Anda di halaman 1dari 77

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

REPUBLIK INDONESIA

Mempersembahkan
MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

UNTUK KELAS X SMA


Disusun oleh :
PADIYA , S.Pd.
ajar Matematika SMAN 1 Ra
KUBUS
A. Pengertian.
Kubus adalah
bangun ruang yang
H G dibatasi oleh enam
persegi (bujur
E F sangkar) yang
kongruen dimana
setiap sisi persegi
D C berimpit dengan
tepat satu sisi
A persegi yang lain
B dan persegi yang
sehadap adalah
sejajar dan
UNSUR-UNSUR
KUBUS
B. Unsur-unsur kubus.
1.Sisi kubus.
Persegi pembentuk kubus
disebut sisi kubus atau
H G bidang sisi.
E F Sisi kubus ada enam buah,
yaitu sisi alas, sisi atas dan
empat sisi tegak. Sebutkan
D C sisi-sisi kubus pada gambar
A di samping !.
B
UNSUR-UNSUR
KUBUS
Dua sisi kubus yang saling
berhadapan adalah sejajar
dan kongruen. Sebutkan sisi-
sisi yang saling berhadapan
itu !
H G
2. Rusuk kubus.
E F Sisi-sisi persegi pembentuk
kubus disebut rusuk kubus
Jumlah rusuk kubus ada 12
D C buah. Cari dan sebutkan ru-
A B suk-rusuk kubus pada gam-
bar di samping !
UNSUR-UNSUR
KUBUS
3. Titik sudut.
Titik sudut kubus atau titik
pojok kubus adalah sudut
yang terbentuk oleh perpo-
H G tongan tiga rusuk kubus atau
E dibentuk oleh perpotongan
F
tiga sisi kubus. Titik sudut
balok ada 8 buah. Cari dan
D C sebutkan titik sudut kubus
A pada gambar di samping.
B
UNSUR-UNSUR
KUBUS
4. Diagonal sisi.
Diagonal sisi adalah ruas
garis yang menghubungkan
dua titik yang berhadapan
H G pada sebuah sisi kubus. Pa
da kubus terdapat 12
E F diago- nal sisi.
Misalnya AF dan BE ada-
lah diagonal sisi pada sisi
D C
A ABFE.
Sebutkan diagonal-diago-
B
nal sisi yang lain.
UNSUR-UNSUR
KUBUS
5. Diagonal Ruang.
Diagonal ruang adalah ruas
garis yang menghubungkan
dua titik yang berhadapan
pada sebuah kubus. Misal-
H G nya AG adalah diagonal ru-
E F ang kubus ABCD.EFGH di
samping.
Pada kubus terdapat 4 diago-
D C nal ruang. Sebutkan 3 diago-
A B nal ruang yang lain pada ku-
bus di samping!.
UNSUR-UNSUR
KUBUS 6. Bidang diagonal.
Bidang diagonal adalah bi-
yang dibentuk melalui dua
rusuk yang berhadapan.
H G Contohnya bidang diago-
nal ABGH.
E FF
Pada kubus terdapat 6 dia-
gonal ruang. Sebutkan 5 di-
DD C agonal ruang yang lain pa-
da kubus di samping!.
A B
KESIMPULAN
• Dari uraian di atas, jelaslah bahwa
mempunyai unsur-unsur :
- titik (titik sudut),
- garis (rusuk, diagonal sisi,
diagonal
ruang) dan
- bidang (bidang sisi, bidang
diagonal)
APAKAH ANDA
SUDAH MENGERTI
????
SUDAH =

BELUM =

PILIH SALAH SATU (TEKAN TOMBOL)


