Anda di halaman 1dari 18

INFEKSI OPORTUNISTIK

Definisi
Infeksi oleh organisme yang biasanya tidak menyebabkan penyakit pada orang dengan sistem kekebalan yang normal (sehat), tetapi dapat mengenai orang dengan sistem kekebalan yang rendah
2

Pd Orang dgn Imunosuppresi


IO lebih sering terjadi, lebih berat dan kurang respon terhadap pengobatan yg dianjurkan Infeksi bakteri, virus, jamur dan parasit yang non-opportunistic juga lebih sering terjadi dan sering kambuh setelah pengobatan
3

Toksoplasmosis

Toksoplasmosis
Organisme penyebab: Toxoplasma gondii Epidemiologi:
Pejamu utamanya kucing Menelan bahan yang tercemar feses Makan daging yang kurang masak

CD4 <200 sel/L, terutama < 50 sel/L

Toksoplasmosis
Gambaran Klinis:
ensefalitis (90%) demam (70%) nyeri kepala (60%) tanda neurologis fokal, penurunan kesadaran (40%) kejang (30%) chorio-retinitis pnemonitis penyakit sistemik
6

Toksoplasmosis
Diagnosis
Pemeriksaan serologi positif disertai sindrom yang khas Gambaran pemeriksaan scan CT/MRI:
Lesi serebral multipel, bilateral; peningkatan daerah hipodense dengan ring

Diagnosis Banding
Limfoma SSP, tuberkuloma, abses jamur, kriptokokosis, PML (Progressive Multifocal Leukoencephalopathy)
7

Toksoplasmosis

Toksoplasmosis

Toksoplasmosis Respon terhadap terapi

10

Toksoplasmosis
Terapi
Dibenarkan untuk memberi terapi empiris, sedikitnya selama 2 minggu Pirimetamin 200 mg po dosis pertama diikuti 50 mg (<60kg) 75 mg (>60kg) 1x/hari dan leucovorin 10-20 mg po 1x/hari dan salah satu sulfadiazine 1000 mg (<60kg) 1500mg (>60kg) po 4x/hari atau klindamisin 4x600mg Fansidar 2-3 tab/hari + Klindamisin 4 x 600 mg/hari + Leucovorin 10 mg/hari selama 4 minggu, dilajutkan dosis maintenance Fansidar 1 x 1/hari selama CD4 < 200 (Pokdi) Sedikitnya terapi selama 6 minggu atau sampai 3 minggu setelah hasil CT scan bersih Kortikosteroid tekanan intrakranial
11

Pilihan terapi Ensefalitis Toksoplasma


Rejimen

Fase akut : 3-6 minggu


Pirimetamin 200 mg hari pertama, selanjutnya 50-75 mg/hari Sulfadiazin 4-6 gr/hari Leucovorin 10-20 mg/hari Pirimetamin dosis yang sama Klindamisin oral atau iv 4 x 600 mg/hr Leucovorin dosis yang sama

Rumatan : hingga CD4 > 200


Pirimetamin 25-50 mg/hari Sulfadiazin 2 gr/hari Leucovorin dosis yang sama

Pilihan pertama

Pilihan kedua

Pirimetamin dosis yang sama Klindamisin oral 4 x 300-450 mg Leucovorin dosis yang sama

Pilihan ketiga

Pirimetamin dan leucovorin dengan dosis yang sama ditambah salah satu obat dibawah ini: Atovaquone po 2 x 1500 mg Azitromisin 1 x 900-1200 mg Klaritromisin po 2 x 500 mg Dapson 1 x 100 mg Minosiklin 2 x 150-200 mg

Pirimetamin dosis rumatan dan leucovorin bersama dengan Atovaquone

12

Toxoplasma gondii Encephalitis:


Monitoring dan Efek Samping
Adanya perbaikan klinis dan radiologis Titer Ab tdk bermanfaat Monitor efek samping
Pyrimethamine: rash, mual, supresi sutul Sulfadiazine: rash, demam, lekopeni, hepatitis, mual, muntah, diare, kristaluria Klindamisin: rash, demam, mual, diare (termasuk Clostridium difficile colitis), hepatotoksisitas TMP-SMX: rash, demam, leukopenia, trombositopeni, hepatotoksisitas
13

Toxoplasma gondii Encephalitis:


Pencegahan Kekambuhan Terapi rumatan kronis seumur hidup (profilaksis sekunder) setelah menyelesaikan terapi inisial, kecuali pd IRIS
Pilihan: Kotrimoksazol dewasa 1x2 tab/hari Alternatif: Dapsone 100 mg PO 1x/hari, atau dapsone + pyrimethamine + leucovorin +/aerosolized pentamidine, atau atovaquone
14

Toxoplasma gondii Encephalitis:


Pencegahan Kekambuhan
Profilaksis dapat dihentikan pd pasien asimtomatik dgn ART yang jumlah CD4 >200 sel/L selama 2 x 6 bulan
Periksa MRI otak sebelum menghentikan terapi; lanjutkan terapi jika lesi massa menetap

Restart profilaksis sekunder jika CD4 turun <200 sel/L

15

Toksoplasmosis
Profilaksis sekunder
Esensial karena fase laten (kista) tidak dapat dieradikasi Relaps terjadi pada 20-30 % pasien meskipun diberi terapi rumatan Tingkatkan fungsi imunologi dengan HAART

16

Penuntun profilaksis primer infeksi oportunistik


Jumlah Jumlah CD4 TLC / ml

Profilaksis primer infeksi oportunistik


PCP Toksoplasmosis Tambahan profilaksis Kriptokokosis

Pengobatan Kotrimoksazol 1x2 tab/hari Fluconazole (200) 1x2 kaps/ minggu

< 200 < 100

< 1,000 < 600

< 50

Tambahan profilaksis Azithromisin (250) 1x(4-5) tab/mgg MAC


17

T E R I M A

K A S I H

18