Anda di halaman 1dari 24

Hordeolum Eksterna

BED SITE TEACHING INDRAYUDHA PRAMONO

Keterangan Umum
Nama

: Nona Fr Usia : 20 tahun Jenis Kelamin : Perempuan Alamat : Baleendah Tanggal Pemeriksaan : 17 November 2012

Anamnesis
Keluhan Utama : Benjolan di kelopak mata kiri atas

Anamnesis Khusus : Sejak dua hari SMRS, penderita mengeluhkan pada kelopak mata kiri atas terdapat benjolan. Keluhan didahului dengan adanya bengkak dan kemerahan pada kelopak mata kiri bawah. Keluhan disertai dengan nyeri yang hilang timbul, merasa ada benda yang mengganjal pada kelopak mata kirinya, nyeri bila ditekan tidak terdapat keluhan mata lain yang dikeluhkan penderita. keluhan belum pernah diobati. Belum pernah mengalami penyakit ini sebelumnya. Tidak ada riwayat penyakit sistemik. Di keluarga tidak ada yang memiliki keadaan serupa

Pemeriksaan Fisik
Status Generalis Kesadaran : Kompos Mentis Keadaan Umum : Tampak sakit ringan Tanda Vital : dalam batas normal

Status Oftalmologis
Pemeriksaan Subjektif Visus: VOD: 5/10 VOS: 5/10

Status Oftalmologis
Keterangan Muscle Balance Gerakan Bola Mata OD Orthotropia OS Orthotropia

Silia Palpebra Superior Palpebra Inferior Aparatus Lakrimalis Konjunctiva tarsalis sup. Konjunctiva tarsalis inf. Konjunctiva Bulbi

Duksi, Versi Baik Trikhiasis (-) Tenang Tenang Lakrimasi normal Tenang Tenang, jernih Tenang

Duksi, Versi Baik Trikhiasis (-) Edema (+) Hiperemis (+) Tenang Lakrimasi normal Tenang Tenang, jernih Tenang

Kornea Bilik Mata Depan Pupil

Iris Lensa

Bulat, reguler Sedang RC +/+ (isokor) Sinechia (-) 3mm Jernih

Bulat, reguler Sedang RC +/+ (isokor) Sinechia (-) 3mm Jernih

Pemeriksaan Silt Lamp:


Tidak dilakukan

Palpasi
Tidak dilakukan

Diagnosis Banding : 1. Hordeolum eksterna palpebra superior OS 2. Chalazion palpebra superior OS Diagnosis Kerja : Hordeolum eksterna palpebra superior OS

Pemeriksaan Penunjang: Usul Pemeriksaan: -

Penatalaksanaan
Umum: Menjaga higiene tubuh dan palpebra (khususnya) Khusus: 1. Kompres air hangat 3-4 kali/sehari selama 10-15 menit 2. Antibiotik topikal : Cendo xitrol 3 x 0,5 cc (selama 6-7 hari), (neomicin, polimksin, deksamethason 0,1%) 3. Antibiotik sistemik: Amoxicillin 250 mg 3x1 (selama 5 hari) 4. Insisi dan drainase hordeolum diindikasikan bila abses sudah dalam keadaan tenang

Konseling: Kompres hangat pada palpebra setiap hari dan lid scrubs untuk mencegah pembentukan lesi baru Jangan sering mengucek mata.

Prognosis
Quo ad vitam

Quo ad functionam

: ad bonam : ad bonam

Tinjauan pustaka
Hordeolum

Definisi : Hordeolum merupakan peradangan supuratif kelenjar kelopak mata Etiologi : Staphylococcucus aureus

Palpebra
Kelopak atau palpebra mempunyai fungsi

melindungi bola mata, serta mengeluarkan sekresi kelenjar yang membentuk film air mata di depan kornea Kelopak mempunyai lapisan kulit yang tipis pada bagian depan sedang bagian belakang ditutupi selaput lendir tarsus yang disebut konjungtiva tarsal

Palpebra

Palpebra
Pada kelopak terdapat bagian-bagian :

- Kelenjar : sebasea, kelenjar moll atau kelenjar keringat, kelenjar zeis pada pangkal rambut, dan kelenjar meibom pada tarsus

Klasifikasi

Hordeolum eksternum : merupakan infeksi pada kelenjar zeiss atau moll 2. Hordeolun internum : merupakan merupakan infeksi kelenjar meibom
1.

Gejala - Bengkak dengan rasa sakit dan mengganjal - Merah

- Nyeri bila ditekan

Hordeolum eksternum : menunjukan penonjolan terutama ke daerah kulit kelopak. Pada hordeolum eksternum nanah dapat keluar dari pangkal rambut. Hordeolum internum : memberikan penonjolan terutama ke daerah konjungtifa tarsal

Hordeolum eksternum

Hordeolum internum

Diferent diagnosis

- Selulitis presepetal
- Konjungtivitis adenovirus - Granuloma pyogenik - Bcc, eyelid - chalazion

terapi
Untuk mempercepat peradangan kelenjar dapat

diberikan kompres hangat, 3 x sehari selama 10 menit. Diberi antibiotik lokal Antibiotik sistemik yang diberikan eritromisin 250 mg / 125-250 mg dikloksasilin 4x sehari insisi