BALOK
H G A. Pengertian.
Balok atau kotak
E F adalah bangun ruang
yang diba-tasi oleh
enam persegi
panjang, dimana
setiap sisi persegi
panjang ber-impit
D C dengan tepat satu
sisi persegi panjang
A yang lain dan persegi
B panjang yang
sehadap adalah
sejajar dan
UNSUR-UNSUR
BALOK
B. Unsur-unsur balok.
H 1.Sisi balok.
G
Persegi panjang pembentuk
E F balok disebut sisi balok atau
bidang sisi.
Sisi balok ada enam buah,
yaitu sisi alas, sisi atas dan
empat sisi tegak. Sebutkan
D C sisi balok pada gambar di
A samping !.
B
UNSUR-UNSUR
BALOK
Dua sisi balok yang saling
berhadapan adalah sejajar
H G dan kongruen. Sebutkan sisi-
sisi yang saling berhadapan
E F itu !
2. Rusuk balok.
Sisi-sisi persegi panjang pem-
bentuk balok disebut rusuk
balok. Jumlah rusuk balok
D C ada 12 buah. Cari dan sebut-
A B kan rusuk-rusuk balok pada
gambar di samping !
UNSUR-UNSUR
BALOK Rusuk balok terdiri dari ti-
ga kelompok yang masing-
H G masing kelompok terdiri da-
E F ri 4 rusuk yang saling seja-
jar dan sama panjang. Pan-
jang rusuk ketiga kelompok
tersebut mewakili ukuran ba-
lok yang sering disebut pan-
D C jang, lebar dan tinggi.
Cari dan sebutkan ketiga ke-
A B lompok rusuk tersebut !
UNSUR-UNSUR
BALOK
3. Titik sudut.
H G Titik sudut balok atau titik
pojok balok adalah sudut
E F yang terbentuk oleh perpo-
tongan tiga rusuk balok atau
dibentuk oleh perpotongan
tiga sisi balok. Titik sudut
balok ada 8 buah. Cari dan
D C sebutkan titik sudut balok
A pada gambar di samping.
B
UNSUR-UNSUR
BALOK
4. Diagonal sisi.
Diagonal sisi adalah ruas
H G garis yang menghubungkan
dua titik yang berhadapan
E F pada sebuah sisi balok. Pa-
da balok terdapat 12
diago- nal sisi.
Misalnya AF dan BE ada-
lah diagonal sisi pada sisi
D C
A ABFE.
Sebutkan diagonal-diago-
B
nal sisi yang lain.
UNSUR-UNSUR
BALOK 5. Diagonal Ruang.
Diagonal ruang adalah ruas
H G garis yang menghubungkan
dua titik yang berhadapan
E F pada sebuah balok. Misal-
nya AG adalah diagonal ru-
ang balok ABCD.EFGH di
samping.
Pada balok terdapat 4 diago-
D C nal ruang. Sebutkan 3 diago-
A B nal ruang yang lain pada ba-
lok di samping!.
UNSUR-UNSUR
BALOK 6. Bidang diagonal.
Bidang diagonal adalah bi-
H G yang dibentuk melalui dua
E FF rusuk yang berhadapan.
Contohnya bidang diago-
nal ABGH.
Pada balok terdapat 6 dia-
gonal ruang. Sebutkan 5 di-
DD C agonal ruang yang lain pa-
da balok di samping!.
A B
APAKAH ANDA
SUDAH MENGERTI
????
SUDAH =

BELUM =

PILIH SALAH SATU (TEKAN TOMBOL)


