Anda di halaman 1dari 45

KIMIA UNSUR

Disusun oleh:
David Yulian Siwi Shintara
PKNR 2010

IDENTITAS
Kelas Semester : : XII (Dua Belas) 1 (satu)

Mata Pelajaran
Materi Pelajaran

:
:

Kimia
kimia unsur : Memahami karakteristik unsur-unsur penting, bahayanya serta terdapatnya di alam transisi di alam dan produk

Standar Kompetensi kegunaan dan Kompetensi Dasar :

3.1 Mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama dan yang mengandung unsur tersebut

3.2 Mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama dan unsur transisi (titik didih, titik leleh, kekerasan, warna, kelarutan, kereaktifan, dan sifat khusus lainnya

3.3 Menjelaskan manfaat, dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari
3.4 Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya

KONTEKSTUAL

Helium
Sebagai pengisi Balon udara Sebagai campuran oksigen dalam tabung penyelam karena dalam tekanan tinggi helium tidak larut dalam darah.

untuk mengisi lampu neon. Neon untuk indikator tegangan tinggi, zat pendingin, penangkal petir, dan mengisi tabung televisi. Neon juga dapat digunakan untuk memberi tanda pada pesawat terbang karena sinarnya dapat menembus kabut. Krypton juga digunakan dalam lampu kilat untuk fotografi kecepatan tinggi.

KEBERADAAN DAN KELIMPAHAN UNSUR

KELIMPAHAN UNSUR DI KERAK BUMI

KELIMPAHAN UNSUR DI ATMOSFER

KELIMPAHAN UNSUR DI ALAM SEMESTA

KELIMPAHAN INSUR DALAM TUBUH MANUSIA

Gas mulia
Gas mulia adalah unsur-unsur golongan VII A. Unsur -unsur ini disebut mulia karena sangat stabil sehingga sukar untuk bereaksi. Asal usul nama unsur gas mulia: Helium Helios : matahari Argon Argos : malas Neon Neos : baru Kripton Kriptos : tersembunyi Xenon Xenos : asing

Sifat fisis

Gas Mulia

Reaksi

Nama senyawa yang terbentuk

Cara peraksian

Ar(Argon)

Ar(s) + HF HArF

Senyawa ini dihasilkan Argonhidroflourida oleh fotolisis dan matriks Ar padat dan stabil pada suhu rendah Reaksi ini dihasilkan dengan cara mendinginkan Kr dan F2pada suhu -196 0C lalu diberi loncatan muatan listrik atau sinar X XeF2 dan XeF4 dapat diperoleh dari pemanasan Xe dan F2pada tekanan 6 atm, jika umlah peraksi F2 lebih besar maka akan diperoleh XeF6 XeO4 di buat dari reaksi disproporsionasi(reaksi dimana unsur pereaksi yang sama sebagian teroksidasi dan sebagian lagi tereduksi) yang kompleks dari larutan XeO3 yang bersifat alkain Bereaksi secara spontan

Kr(Kripton)

Kr(s) + F2 (s) KrF2 (s)

Kripton flourida

Xe(g) + F2(g) XeF2(s) Xe(g) + 2F2(g) XeF4(s)

Xe(g) + 3F2(g) XeF6(s) Xe(Xenon)


Xenonflourida XeF6(s) + 3H2O(l) XeO3(s) + 6HF(aq)6XeF4(s) + 12H2O(l) 2XeO3(s) + Xenon oksida

4Xe(g) + 3O(2)(g) + 24HF(aq)

Rn(Radon)

Rn(g) + F2(g) RnF

Radon flourida

Halogen
berasal dari bahasa Yunani yang berarti 'pembentuk garam'. Unsur-unsur halogen mempunyai 7 elektron valensi pada subkulit ns2 np5. sangat reaktif. Halogen cenderung menangkap satu elektron untuk memenuhi aturan oktet.

Sifat fisis

Wujud halogen
fluorin dan klorin berupa gas bromin berupa zat cair yang mudah menguap, sedangkan iodin berupa zat padat yang mudah menyublim. Pemanasan iodin padat pada tekanan atmosfer tidak membuat unsur itu meleleh, tetapi langsung menyublim.

Warna dan aroma halogen


Fluorin berwarna kuning muda, klorin berwarna hijau muda bromin berwarna merah tua, iodin padat berwarna hitam, uap iodin berwarna ungu. Semua halogen berbau menusuk dan bersifat racun. Kata klorin, iodin, dan bromin berasal dari bahasa yunani yang artinya berturut turut adalah hijau, violet(ungu), dan bau amis atau pesing.

