggian glukokortikoid membuat jantung melepaskan atrial natriuretik hormon. Ginjal mengeksresikan ion Na dan air. Volume dan tekanan normal
Jika ion Na rendah , penurunan volume darah membuat ginjal mensekresikan renin ( enzim ) Kelenjar adrenal mensekresikan mineralocorticoid (Aldosterone), membuat ginjal reabsopsi ion Na dan air, volume dan tekanan kembali normal

Medulla adrenal
- Norepinefrin : hidroksilasi dan dekarbokilase tirosin - Epinefrin : metilasi norepinefrin

Pengaruh
Pelepasan muatan syaraf noradrenergik Efek metabolik glikogenolisis hati dan otot rangka Mobilisasi asam lemak bebas Meningkatkan lactat plasma Stimulasi kecepatan metabolime

- Meningkatkan kekuatan dan kecepatan kontraksi jantung - Meningkatkan eksitabiliti otot jantung - Kecemasan dan ketakutan ( cascade ) - Glikogenolisis - NE : vasokonstriksi sebagian organ - Epi : vasodilatasi pembuluh darah otot rangka dan hati

CORTEX ADRENAL
Ada 3 zona : - zona glomerulosa - zona fasciculata - zona reticularis Ada C 21, C 19 dam C 18 - C19 ----- > androgenik - C 21 ----- > mineralokortikoid ---- > ekresi Na dan K ----- > glukokortikoid ---- > met KH - Mineralokortikoid : aldosteron - Glukokortikoid : kortisol dan kortikosteron - Androgen : dehiroepiandrosteron dan androstedian

Adrenal glands: how they do what they do!

PENGARUH Androgen - Efek maskulinisasi - Mendorong metabolisme protein dan pertumbuhan - Sekresi diatur oleh ACTH

Glukokortikoid - Metabolisme karbohidrat, protein dan lemak - Meningkatkan katabolisme protein - Meningkatkan glikogenesis - Meningkatkan glukoneogenesis hati - Efek anti insulin di jaringan perifer --- > DM memburuk

- Efek permisif : tersedia agar reaksi metabolik berlangsung - Menghambat ACTH - Menurunkan jumlah eosinofil, neutrofil dan limfosit - Menghambat respons peradangan terhadap cedera ringan - Menekan manifestasi penyakit alergi - Sekresi diatur oleh ACTH

Mineralokortikoid
Fungsi -------- > meningkatkan reabsopsi Na dari urine, keringat, air liur dan isi kolon Pengaturan ACTH Renin di ginjal melalui angiotensin II Meningkatnya konsentrasi K plasma Rangsangan yang meningkatkan sekresi aldosteron - Efek angiotesin II dan renin ------ > sebelah

KELENJAR TIROID

KELENJAR TIROID
- Hormon utama adalah T4 dan T3 - Mengandung iodium - Iodium sebagai bahan utama pembentukan hormon tiroid -------> kekurangan menyebabkan gondok endemik - Iodium dalam makanan diubah ----- > iodida diabsorpsi kedalam usus
- Fungsi diatur oleh TSH dari hipofise anterior Fungsi : - Merangsang konsumsi oksigen pada sebagian besar sel tubuh - Membantu met KH dan lemak - Pertumbuhan dan pematangan tubuh

Sintese tiroid

Didalam tiroid ---- > iodida mengalami oksidasi ----- > iodium ---- > berikatan dengan carbon residu tirosin ---- > merupakan bagian dari molekul tiroglobulin.
Tiroglobulin dibentuk di sel tiroid dan disekresikan kedalam koloid oleh eksositosis Hormon tiroid tetap terikat pada molekul tiroglobulin sampai disekresikan Saat sekresi ---- > koloid diabsopsi sel tiroid, ikatan peptida dilepaskan ------ > T4 dan T3 dilepaskan kedalam kapiler

SINTESA DAN METABOLISME Fungsi metabolisme dari hormon tiroid adalah meningkatkan konsumsi oksigen Energi yang digunakan oleh sel adalah untuk menggerakkan pompa Na+ / K+ , ATP ase Peningkatan penggunaan ATP dan peningkatan konsumsi O2 melalui fosforilasi oksidasi adalah dasar cara kerja dari hormon tiroid

Sel tiroid mempunyai 3 fungsi - mengumpulkan dan memindahkan iodium - membentuk tiroglobulin dan mengeluarkannya kedalam koloid - Mengeluarkan hormon tirod dari tiroglobulin dan mensekresikan kedalam sirkulasi. Dalam proses pembentukan hormon ----- > produk pertama adalah monoiodotironin ----- > mengalami iodinasi ----- > diiodotironin ----- > 2 molekul diidotironine mengalami kondensasi oksidatif membentuk T4

Protein plasma yang mengikat hormon tiroid - Albumin - Globulin ---- > TBG - Praalbumin ----- > TBPA = transtiretin Pengaruh - Efek kalorigenik ---- > oleh karena stimulasi 02 - Mempengaruhi tumbuh kembang - Metabolisme lemak - Meningkatkan penyerapan KH dari usus - Meningkatkan disosiasi Hb - Meningkatkan konsumsi 02 ke sebagian besar jaingan secara metabolik

- Mempengaruhi keseimbangan nitrogen - Perubahan karotein menjadi vitamin A didalam hati - Menyebabkan pembentukan panas ----- > suhu tubuh naik ------- > BMR naik - Curah jantung meningkat, tekanan nadi dan kecepatan jantung meningkat, kontraksi jantung naik - Mempengaruhi perkembangan otak - Berhubungan dengan kerja katekolamine - Mempengaruhi otot rangka - Metabolik karbohidrat - Metabolisme kolesterol --- > tiroid menurunkan kolesterol - Pertumbuhan dan pematangan tulang.