PRISMA

• Pengertian.
Prisma adalah bangun
ruang yang dibentuk
oleh dua bidang sejajar
yang kongruen dan bi-
dang-bidang tertentu
dimana setiap sisi bi-
dang berimpit dengan
tepat satu sisi bidang
yang lain.
Prisma Prisma segitiga
segilima miring
UNSUR-UNSUR
UNSUR-UNSUR PRISMA
B. Unsur-unsur prisma.
PRISMA
• Sisi prisma.
Sisi prisma terdiri dari :
J a. dua sisi yang saling sejajar
F I dan kongruen yaitu sisi alas
G H dan sisi atas. Sebutkan !
b. beberapa sisi tegak yang
membentuk selubung yang
E disebut dengan selubung
A D prisma atau selimut prisma.
C Sebutkan !
B
2. Rusuk prisma.
UNSUR-UNSUR Rusuk prisma terbagi ke dalam
UNSUR-UNSUR PRISMA
PRISMA
tiga kelompok, yaitu rusuk alas,
J rusuk atas dan rusuk tegak.
I Cari dan sebutkan masing-masing
F
H kelompok rusuk tersebut !.
G
3. Titik sudut prisma.
Titik sudut prisma dibentuk
E oleh perpotongan tiga rusuk
A D atau perpotongan tiga sisi pris-
ma. Berapa jumlah titik sudut
B C prisma di samping ? Sebutkan !
4. Diagonal sisi.
UNSUR-UNSUR
Jumlah diagonal sisi prisma ter-
UNSUR-UNSUR PRISMA
PRISMA
gantung pada jenis atau bentuk
J prismamya. Pada prisma di sam-
F I ping ada berapa diagonal sisi-
H nya ? Sebutkan !
G
5. Diagonal ruang.
Jumlah diagonal ruang prisma ter-
E gantung pada jenis atau bentuk
A D prismamya. Pada prisma di sam-
ping ada berapa diagonal ruang-
B C nya ? Sebutkan !
UNSUR-UNSUR
UNSUR-UNSUR PRISMA
6. Bidang diagonal.
PRISMA
Jumlah bidang diagonal prisma
J tergantung pada jenis atau ben-
prismanya. Salah satu bidang di-
F I
agonalnya adalah bidang FADI.
G
G H
H
Ada berapa jumlah bidang dia-
gonal pada prisma di samping ?
Sebutkan !
E E
A D
B C
KESIMPULAN
• Dari uraian di atas, jelaslah bahwa
balok,
prisma dan benda-benda ruang lainnya
mempunyai unsur-unsur :
- titik (titik sudut),
- garis (rusuk, diagonal sisi, diagonal
ruang) dan
- bidang (bidang sisi, bidang diagonal).
APAKAH ANDA
SUDAH MENGERTI
????
SUDAH =

BELUM =

PILIH SALAH SATU (TEKAN TOMBOL)


UNSUR-UNSUR
BENDA RUANG 1. Titik.
Titik tidak mempunyai ukuran (ti-
dak berdimensi), tetapi mempunyai
A tempat dalam ruang. Titik dinotasi-
titik A kan dengan bentuk bulatan kecil ( • )
yang lazim disebut noktah (Inggris :
C dot) disertai dengan nama titik terse-
titik C but, biasanya menggunakan huruf
kapital abjad Latin A, B, C, P, Q, R
P dan lain-lainnya. Perhatikan gambar
titik P di samping.
UNSUR-UNSUR
BENDA RUANG
2. Garis.
Jika kita menggerakkan titik da-
ri titik awal sampai ke titik akhir
A B
• • dengan cara menggeser atau tran-
slasi (kita sebut menarik garis),
A B maka akan kita peroleh sebuah
• garis.
Dalam menarik garis diperlukan
arah geser dan jarak geser. De-
A• ngan jarak geser ini garis mem-
•B
punyai ukuran panjang.
UNSUR-UNSUR
Nama suatu garis dapat dinyata-
UNSUR-UNSUR
BENDA RUANG
BENDA RUANG

g kan dengan huruf kecil abjad La-


garis g tin (g, h, k, l, m, …) pada garis
A B itu atau dengan menuliskan hu-
• • ruf kapital abjad Latin (A, B, C,
ruas garis AB

A B D,… ) pada kedua ujungnya.



sinar garis AB Garis dibedakan menjadi :
a. garis lurus
b. ruas garis
A• • B c. sinar garis
garis lengkung/
kurva AB d. garis lengkung/kurva
UNSUR-UNSUR
BENDA RUANG
3. Bidang.

