Anda di halaman 1dari 16

DIAGNOSA BANDING NYERI DADA & PATOFISIOLOGI NYERI DADA

DISEDIAKAN OLEH , SHALINI A/P SHANMUGALINGAM 080100402

DIAGNOSA BANDING
Diagnosa banding termasuk kondisi yang mempengaruhi organ sepanjang thorax dan abdomen. Penyebab nyeri dada ini boleh dibahagikan kepada beberapa yang utama yaitu disebabkan oleh : i) jantung ii) paru iii) kondisi gastrointestinal iv) kondisi neuromusculoskeletal v) kondisi emotional dan psikiatrik

ISKEMIA MIOKARDIUM DAN KECEDERAAN


Iskemia miokard terjadi apabila suplai oksigen tidak mencukupi untuk mencapai keperluan metabolik.

Penyebab utama ischemia miokard adalah obstruksi arteri koronari yang disebabkan oleh atherosclerosis. Peningkatan demand oksigen disebabkan oleh pengaruh fisikal (physical exertion)
Namun, iskemia boleh juga disebabkan oleh stress psikologi, demam, pengangkutan oksigen berkurang karena anemia, hypoxia atau hipotensi. Hipertrofi ventrikular disebabkan kelainan katub jantung, hipertrofi kardiomiopati, atau hipertensi penyebab miokard sehingga ischemia kekurangan penetrasi pengaliran darah dari arteri koronari epicardial ke endokardium.

Nyeri dada ini selalu digambarkan sebagai rasa ditekan , rasa seperti benda berat menghempap atau rasa ditindih.
Pasien juga bisa mengadu nyeri anginal adalah rasa terbakar dan sakit. Lokasi angina pectoris ini biasanya retrosternal; nyeri ini boleh menyebar ke leher, mandibula, gigi, lengan atau bahu. Ini merupakan posterior horn spinal cord yang merupakan neuron sensori yang suplai ke jantung dan area-area ini .

ANGINA PECTORIS

ANGINA TIDAK STABIL DAN INFARK MIOKARD


Infark miokard dan angina tidak stabil pasien mengadu simptom hampir sama dengan angina pectoris tetapi lebih parah dan lebih lama dan pemberian nitroglycerin tidak mengurangkan rasa nyeri.
Simptom-simptom yang termasuk dalam infark miokard dan angina tidak stabil adalah DIAPHORESIS, DYSPNEA, NAUSEA, dan LIGHT-HEADEDNESS Auskultasi semasa iskemia akan terdengar S3 atau S4 yang menunjukkan sistolik miokard atau diastolik disfungsi. Murmur trasient oleh mitral regurgtation papilari. disfungsi otot

Iskemia bisa menyebabkan kongesti pulmonari dan edema pulmonari .

Iskemia miokardium disebabkan oleh hipertrofi cardiomyopati atau aortic stenosis yang bisa terjadi angina pectoris yaitu hampir sama yang disebabkan oleh atherosklerosis pada arteri koronari
Suara sistolik murmur yang kuat terdengar.

PENYEBAB CARDIAC LAIN

Pasien dengan nyeri dada tetapi normal angiogram mempunyai sirkulasi koronari yang abnormal. Pasien dengan nyeri dada seperti angina dan pada EKG kelihatan seperti iskemia segmen ST mengalami depressi sewaktu stress walaupun pada angiogram normal disebut sebagai SINDROM CARDIAC X

PERICARDITIS
Nyeri pada pericarditis dipercayai disebabkan oleh inflamasi pleura parietal yang berdekatan.

Parietal pleura menerima suplai sensori dari beberapa sumber, maka nyeri pericarditis boleh dirasai pada area dari bahu dan leher sampai abdomen dan punggung. Kesakitan adalah retrosternal dan diperparah oleh batuk,pernapasan yang mendalam atau tukar posisi yang menyebabkan pergerakan oleh permukaan pleura.
Nyeri diperparah pada posisi supine (terlentang).

Dissection aortic adalah kondisi yang sangat parah karena penyebaran hematoma subintimal dalam dinding aorta.
Hematoma boleh dimulai dengan pensobekkan oleh intima pada aorta atau dimulai dengan ruptur vaso vasorum dalam aortic media. Sindrom boleh terjadi karena trauma terhadap aorta. Selain dissection aortic adalah jarang ada pasien yang tidak mempunyai hipertensi dan/atau kondisi yang berassosiasi dengan kerusakkan oleh elastik atau komponen muskular media dalam dinding aorta. Cystic medial degenerasi adalah disebabkan penyakit connective tissue yaitu penyakit Marfan dan sindrom EhlersDanlos.