Kelarutan
kelarutan fluorin, klorin, dan bromine dalam air besar atau mudah larut kelarutan iodine larut dalam air kecil (sukar larut). Iodin mudah larut dalam KI dan pelarut organic seperti alcohol, eter, kloroform (CHCl3), dan karbon tetraklorida (CCl4)

Sifat kimia
halogen disebut unsur yang sangat elektronegatif Kereaktifan halogen sangat besar Dari fluorin ke iodine sifat kereaktifan makin berkurang karena jari-jari atom makin besar. Halogen merupakan oksidator (pengoksidasi) kuat. fluorin sampai iodine sifat oksidator/ pengoksidasi halogen makin berkurang.

Reaksi-reaksi halogen

. Reaksi Halogen dengan Gas Hidrogen


Semua halogen (X2) dapat bereaksi dengan gas hydrogen, membentuk hydrogen halide (HX) Persamaan reaksinya sebagai berikut

Reaksi dengan logam


Pada reaksi halogen dengan logam terbentuk halide yang berupa senyawa ion. Halogen bersifat sebagai pengoksidasi (oksidator) dan unsur yang bereaksi dengan halogen bersifat pereduksi (reduktor). Halogen menelima electron dan logam menjadi ion halide yang bermuatan negative.

Reaksi dengan Nonlogam


Kemampuan bereaksi unsur-unsur halogen dengan unsur nonlogam menunjukkan pola yang sama, yaitu kereaktifannya berkurang dari fluorin sampai iodine.

Reaksi Halogen dengan Air


Semua halogen larut dalam air.

Reaksi Halogen dengan basa

Reaksi pendesakan

Sifat Golongan Unsur Alkali


UNSUR
1. Konfigurasi elektron
3Li 11Na 19K 37Rb 55Cs 87Fr

2. Massa atom
3. Jari-jari atom (n.m) 4. Keelektronegatifan

[X] ns1

Rendah (antara 0.7 - 1.0)

5. Suhu lebur (oC)

Di atas suhu kamar (antara 28.7o - 180.5o)

6. Energi ionisasi (kJ/mol)


7. Potensial oksidasi (volt) 8. Bilangan oksidasi +1

Antara 376 - 519


Positif, antara 2.71 - 3.02 (reduktor) +1 +1 +1 +1 +1

Catatan : [X] = unsur-unsur gas mulia (He, Ne, Ar, Kr, Xe, Rn) n = nomor perioda (2, 3, 4, 5, 6, 7) = makin besar sesuai dengan arah panah

Sifat Fisika Dan Kimia Golongan Alkali


UNSUR a. DENGAN UDARA Li Perlahan-lahan terjadi Li2O Na K Rb dan Cs Cepat terjadi Na2O Terbakar terjadi Cepat terjadi K2O dan Na2O2 Rb2O dan Cs2O

b. DENGAN AIR 2L + 2H2O 2LOH + H2 (g)


c. DENGAN ASAM KUAT 2L + 2H+ 2L+ + H2 (g) d. DENGAN HALOGEN 2L + X2 2LH

(makin hebat reaksinya sesuai dengan arah panah)

WARNA NYALA API


Garam atau basa yang sukar larut dalam air

Merah CO32+ OH- , PO43-

Kuning

Ungu ClO4- dan [ Co(NO2)6 ]3-

Pembuatan Logam Alkali

Dengan cara elektrolisis leburan/lelehan garamnya. Contoh : NaCl (l) Katoda Anoda Na+ (l) + Cl- (l) Na+ (l) + eCl- (l) Na (s) 1/2 Cl2 (g) + e-

------------------------------------------------------------------------------- Na+ (l) + Cl- (l) Na (s) + 1/2 Cl2 (g)

SIFAT GOLONGAN UNSUR ALKALI TANAH


UNSUR
1. Konfigurasi elektron
2. Massa atom 3. Jari-jari atom (n.m)
4Be 12Mg

20Ca

38Sr

56Ba

[X] ns2

4. Energi ionisasi (M M2+) kJ/mol

5. Potensial oksidasi (volt) 6. Keelektronegatifan

7. Suhu lebur (oC)


8. Bilangan oksidasi

Antara 650o - 1227o


+2 +2 +2 +2 +2

Sifat Fisika Dan Kimia Unsur Alkali Tanah


1. Reaksi dengan
a. Udara Menghasilkan MO dan M3N2 bila dipanaskan

b. Air c. Hidrogen d. Klor e. Asam 2. Sifat oksida 3. Kestabilan peroksida

Tidak bereaksi

Bereaksi dengan uap air membentuk MO dan H2

Dalam keadaan dingin dapat menghasilkan MO dan M3N2 dipermukaan Bereaksi dalam keadaan dingin membentuk M(OH)2 dan H2. Makin ke kanan makin reaktif M + H2 MH2 (Hidrida)

Tidak bereaksi M + X2
(dipanaskan)

MX2 (garam

M + 2H+ M2+ + H2 (g) Amfoter Peroksidanya tidak dikenal basa Makin stabil sesuai dengan arah panah

4.