Andaikan ada 3 buah titik sem-


• barang, lalu dari satu titik ke ti-
tik lainnya kita tarik garis lurus
• hingga terjadi 3 ruas garis, dan
jika 3 ruas garis ini kita anggap
sebagai sisi (batas), maka dae-
rah di dalam 3 ruas garis me-
• nunjukkan bagian dari suatu
bidang.
UNSUR-UNSUR
BENDA RUANG
Bidang mempunyai tempat dalam ruang
D dengan letak tertentu.. Mempunyai bagi-
A an yang disebut daerah bidang,dengan
demikian bidang mempunyai luas.
B C Bagian bidang ini sering digambarkan
bidang ABCD
sebagai persegi panjang atau jajaran
genjang, atau lengkungan
α Nama sebuah bidang dinyatakan dengan
huruf Yunani (α, β, γ, …) atau dengan
bidang α
huruf Latin (A, B,C,U,V, …).
Bidang dibedakan menjadi dua yaitu :
bidang datar dan bidang lengkung.
U
bidang U
KEDUDUKAN TITIK , GARIS
DAN BIDANG DALAM RUANG
1. Kedudukan dua titik.
H G a. Dua titik berimpit
b. Dua titik tidak ber-
E F
a√3 cm impit (mempunyai
a√2 cm jarak).
Jarak titik A dan B = a cm (rusuk)
D C Jarak titik B dan G = a√2 cm (di-
agonal sisi).
A a cm B Jarak titik B dan H = a√3 cm (di-
agonal ruang).
KEDUDUKAN TITIK ,
GARIS
2. Kedudukan titik dan ga-
KEDUDUKAN TITIK , GARIS
DAN BIDANG DALAM RUANG
DAN BIDANG DALAM
RUANG
ris.
a. titik terletak pada garis
atau garis melalui titik
H G b. titik di luar garis atau
garis tidak melalui titik
E F
Cari dan sebutkan titik
yang dilalui garis AC !
Sebutkan titik-titik yang
D C tidak dilalui garis AC !
Sebutkan titik-titik yang
A B
terletak di luar garis HB !
KEDUDUKAN TITIK , 3. Kedudukan titik dan
GARIS
KEDUDUKAN TITIK , GARIS
DAN BIDANG DALAM RUANG
DAN BIDANG DALAM bidang.
RUANG
a. Titik pada bidang atau
bidang melalui titik.
H G b. Titik di luar bidang
atau bidang tidak me-
E F
F lalui titik.
Sebutkan titik-titik yang
terletak pada bidang
D C ACGE !
Sebutkan titik-titik yang
A B terletak di luar bidang
ACGE !
KEDUDUKAN TITIK ,
GARIS
KEDUDUKAN
KEDUDUKAN TITIK
TITIK , ,GARIS
GARIS
DAN BIDANG
DAN DALAMRUANG
BIDANG DALAM RUANG
DAN BIDANG DALAM
RUANG 4. Kedudukan dua garis.
a. sejajar (tidak mempu-
H G nyai titik persekutuan
dan terletak pada satu
E F bidang).
contoh : AC dan EG.

D C Cari dan sebutkan tiga pa-


sang garis yang sejajar
pada gambar di samping !
A B
KEDUDUKAN TITIK ,
GARIS
KEDUDUKAN
KEDUDUKAN TITIK
TITIK , ,GARIS
GARIS

