Anda di halaman 1dari 16

PRESENTASI KASUS POLI FROZEN SHOULDER

Disusun Oleh : Firma Haning Wikan 20070310200

IDENTITAS PASIEN
Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Pekerjaan Status Agama No. RM : Ny. S : 45 tahun : Perempuan : Sonopuro Lor 2/8 Salatiga : Karyawan Swasta : Menikah : Islam : 11-12-208169

ANAMNESA
Keluhan Pasien merasakan nyeri dan kaku pada bahu kanan Lokasi : Bahu kanan tidak menjalar ke ke tangan kanan Onset : Nyeri dirasakan terus menerus Kualitas : Bahu kanan terasa kaku dan nyeri saat digerakkan Kuantitas : Nyeri dan kaku dirasakan terus terusan, kegiatan sehari-hari terganggu Kronologis : 2MSMRS pasien merasa bahu kanannya terasa kaku dan nyeri. Nyeri cekot-cekot dirasakan terus menerus dan tidak menjalar ke tangan kanan. Pasien merasa tidak bisa menggerakkan tangan kananya secara leluasa. Nyeri bertambah saat beraktivitas. Kesemutan (-), rasa baal (-), bengkak (-) :

ANAMNESA
Faktor yang memperberat : Menggerakkan bahu kanan Faktor yang memperingan : Beristirahat, berbaring Riwayat penyakit dahulu : Riwayat penyakit HT disangkal Riwayat penyakit DM disangkal Riwayat alergi obat disangkal Riwayat asma disangkal Riwayat trauma (-) Riwayat penyakit keluarga : Riwayat penyakit HT disangkal Riwayat penyakit DM disangkal Riwayat alergi obat disangkal Riwayat asma disangkal Riwayat sosial : Pasien bekerja di pabrik tekstil dan bertugas memintal benang

PEMERIKSAAN FISIK
Vital Sign: Denyut nadi Tekanan darah Pernapasan Suhu Status Internus : Kepala Leher Thorax Jantung Paru-paru Abdomen
: 84 x/menit : 100/60 mmHg : 20 x/menit : 36,5 C : dbn : dbn : dbn : dbn : dbn : dbn

STATUS FUNGSIONAL
D. Status Neurologis KU : Baik Kesadaran : Compos mentis; GCS : E4V5M6 Orientasi : Orang(baik), Waktu(baik), Tempat (baik), Situasi (baik). Daya Ingat : Baru (baik), Lama (baik).

NERVUS KRANIALIS
Kanan Kiri N I (Olfaktorius)

Subjektif

Dengan bahan

tdl

tdl

N II (Optikus)

Kanan

Kiri

Daya penglihatan

Pengenalan warna

Medan penglihatan

N III (Okulomotorius) Ptosis Gerakan bola mata ke : Superior Inferior Medial Ukuran pupil Bentuk pupil Reflek cahaya langsung N IV (Troklearis) Gerak bola mata ke lateral bawah + + + + + 3 mm bulat + + + + 3 mm bulat + -

Diplopia
N V (Trigeminus) Menggigit Membuka mulut

+ +

+ +

N VI (Abdusens) Gerakan mata ke lateral N VII (Facialis) Kerutan kulit dahi Kedipan mata Mengerutkan dahi Mengerutkan alis Menutup mata Menggembungkan pipi N VIII (Akustikus) Mendengar suara N IX (Glosofaringeus) Sengau + + + + + + + + + + + + + + + +

N X (Vagus) Denyut nadi Bersuara Menelan N XI (Asesorius) Memalingkan kepala Sikap bahu Mengangkat bahu Trofi otot bahu + N N Eutrofi + N N Eutrofi 84 x/menit + + 84 x/menit + +

N XII (Hipoglosus) Sikap lidah Tremor lidah Menjulurkan lidah Trofi otot lidah N N N N -

Tes Spesifik Shoulder Joint


Suraspinatus Test Infraspinatus Test Neers Test Hawkin Test Drop arm Test Cross Arm Test Appley Scratch Test Apprension Anterior Test Apprehension Posterior Test Yergasons Test Speed Test Sulcus Sign Allen Manuever Adsoun Manuever Roos Test : (-) : (-) : (-) : (-) : (-) : (-) : (+) : (-) : (-) : (+) : (+) : (-) : (-) : (-) : (-)

BADAN Trofi otot punggung Nyeri membungkukkan badan

: Eutrofi : (-)

KOLUMNA VERTEBRALIS Bentuk : Normal Nyeri tekan : ANGGOTA GERAK ATAS Inspeksi : Drop hand : -/ Pitcher hand : -/Claw hand : -/-

CONTINUE.....
Ekstremitas Superior Gerakan Sensibilitas Kekuatan Tonus Trofi Terbatas/N N/N 5/5 N/N Eutrofi Ekstremitas inferior N/N N/N 5/5 N/N Eutrofi

Biseps Reflek Fisiologis N/N

Triseps N/N

Radius N/N

Ulna N/N

Patella N/N

Achilles N/N

Reflek Patologis Babinski Chaddock Oppenheim Gordon Schaefer Gonda Bing Rosalimo Mendel Bectrew Hoffmann-Tromner Tes Lasegue OConnel Patrick Kontra Patrick Kernig Valsava Naffziger

Kanan -

Kiri -

Ekstremitas Superior

Ekstremitas inferior

Gerakan Sensibilitas Kekuatan Tonus Trofi Reflek fisiologis Reflek patologis

N/Terbatas N/N 5/5 N/N Ekstremitas Superior Eutrofi N/N -/-

N/N N/N 5/5 N/N Ekstremitas inferior Eutrofi N/N -/-

Pemeriksaan spesifik shoulder joint Yergasons Test Speed Test Appley Test

: (+) : (+) : (+)

KESIMPULAN (Assesment) Diagnosis klinis Diagnosis etiologi

: Frozen Shoulder Dextra : Hiperaktivitas

VI. PENATALAKSANAAN Tramadol 0,5 Paracetamol 300 1-0-1 Diazepam 0,1 Velcox 15 mg 0-1-0 Plexion 1-0-1 Ranitidin 1-0-1 (sebelum makan)