PENYAKIT AORTA

Rasa nyeri yang parah, tidak seperti rasa nyeri pada penyakit jantung iskemia, simptom dissection aortic mencapai tahap parah dengan segera yang menyebabkan pasien jatuh dari rasa nyeri teramat. Rasa nyeri ini digambarkan seperti rasa disobek , rasa nyeri tiba-tiba dan rasa nyeri yang tajam dan lokasi pada asending dan desending aorta. Dissection yang bermula pada aorta yang asending sampai aorta desending rasa nyeri pada depan dada sampai punggung diantara skapula. Pemeriksaan fisikal menunjukkan kurang pengaliran darah ke arteri yang bercabang dari aorta kehilangan nadi pada 1 lengan atau kedua-dua lengan, kecelakaan cerebovaskuler, atau paraplegia. Hematoma yang naik kaatas dan merusakkan arteri koronari boleh menyebabkan infark miokardium atau acute aortic insufficiency. Selain itu,kelainan pada aorta yang boleh menyebabkan nyeri dada adalah THORACIC AORTIC ANEURYSM, sering asimptomatik tetapi bisa menyebabkan nyeri dada dan simptom lain dengan kompresi struktur lain yang berdekatan. Rasa nyeri mendalam , kadang-kadang parah dan rasa nyeri yang reguler.

EMBOLI PULMONARI
Disebabkan distensi arteri pulmonari atau infark segmen paru yang berdekatan dengan pleura. Emboli pulmonari yang besar akan menyebabkan rasa nyeri yang substernal. Emboli yang lebih kecil menyebabkan infark pulmonari yang menyebabkan nyeri lateral dan pleuritic. Simptom termasuk dispnea, hematoptysis dan takikardia sering ada.

PNEUMOTHORAX dan PNEUMONIA/PLEURITIS


Pneumothorax rasa nyeri dada pleuritic yang tiba-tiba dan kesusuhan bernapas atau embolism pulmonari. Penyakit ini dapat terjadi pada orang yang tidak mempunyai riwayat penyakit paru atau faktor resiko penyakit paru dan boleh juga berlaku pada orang yang mempunyai faktor resiko untuk mendapat penyakit paru . Pneumonia atau Pleuritis penyakit paru yang menyebabkan kerusakkan dan menyebabkan inflamasi pleura paru biasanya tajam, nyeri seprti dicucuk pisau dan diperparah kalau bernapas dan batuk.

KONDISI GASTROINTESTINAL
Nyeri esofagus dari reflux asam dari perut, spasm, obstruksi, kecederaan yang susag dibedakan dari sindrom miokardium. Reflux asam rasa terbakar yang diperparah oleh minuman beralkohol, aspirin, atau sesetengah makanan dan ketika berbaring serta parah pada waktu pagi apabila lambung kosong. Nyeri ini boleh dikurangi dengan anta-asida.

Spasm esofagus boleh terjadi dengan kehadiran atau ketiadaan reflux asam dan memicu terjadi rasa nyeri yang ditindih yang susah dibedakan dengan angina.
Rasa nyeri dada juga boleh disebabkan oleh kecederaan esofagus, seperti sobekkan Mallory-Weiss yang disebabkan muntah yang sangat berlebihan. Nyeri dada juga boleh disebabkan penyakit GI dibawah diafragma yang termasuk sakit ulu hati, penyakit empedu, dan pankreatitis menyebab nyeri pada abdominal dan juga dada.

Penyakit cervical disk boleh menyebabkan nyeri dada dengan kompresi syaraf.

KONDISI NEUROMUSKULOSKELETAL

Nyeri adalah pada distrubusi dermatomal yang boleh disebabkan oleh otot intercostal yang cramps atau herpez zoster. Nyeri yang disebab herpez zoster , lesi pada kulit kelihatan. Sindrom costochondral dan chondrosternal penyebab paling sering rasa nyeri dada anterior yang muskuloskeletal. Kadang-kadang tanda pada costochondritis seperti bengkak, kemerahan dan hangat. Nyeri biasanya tajam dan rasa nyeri yang bertahan untuk waktu yang sangat sekejap tetapi ada juga rasa nyeri yang bertahan berjam-jam. Arthritis bahu dan persendian punggung serta bursitis boleh menyebab nyeri dada.

KONDISI EMOTIONAL DAN PSIKIATRIK


Sebanyak 10% pasien yang ke unit gawat dengan keluhan rasa nyeri pada dada karena kondisi emotional atau karena panik. Nyeri selalu digambarkan seperti nyeri pada organ dalaman dan durasi adalah lebih dari 30 menit. Manakala sesetengah pasien menggambarkan rasa nyeri tajam dan sekejap dan terlokalisasi 1 area yang kecil. EKG pada pasien yang mengalami emotional adalah susah diinterpretasi karena hiperventilatasi menyebabkan gelombang ST abnormal.

PATOFISIOLOGI NYERI DADA


JANTUNG PARU ESOFAGUS PEMBULUH DARAH YANG BESAR

INPUT VISCERAL AFFERENT

GANGLIA AUTONOMIC THORACIC

SERAT SYARAF AFFEREN BERTINDIH PADA DORSAL GANGLIA

NYERI THORACIC BOLEH DIRASAI DIMANA SAJA ANTARA TELINGA DENGAN UMBILIKUS , TERMASUK EKSTREMITAS ATAS KELUHAN NYERI DADA