b. berpotongan (mempu-
DAN BIDANG
DAN DALAMRUANG
BIDANG DALAM RUANG
DAN BIDANG DALAM
RUANG
nyai satu titik perseku-
tuan dan terletak pada
H G satu bidang ). Misal :
AC dan BD berpotong-
E F
an di M.
Cari dan sebutkan tiga pa-
sang garis yang berpotong-
D C an pada gambar di samping!
M
A B
KEDUDUKAN TITIK ,
GARIS
KEDUDUKAN
KEDUDUKAN TITIK
TITIK , ,GARIS
GARIS
DAN BIDANG
DAN DALAMRUANG
BIDANG DALAM RUANG
DAN BIDANG DALAM
RUANG
c. bersilangan (tidak se-
jajar dan tidak berpo-
H G tongan dan tidak terle-
tak pada satu bidang).
E F
misal : BD dan EG.
Cari dan sebutkan tiga pa-
D C sang garis yang bersilang-
an pada gambar di sam-
A B ping!
KEDUDUKAN TITIK , 5. Kedudukan garis dan bi-
GARIS
dang.
KEDUDUKAN
KEDUDUKAN TITIK
TITIK , ,GARIS
GARIS
DAN BIDANG
DAN DALAMRUANG
BIDANG DALAM RUANG
DAN BIDANG DALAM
RUANG
a. Garis terletak pada bi-
dang artinya semua ti-
H G tik dari garis itu terletak
pada bidang.
E F
Misalnya garis DF terle-
tak pada bidang BDHF.
D C Sebutkan tiga garis lain
yang terletak pada bi-
A B dang BDHF !
KEDUDUKAN TITIK ,
GARIS
KEDUDUKAN
KEDUDUKAN
DAN BIDANG
DAN
TITIK
TITIK , ,GARIS
DALAMRUANG
BIDANG DALAM
DAN BIDANG DALAM
GARIS
RUANG b.Garis sejajar bidang
RUANG
artinya antara garis dan
bidang tidak ada satupun
H G titik persekutuan.
E F Misalnya garis AE seja-
jar dengan bidang BDHF.
Sebutkan garis lain yang
D C sejajar dengan bidang
BDHF dari gambar di
A B samping !
KEDUDUKAN TITIK ,
GARIS
KEDUDUKAN
KEDUDUKAN TITIK
TITIK , ,GARIS
GARIS
c.Garis memotong atau
menembus bidang
DAN BIDANG
DAN DALAMRUANG
BIDANG DALAM RUANG
DAN BIDANG DALAM
RUANG
artinya antara garis dan
bidang mempunyai sa-
H G tu titik persekutuan.
E F Misalnya garis EC me-
nembus bidang BDHF
di S.
S Sebutkan garis lain yang
D C
menembus bidang
A B BDHF !
KEDUDUKAN TITIK , 6. Kedudukan dua bidang.
GARIS
KEDUDUKAN
KEDUDUKAN TITIK
TITIK , ,GARIS
GARIS
DAN BIDANG DALAMRUANG RUANG
a. Dua bidang sejajar arti-
DAN BIDANG DALAM
DAN BIDANG DALAM
RUANG
nya antara dua bidang
itu tidak mempunyai
H G garis persekutuan.
E F Misalnya bidang ABCD
sejajar dengan bidang
EFGH.
D C Cari dan sebutkan dua
bidang yang saling seja-
A B jar !
KEDUDUKAN TITIK ,
GARIS
b. Dua bidang berpotongan
KEDUDUKAN
KEDUDUKAN TITIK
TITIK , ,GARIS
GARIS
DAN BIDANG
DAN DALAMRUANG
BIDANG DALAM
DAN BIDANG DALAM
RUANG
RUANG
artinya antara dua bidang
itu terdapat satu garis per-
sekutuan.
H G Misalnya bidang ACGE
K
berpotongan dengan bi-
E FF dang BDHF pada garis
KL.
Cari dan sebutkan dua bi-
D C dang yang saling berpo-
L tongan dan tentukan ga-
A B ris potongnya !.
KEDUDUKAN TITIK , 7. Kedudukan tiga bidang.
GARIS a. sejajar.
DAN BIDANG DALAM
RUANG b. berpotongan pada tiga
garis yang sejajar.
c. berpotongan pada dua
garis yang sejajar.
d. berpotongan pada satu
garis.
e. berptongan pada satu
titik.


APAKAH ANDA
SUDAH MENGERTI
????
SUDAH =

BELUM =

PILIH SALAH SATU (TEKAN TOMBOL)


PROYEKSI

1. Proyeksi Titik pada


garis
2. Proyeksi titik pada
bidang
3. Proyeksi garis pada
bidang
Garis Tegak Lurus
Bidang
Suatu garis g
g
dikata-kan tegak
lurus bidang α
jika dan hanya
k
jika garis g tegak
h
α lurus pada garis
h dan k yang
terletak pada
bidang α
Proyeksi titik pada garis.
Titik A di luar g .
A
Dari titik A ditarik AA1
(A1 di garis g ) yang
tegak lurus pada garis g
g
A1 maka A1 disebut proyeksi
titik A pada garis g
Keterangan :
A adalah titik yang diproyeksikan (proyektum)
A1 adalah hasil proyeksi (proyeksi)
AA1 adalah garis pembuat proyeksi (proyektor)
.
Proyeksi titik pada bidang

A Titik A di luar bidang



α . titik A ditarik AA
Dari 1

(A1 di bidang α ) yang


tegak lurus pada bidang

A1 α
maka A1 disebut proyeksi
α
titik A pada bidang α
Proyeksi garis pada bidang
Langkah-langkah :
1. Ambil dua buah
A B titik pada garis g
• • g
misal A dan
2. Proyeksikan titikB.
A dan B
pada bidang α , misal
proyeksinya titik A1 dan B1
• •
A1 B1 3. Hubungkan A1 dan B1,
α
garis yang melalui A1 dan
Garis g di luar bidang α B1 adalah proyeksi garis
Akan dicari proyeksi
g pada bidang α
garis g pada bidang α
APAKAH ANDA
SUDAH MENGERTI
????
SUDAH =

