Anda di halaman 1dari 13

FISIOLOGI TERNAK DASAR

Pertemuan I Kontrak Kuliah & Pengantar Ilmu Fisiologi

Materi Perkuliahan
1. Pendahuluan dan Kontrak Kuliah 2. Fisiologi Darah, Jantung dan Sistem Sirkulasi 3. Fisiologi Darah, Jantung dan Sistem Sirkulasi (Lanjutan) 4. Sistem Endokrin dan Hormon 5. Sistem Saraf dan Organ Sensori 6. Zat-zat Nutrisi dan Sistem Pencernaan 7. Metabolisme Energi 8. Mid Test

Metabolisme Hidromineral Fisiologi Otot Fisiologi Reproduksi Ternak Fisiologi Pertumbuhan Fisiologi Pertumbuhan (Lanjutan) Thermofisiologi Fisiologi Laktasi Final Test

Penilaian
Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Quis + Tugas Aktifitas dikelas Kehadiran 25% 25% 25% 10% 15%

PENGANTAR FISIOLOGI
Fisiologi hewan mempelajari tentang proses dan aktifitas kehidupan organisme heterotrof guna mempetahankan eksistensinya.

Dalam fisiologi, pengkajian lebih mendalam tentang bagaimana mekanisme yang menggerakkan proses-proses kehidupan, mulai dari pengendalian dan proses terjadinya pada tataran molekuler.

Fisiologi tidak dapat berdiri sendiri, untuk memecahkan masalah dalam fisiologi maka bidang ilmu lainnya mutlak diperlukan; Beberapa bidang ilmu lain yang terkait antara lain: biologi, kimia, fisika, matematika, statistik dll

Pendekatan fisiologi dapat dilakukan secara komparatif pada level organisme, sel dan molekuler.

Bidang-bidang Khusus dalam Fisiologi


Endokrinologi, berkaitan dengan jaringan penghasil hormon dan fungsinya; Fisiologi Perilaku, penerimaan rangsangan pada tingkat molekuler, pengubahan rangsangan dan ekspresi pengubah tersebut untuk menganalisis perilaku populasi hewan; Etiologi: Berkaitan dengan analisis perilaku hewan secara kuantitatif

Bionik: Berkaitan dengan simulasi aktivotas hidup ke dalam piranti mekanik atau elektronik Sibernetik, simulasi kooordinasi dan regulasi Fisiologi lingkungan, berkaitan dengan korelasi antara hewan degan lingkungannya dan mekanisme kefaalannya

Konsep Dasar Fisiologi


Konsep-konsep melalui kaidah metode ilmiah dapat dijelaskan melalui dua cara, yaitu: 1. Secara biologi, dengan menggunakan bahasa genetika, adaptasi dll 2. Secara Kimiawi atau fisika untuk menjelaskan struktur dan fungsi-fungsi tertentu Meliputi konsep tentang lingkungan internal, cairan tubuh, homeostasis, regulasi, dan adaptasi.

1. Lingkungan Internal
Lingkungan internal ialah cairan dalam tubuh hewan yang merupakan tempat hidup bagi sel penyusun tubuh. Cairan tubuh hewan meliuti darah, cairan interstisial, cairan selomik, dan cairan lain yang terdapat dalam tubuh. Kira-kira 56 persen tubuh (manusia dewasa ) adalah cairan. Sebagian besar cairan di dalam sel (intrasel), sepertiga terletak di dalam ruangan di luar sel (ekstrasel).

2. Homeostasis
Homeostasis ialah kondisi lingkungan dalam tubuh manusia/hewan yang tetap seimbang. Homeostasis harus selalu diupayakan oleh manusia dan hewan , karena tubuh manusia dan hewan selalu dipenaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, baik lingkungan luar maupun dalam tubuh. Kondisi homeostasis tubuh manusia/hewan dapat dicapai dengan cara regulasi dan adaptasi.

3. Regulasi dan Adaptasi


Untuk dapat bertahan hidup, hewan harus menjaga stabilitas lingkungan internalnya, antara lain keasaman atau pH, suhu tubuh, kadar garam, kandungan air, kandungan nutrien atau zat gizi. Mamalia dan aves memiliki kemampuan mengatur (regulasi) berbagai faktor tersebut dengan sangat tepat. Oleh karena itu, aves dan mamalia disebut regulator. Adaptasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu aklimasi dan aklimatisasi.

See You .