Kestabilan karbonat

Mengurai pada pemanasan agak tinggi

(suhu pemanasan antara 550o - 1400oC)

Catatan :
M = unsur-unsur alkali tanah Ra bersifat radioaktif, Be bersifat amfoter

Kelarutan Unsur Alkali Tanah

Kelarutan Mg Ca Sr Ba

M(OH)2

-------------------> makin besar sesuai arah panah

MSO4 MCO3 MCrO4

<-------------------makin besar sesuai arah panah

Catatan : Warna nyala Garam Ca2+ = merah Garam Ba2+ = hijau M = unsur logam alkali tanah

Pembuatan Logam Unsur Alkali Tanah

Dengan elektrolisis leburan garamnya. Contoh:


CaCl2(l) Katoda Anoda

: :

Ca2+ (l) + 2Cl- (l) Ca2+ (l) 2Cl- (l) + 2 e-

Ca (s) Cl2 (g) + 2 e-

-----------------------------------------------------------------------Ca2+ (l) + 2Cl- (l)

Ca (s) + Cl2 (l)

Sifat-Sifat Periodik

UNSUR
11Na 12Mg 13Al 14Si 15P 16S 17Cl

Konfigurasi elektron [Ne]

3s1

[Ne]

3s2

[Ne] 3s2, 3p1

[Ne] 3s2, [Ne] 3s2, [Ne] 3p2 3p3 3s2, 3p4

[Ne] 3s2, 3p5

Jari-jari atom

<---------------------------makin besar sesuai arah panah

Keelektronegatifan

-----------------------------> makin besar sesuai arah panah Semi logam

Kelogaman

Logam

Bukan Logam

SIFAT-SIFAT FISIKA DAN KIMIA


UNSUR Oksidator/reduktor Konduktor/isolator
11Na 12Mg 13Al 14Si 15P 16S 17Cl

Reduktor <---------------------------(makin besar sesuai arah panah)

Konduktor

oksidator Isolator

Oksida (utama)
Ikatan Sifat oksida

Na2O

MgO
Ion Basa

Al2O3
Amfoter

SiO2

P2O5

SO3

Cl2O7

Kovalen Asam

Hidroksida
Kekuatan basa/asam Klorida

NaOH Mg(OH)2
Basa Basa lemah kuat NaCl MgCl2

Al(OH)3
Basa lemah AlCl3 AlH3

H2SiO3
Asam lemah SiCl4 SiH4

H3PO4
Asam lemah PCl5 PH3

H2SO4

HClO4

Asam Asam kuat kuat SCl2 H2 S Cl2 HCl

Ikatan
Senyawa dengan hidrogen Ikatan Reaksi dengan air NaH Ion

Ion
MgH2

Kovalen

Kovalen Tidak bersifat asam Asam Asam kuat lemah

Menghasilkan bau dan gas H2


Gas mulia yang digunakan sebagai lampu kilat untuk fotografi berkecepatan tinggi adalah A. Kripton B. Radon C. Xenon D. Helium E. Argon


Di antara reaksi-reaksi berikut yang dapat berlangsung pada . 1. Cl2 + 2KI 2 KCl + I2 2. I2 + 2 KBr 2 KI + Br2 3. F2+ 2 KCl 2 KF + Cl2 4. Br2 + 2 KCl 2 KBr + Cl2 ?


Berikut ini merupakan logam alkali tanah, kecuali ... A. magnesium D. berilium B. barium E. radium C. boron


Tiga unsur yang paling melimpah di muka bumi adalah . A. oksigen, nitrogen, dan klorida B. silikon, argon, dan natrium C. oksigen, silikon, dan aluminium D. nitrogen, aluminium, dan natrium E. oksigen, silikon, dan nitrogen


Unsur pada periode ketiga yang merupakan oksidator paling kuat adalah . A. natrium D. silicon B. magnesium E. klor C. aluminium

TERIMA KASIH