BELUM =

PILIH SALAH SATU (TEKAN TOMBOL)


JARAK
1. Jarak antara dua titik
2. Jarak antara titik dan
garis
3. Jarak antara titik dan
bidang
4. Jarak antara dua garis
5. Jarak antara garis dan
JARAK
Jarak antara dua
bangun didefinisikan
sebagai panjang ruas
garis hubung
terpendek antara
kedua bangun
tersebut.
A B 1. Jarak antara dua titik.
• •
Jarak antara titik A dan
titik B adalah panjang
ruas garis AB

2. Jarak antara titik dan


•P garis.

Jarak titik P dan garis g


• g adalah panjang ruas garis
P1 PP1, dengan P1 adalah
proyeksi titik P pada garis g
3. Jarak antara titik dan bidang.
Jarak antara titik T dan
•T bidang α adalah panjang
ruas garis TT1, dengan T1
adalah proyeksi titik T
•T pada bidang α
α 1
4. Jarak antara dua garis
sejajar..
• A g Jarak antara dua garis seja-
jar g dan h adalah panjang
ruas garis AB, dengan A
• B h
titik pada g dan B adalah
proyeksi titik A pada h
5. Jarak antara dua garis yang bersilangan.

Jarak antara dua garis ber-


silangan g dan h adalah
•P g panjang ruas garis PQ,
dengan P adalah titik pa-
da garis g dan Q adalah
•Q proyeksi titik P pada bi-
α dang α yang melalui h
dan sejajar g.
h
6. Jarak antara garis dan bidang.
• P g Jarak antara garis g dan bidang
α dengan g sejajar bidang α
adalah panjang ruas garis PQ,
dengan P pada garis g dan Q
•Q adalah proyeksi titik P pada
α
bidang α
7. Jarak antara dua bidang
Jarak antara dua bidang α dan
• P β yang saling sejajar adalah
α panjang ruas garis PQ, dengan
P pada bidang α dan Q adalah
proyeksi titik P pada bidang β
• Q
β
APAKAH ANDA
SUDAH MENGERTI
????
SUDAH =

BELUM =

PILIH SALAH SATU (TEKAN TOMBOL)


SUDUT
Suatu sudut dapat
dibentuk oleh dua garis,
garis dan bidang,
maupun bidang dan
bidang, namun dalam hal
ini akan selalu terbentuk
dua sudut. Biasanya
yang dianggap sudutnya
adalah sudut yang
SUDUT
1. Sudut antara dua garis
2. Sudut antara garis dan
bidang
3. Sudut antara dua bidang
1. Sudut antara dua
garis.
Dari garis g dan garis h
g yang saling berpotongan
β
α akan membentuk dua sudut
h yaitu α dan β
Maka dalam hal ini sudut
yang diambil adalah α
2. Sudut antara garis dan bidang.
A Sudut antara garis dan bidang
Adalah sudut antara garis ter-
sebut dengan garis proyeksi-
β B nya pada bidang itu.
α A1 Pada gambar di samping sudut
antara garis AB dan bidang α
adalah sudut ABA1= β
3. Sudut antara dua bidang.

Sudut antara bidang α dan bidang


h
β β dapat ditentukan oleh dua garis
B g dan h, dimana garis g pada bi-
θ dan α dan garis h pada bidang β,
g
α dimana garis g dan h saling tegak
A lurus terhadap garis potong bidang
α dan β (garis AB), serta garis g
dan h berpotongan pada satu titik
di garis AB. Perhatikan gambar
di samping. Sudut antara bidang α
dan β adalah θ
APAKAH ANDA
SUDAH MENGERTI
????
SUDAH =

BELUM =

PILIH SALAH SATU (TEKAN TOMBOL)


