Anda di halaman 1dari 15

Department of Dermatology Pelabuhan Hospital, TUGU

June, 15th 2013

Ladoni Amiro Kepaniteraan klinik Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia

Data Subjektif
Nama Umur Agama Suku Pekerjaan : Ny. L : 76 thn : Islam : Jawa : Ibu rumah tangga

Waktu : Sabtu/08-06- 2013/17.07 KU : Gatal pada punggung kaki kiri

Anamnesis
KU: Gatal pada punggung kaki kiri KT: + 2 mgg SM poli pasien merasakan keluhan gatal pada bagian punggung kaki kiri, keluhan dirasakan sangat gatal dan berulang sehingga mengharukan pasien untuk menggaruk gatalnya. + 1 hari setelah keluhan muncul terdapat warna kemerahan di daerah yang gatal dan terdapat bintil berisi air jernih dan selalu di pecahkan oleh pasien. Pasien memberikan minyak tawon atau minyak kayu putih yang diperikan ditelapak kaki setiap pagi dan sore, lalu tempat yang gatal digosok oleh handuk kering.

History taking
Riwayat penyakit dahulu
Alergi disangkal, gigitan serangga disangkal, aspek psikologis disangkal, sakit ginjal disangkal, sakit kuning disangkal.

Riwayat penyakit keluarga


Alergi disangkal, sakit yang mirip dengan pasien disangkal

Social History
Pasien mengurusi segala pekerjaan rumah tangga

Kaki kiri

Image (left foot)

Data Objektif
Kesadaran: Komposmentis

KU: Baik
Status Dermatologi:
Efloresensi: Plak eritematous, skuama, likenifikasi, ekskoriasi Lokasi: regio dorsal pedis Distribusi: regional Susunan: tidak ada Bentuk: bulat Ukuran: plakat Batas: tidak tegas Tepi: teratur, aktif, menonjol Tengah: menebal, tidak ada central healing Permukaan: datar

Assesment
Neurodermatitis Sirkumskripta

Dd/
Dermatitis kontak alergik
Prurigo Miliaria kristalina

Neurodermatitis Sirkumskripta
Sinonim: lien simpleks kronikus, liken Vidal
Definisi:

peradangan kulit kronis, gatal, ditandai dengan kulit tebal dan garis kulit tampak lebih menonjol (likenifikasi), menyerupai kulit batang kayu, akibat garukan, gosokan yang berulang-ulang sebagai rangsangan dari pruritogenik.

Garukan

Pelepasan histamin dari sel mass

Proliferasi nervus (local)

p75 nervus growth factor

CGRP dan SP

Gejala Klinis
Sangat gatal, bila timbul pada malam hari dapat mengganggu

tidur

Keinginan untuk menggaruk hingga luka, gatal berkurang

berganti rasa nyeri.

Lesi biasanya tunggal, awal berupa plak eritematous, sedikit

edematous, lambat laun edema dan eritema menghilang, bagian tengah berskuama (menebal), likenifikasi, ekskoriasi, hiperpigmentasi, batas tidak jelas.

Sering pada dewasa (30-50thn), wanita lebih sering daripada pria Sering ditemukan di scalp, tengkuk, samping leher, lengan

(ekstensor), pubis, vulva, skrotum, perianal, paha medial, lutut, tungkai bawah, pergelangan kaki bag depan dan punggung kaki.

Histopatologi
Onkokeratosis
Hipergranulosis Akantosis

Pengobatan (medikamentosa)
Antipruritus (sedatif): hidroksizin, dipenhidramin,

prometazin
Topikal: doxepin 5% jangka pendek (8 hari) Kortikosteroid

Edukasi
Jauhi garukan, apabila terlanjur gatal garuk dengan

telapak tangan. Hindari stress dan memulai pikiran sehat. Olahraga teratur Teratur minum obat.