Kelebihan hormon tiroid : Hipertiroidi (Tirotoksikosis) - Gejala : detak nadi jantung cepat, tegang, sukar tidur, berkeringat, kulit basah, berat badan turun walau napsu makan naik, peka pada panas. - Terapi : menghambat produksi hormon tiroid dengan obat anti tiroid memberi radioisotop 131 atau kombinasi kadang operasi diberi KI.

KELENJAR PARATIROID

KELENJAR PARATIROID
3 hormon utama mengatur met Ca 1. 1.25 dihiroksi kolekalsiferol ---- > hormon steroid dari vitamin D dengan meningkatkan penyerapan Ca dari usus 2. Hormon paratiroid ----- > memobilisasi Ca dari tulang dan meningkatkan ekresi posfat urine 3. Calcitonin ----- > dihasilkan tiroid dengan menurunkan Ca, menghambat resopsi tulang Ketiganya mempertahankan kadar Ca tetap konstan dalam cairan tubuh.

Paratiroid
Pengaruh - Meningkatkan resopsi tulang dan memobilisasi Ca dan menurunkan posfat urine - Meningkatkan eksresi posfat urine ( efek posfaturik ) - Meningkatkan reabsopsi Ca di tubuli distal - Meningkatkan pembentukan 1,25 dihidroksi kolekalsiferol - Anabolik - Menstimulasi osteoblast dan osteoklast

Ion Ca bekerja langsung pada kelenjar paratiroid melalui mekanisme umpan balik negatif untuk mengatur sekresi PTH. Kuncinya reseptor Ca di membrane sel Paratiroidektomie ---- > struma -----> hipereksibilitas neuromuskular = tetani hipocalcemik -- Chvostek s sign -- Trousseus sign.

Calcitonin dan paratiroid bekerja sama untuk mempertahankan calcium darah Antagonistic action PTH menyebabkan posfat dalam darah rendah dan calcium dilepaskan dari tulang . Juga menyebabkan ginjal dan usus mengabsopsi calcium. Calcitonin menyebabkan tulang mengabsopsi calcium jika nilainya tinggi.

Patofisiologi 1. Hipoparatiroidisme : hilangnya kelenjar akibat operasi tiroid, autoimun, idiot - Ca++ serum, PO4 serum - kelemahan otot, katarak pada lensa mata Kadar normal, tapi tubulus renalis tidak sensitif terhadap PTH 2. Hiperparatiroidisme (terutama adenoma paratiroid) - Dekalsifikasi hilang. timbunan Ca dalam jaringan lunak, pembentukan batu ginjal

CALCITONIN
- Berasal dari sel-sel C kelenjar tiroid - Efek menurunkan kadar Ca darah. - Pelepasan Calcitonin dirangsang oleh kadar ion Ca yang tinggi dalam serum - Efek langsung pada tulang - Ginjal : meningkatkan ekskresi Ca - menghambat sintesa 1,25 diOH cholecalciferol tidak melalui tingkat cAMP - Tulang : hambatan penyerapan bahan-bahan organik tulang menghambat ekskresi OH prolin dalam urine. - Peningkatan calcitonin ok. Ca tyroid medularis menyebabkan kelainan sel - sel C tiroid

Calcitonin and parathyroid hormone (PTH) work together to maintain normal blood calcium levels.

Antagonistic action
PTH causes phosphate levels in the blood to decrease and calcium to release from bone. Also causes kidneys and the intestines to adsorb calcium. Calcitonin causes bones to absorb calcium if levels are too high.

Adrenal glands: how they do what they do!

W hen sodium ions levels are highso a high blood volume a glucocorticord (cortisol) makes the heart release atrial natriuretic hormone (ANH)
Kidneys excrete sodium ions and water follows. Volume and pressure return to normal. When sodium ions levels are low- a low blood volume makes kidneys secrete renin (ENZYME) Adrenal cortex secretes a mineralocorticoid (Aldosterone), which makes the kidneys reabsorb sodium ions and thus water. Volume and pressure return to normal.

Insulin is released into the blood when sugar levels are high. Stimulates the uptake of glucose by cells, especially in the liver, where it is stored as glycogen. Glucose supplies fat cells the ability to make fat (glycerol + fatty acids = fat) Glucagon is released into the blood when sugar levels are low. Stimulates the liver to break down glycogen to glucose and release. fat cells are broken down, taken up by liver and make into glucose released.

Antagonistic action

KELENJAR HORMON ATAU KELENJAR ENDOKRIN menghasilkan hormon yang melakukan sistem pengaturan tubuh secara kimiawi. SIFAT-SIFAT HORMON Bekerja secara spesifik pada organ, bagian tubuh tertentu atau aktivitas tertentu, misalnya insulin untuk mengatur kadar gula darah Dihasilkan tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit tetapi memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas tertentu dalam tubuh, misal jika tubuh kekurangan beberapa miligram hormon Somatotrophin maka pertumbuhan akan terhambat secara nyata Bekerja lambat, pengaruh hormon tidak spontan seperti pada pengaturan oleh syaraf. Seperti hormon Testoteron yang berpengaruh terhadap perkembangan kelamin skunder pria Sebagai senyawa kimia, hormon tidak dihasilkan setiap waktu. Hormon diproduksi hanya apabila dibutuhkan