LUKISAN RUANG

• Dengan menggunakan penger-


tian titik, garis, bidang, kedu-
dukan titik, garis dan bidang
dalam ruang kita dapat menye-
lesaikan soal-soal yang ber-
kaitan dengan lukisan ruang.
LUKISAN RUANG
AKSIOMA
Aksioma 1.
Melalui dua buah titik yang berlainan dapat dilukis
satu dan hanya satu bidang datar.
Aksioma 2
Jika sebuah garis lurus mempunyai dua titik perseku-
tuan dengan suatu bidang datar, maka garis itu terle-
tak pada bidang tersebut.
Aksioma 3.
Melalui tiga titik yang berlainan dapat dilukis satu
dan hanya satu bidang datar.
LUKISAN RUANG
DALIL
Dalil 1.
Melalui sebuah garis dan sebuah titik di luar garis
itu dapat dilukis sebuah bidang datar.
Dalil 2.
Melalui dua buah garis yang sejajar dapat dilukis se-
buah bidang datar.
Dalil 3.
Melalui dua buah garis yang berpotongan dapat dilu-
kis sebuah bidang datar
LUKISAN RUANG

SOAL 1.
Diketahui bidang U dan U
A
bidang V seperti tampak
pada gambar di samping.
titik A pada bidang U,
titik B dan C terletak pa- B
da bidang V. C
V
Lukislah
bidang α yang melalui
titik A, B dan C !
LUKISAN RUANG Langkah-langkah penyelesaian.

1.Lukis garis melalui B dan C


sehingga memotong garis (U,V) U P
di Q A
2. Lukis garis melalui A dan Q
V )
Bidang α yang diminta adalah ,
(U R
bidang yang diwakili oleh se- B
gitiga PQR. α C
V
Q
LUKISAN RUANG
g

SOAL 2
U
Diketahui bidang U dan V.
Garis g terletak pada bidang U
garis k memotong g dan me- h
nembus bidang V di P.
Lukislah garis x yang sejajar P
k serta memotong garis g V
dan h.
k
LUKISAN RUANG Langkah-langkah penyelesaian.
g
1.Lukis bidang α yang melalui
garis g dan k dan titik P U
2. Garis h menembus bidang α R
di Q.
3. Lukis garis melalui Q seja- α
h
jar garis k dan memotong Q
garis g di R. P
Garis yang melalui QR inilah V
garis x yang sejajar dengan k
x
garis k.
APAKAH ANDA
SUDAH MENGERTI
????
SUDAH =

BELUM =

PILIH SALAH SATU (TEKAN TOMBOL)


IRISAN BIDANG DENGAN
BANGUN RUANG
Yang dimaksud dengan irisan suatu bidang dengan
bangun ruang adalah segibanyak yang sisi-sisinya
merupakan garis-garis potong antara bidang itu
dengan bidang-bidang sisi bangun ruang tersebut.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melukis se-
buah bidang adalah :
3.Melelui tiga titik yang tidak segaris dapat dilukis
sebuah bidang.
2.Melalui satu titik dan satu garis yang tidak melalui
titik tersebut dapat dilukis sebuah bidang.
Contoh :

Perhatikan
T
limas T.ABCD
P• pada gambar
•Q
D di samping.
A Lukislah
•R
irisan bidang
C
B PQR dengan
limas T.ABCD
!.
Penyelesaian: Langkah-langkah :
1. Buat garis PQ sehingga memo-
tong perpanjangan AD di K.
T 2. Buat garis QR sehingga memo-
tong perpanjangan DC di L.
P• K
•Q •
(KL adalah sumbu
D Afinitas)
N• 3. Perpanjang garis AB sehingga
A •R
memotong garis DL di M.
4. Buat garis PM sehingga memo-
C tong garis BT di N.
B 5. Buat garis RN.
Segiempat PQRN adalah irisan
•M bidang yang dimaksud.
L•
Nama Padiya,S.Pd.
NIP 132044031
BIODATA TTL Klaten, 21 Oktober 1968
Pendidikan S-1 Pendidikan
Matematika UNY 2000
Unit Kerja SMA Negeri 1 Rantau
Mengajar Matematika dan T I K
Alamat Jl. Brigjend H. Hasan
Kantor Basry Km. 2 Rantau
Kalsel
Telp. 0517-31142
Kantor
Alamat Komplek Haur Kuning
Rumah Permai Blok D No. 1
Rantau Kalsel
Telp. 0517-32257
Rumah 081393364287
HP
E-mail padiya68@yahoo.co.id
APAKAH ANDA
SUDAH MENGERTI
????
SUDAH =

BELUM =

PILIH SALAH SATU (TEKAN TOMBOL)