Anda di halaman 1dari 17

Abortus Iminens

Fatehah Malik

Skenario

Ny.B dan suaminya adalah pasangan yang baru menikah 6 bulan lalu. Suatu hari ketika suaminya sedang bekerja, perut Ny.B terasa mules dan keluar darah dari kemaluannya. Sebenarnya ia sudah terlambat bulan tetapi belum memberitahu suaminya karena akan memberi surprise pada suami tercinta. Haid terakhir tanggal 1 April 2012. HCG (+). Pada pemeriksaan didapat T 110/70. N 72/m, P 22/m. Dari vagina tampak bercak darah.

Anamnesis
Keluhan utama : Perut terasa mules, vagina keluar darah. Sakit penyerta : adakah terasa sakit perut yang tiba2 di bagian kanan atau kiri perut? R. Penyakit sekarang Riwayat Penyakit dahulu Riwayat penyakit keluarga

Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Ginekologik Inspeksi vulva : perdarahan pervaginam, ada/tidak jaringan hasil konsepsi, tercium atau tidak bau busuk dari vagina. Inspekulo: perdarahan dari cavum uteri, ostium uteri terbuka atau sudah tertutup,ada/tidak jaringan keluar dari ostium, ada/tidak jaringan berbau busuk dari ostium.

Pemeriksaan Fisik

Vaginal toucher : porsio masih terbuka atau sudah tertutup, teraba atau tidak jaringan dalam cavum uteri, besar uterus sesuai atau lebih kecil dari usia kehamilan, tidak nyeri saat portio digoyang, tidak nyeri pada perabaan adneksa, cavum douglasi tidak menonjol dan tidak nyeri.

Pemeriksaan Penunjang
Tes Kehamilan : positif bila janin masih hidup, bahkan 2-3 minggu setelah abortus Pemeriksaan Doppler atau USG untuk menentukan apakah janin masih hidup

Working Diagnosis
Abortus Iminens ; Trimester pertama Keluhan perdarahan pervaginam pd usia kehamilan < 20 mgg Perut terasa mules Ostium uterus masih tertutup, besarnya uterus masih sesuai dengan umur kehamilan, dan tes kehamilan urin masih positif.

Differential Diagnosis
Kehamilan Ektopik ; Kehamilan ektopik = kehamilan yang pertumbuhan sel telur yang telah dibuahi tidak menempel pada ddng endometrium kavum uteri. Lebih 95% kehamilan ektopik berada di saluran telur (Tuba Falopii). Nyeri yg tiba2 (keluhan utama) Perdarahan pervaginam

Differential Diagnosis
Mola Hidatosa ; Sebuah massa yang terbentuk dari dalam uterus pada permulaan kehamilan. Ia merupakah salah satu tipe dari penyakit trofoblastik gestasional (GTD).
Pembesaran uterus yang abnormal Mual dan muntah yang kritikal Perdarahan vagina pada bulan ke-3k ehamilan Simptom- simpton hipertiroidism Simptom pre-eclampsia pada trimester pertama dan awal trimester kedua.

Etiologi
Faktor genetik Kelainan kongenital uterus Autoimun Defek fase luteal

Epidemiologi

Estimasi nasional menyatakan setiap tahun terjadi 2 juta kasus aborsi di Indonesia. Ini artinya terdapat 43 kasus aborsi per 100 kelahiran hidup.

Manifestasi Klinis
Terlambat haid atau amenore kurang dari 20 minggu. Perdarahan pervaginam, mungkin disertai keluarnya jaringan hasil konsepsi. Rasa mulas atau kram perut di daerah simfisis, sering disertai nyeri pinggang akibat kontraksi uterus.

Patofisiologi
Pada awal abortus terjadi perdarahan desiduabasalis diikuti dengan nerkrosis jaringan sekitar yang menyebabkan hasil konsepsi terlepas dan dianggap benda asing dalam uterus. Kemudian uterus berkontraksi untuk mengeluarkan benda asing tersebut

Komplikasi

Pada abortus iminens ; kemungkinan besar boleh terjadi abortus apabila usia kehamilan meningkat.

Pencegahan
Elakkan berhubungan seksual sebelum minggu ke-20 kehamilan. Kurangkan olahraga yang berat seperti jogging dan skipping.

Penatalaksanaan
Istirahat baring agar aliran darah ke uterus bertambah dan rangsang mekanik berkurang Periksa denyut nadi dan suhu badan dua kali sehari Tes kehamilan dan pemeriksaan USG untuk menentukan keadaan janin Berikan obat-obat hormonal dan antispasmodika Berikan obat penenang dan preparat hematinik Diet tinggi protein dan tambahan vitamin C

Prognosis
Prognosis abortus iminens dapat ditentukan dengan melihat kadar hormon hCG pada urin dengan cara melakukan tes urin kehamilan. Menggunakan urin tanpa pengenceran dan pengenceran 1/10. Bila hasil masih positif pada keduanya, maka prognosisnya baik, Bila pengenceran 1/10 hasilnya negatif maka prognosisnya dubia ad malam.