Anda di halaman 1dari 5

TOKOH TAMADUN CHINA LAO TZE

RIWAYAT HIDUP LAO TZE


Nama : Li Peh Yang T.Lahir : 604 S.M Umur : 82 tahun tahun dan dilahirkan dalam keadaan sudah tua Dikisahkan bahwa ibunda Lao Tzu mengandung selama 72 tahun, dan ia dilahirkan melalui ketiak kirinya. Beliau hidup hampir dua ratus tahun kerana mengamalkan pemakanan raksa dan bahan campuran lain N. Keluarga : Li, dan nama panggilannya Erh Asal : Berasal dari Chu atau Chien, suatu daerah yang berada di selatan Sungai Huang He. Chu. Perkerjaan : Bekerja di perpustakaan buku-buku Ajaran : Taoisme dan dikumpulkan didalam kitab besar dinamakan I -Ching Gelaran : Lao Tze merupakan gelarannya sebagai orang tua yang bijaksana

AJARAN AGAMA TOISME


Toisme merupakan suatu paham filsafat yang lahir di Tiongkok. Dikembangkan oleh Lao Tze yang hidup pada masa 604 - 531 SM, dengan

kitab utamanya yang disebut Kitab tentang Jalan Kebenaran (Tao Tee Cing)
Menekankan unsur-unsur primitif untuk mencapai kehidupan yang

abadi. Penganut Taoisme perlu bertapa di gua-gua dan gunung-gunung untuk menghapuskan dosa.
Lao Tzu dengan jalan Tao-nya mengajak manusia untuk bersikap

melawan dan mengritik pemerintah dan menolak adanya suatu institusi yang sangat birokratif.

Antimaterialisme iaitu penganut diajak meninggalkan hal-hal duniawi supaya memperolehi tempat yang baik pada hari akhirat. masyarakat.

Banyak menggunakan pendekatan batin untuk mewujudkan perpaduan Setiap manusia mempunyai satu bentuk tenaga di dalam

jiwanya.Tenaga itu hanya boleh dibangkitkan melalui amalan yoga dan meditasi apabila seseorang berjaya mengosongkan fikirannya.

Pandangan-pandangan Lau Zi erat kaitannya tentang dunia dan alam

semesta serta hubungannya dengan kehidupan manusia, pemerintahan, dan Yang Maha Esa (Tao).
Tao terkesan tidak logik, dan memang Tao melampaui batas-batas logik

dan sehingga untuk dapat memahami dan mengerti secara mendalam ajaran Lao Tze yang sulit ini diperlukan usaha yang tekun dan renungan yang lebih mendalam serta melakukan kajian.
Idea ajaran dalam Tao Te Ching yang terkenal adalah mengenai wuwei

(tanpa upaya disengaja).


Wuwei mengandung pengertian membiarkan segala hal terjadi sesuai

dengan apa adanya, alami, dan bukan dibuat-buat atau direncanakan dan doktrin 'wuwei' merupakan suatu bentuk pengolahan diri untuk mencapai kesunyian diri sejati, dan penyucian pikiran.

KARYA LAO TZE


Kitab Suci Qing Jin Cing (Keluhuran dan Ketenangan) ini

diyakini sebagai karya Lao Tzu. Apabila Kitab Suci Reg Veda dianggap sebagai kitab suci terpanjang di dunia, maka Kitab Suci Qing Jin Cing ini dianggap sebagai kitab suci tersingkat di dunia. Kitab ini terdiri daripada 12 bab yang menceritakan mengenai ajaran-ajarannya.