Anda di halaman 1dari 10

Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS)

DEFINISI
Adalah suatu sindroma gagal nafas akut akibat kerusakan sawar membran kapiler alveoli , sehingga menyebabkan edema paru akibat peningkatan permeabilitas.
Bentuk ARDS yang lebih ringan adalah ALI (acute lung injury).

Penyebab

PATOGENESIS
Pada keadaan normal terdapat keseimbangan antara tekanan onkotik dan hidrostatik antara kapiler paru dan alveolar. Teraktivasinya kaskade inflamasi yang berasal dari suatu fokus kerusakan jaringan tubuh. Neutrofil yang teraktivasi akan melepaskan toksin / sitokin.Sebagai hasilnya: kerusakan endotel Peningkatan permeabilitas kapiler alveoli.

Alveoli penuh eksudat kaya protein, banyak neutrofil dan sel inflamasi membran hialin Pada tahap awal terjadi peningkatan kandungan cairan jaringan interstisial antara kapiler dan alveoli

Kriteria Diagnosis:
1.Riwayat pencetus. 2.Hipoksemia refrakter dengan terapi oksigen PaO2/FiO2 <200 . 3.X Foto thorak : infiltrat bilateral difus. 4.Tidak ada gejala edema paru kardiogenik dan tekanan baji 18 mmHg. Pada ARDS nilai AaDO2 >300.

Penatalaksanaan
1.Mengobati penyakit dasarnya 2.Penatalaksanaan suportif A.Continuous positive airways pressure (CPAP).
Tidak boleh terlalu tinggi trauma. Diberikan dengan tidal volume 8-9ml/kgbb. B.Management cairan dan hemodinamik Restriksi cairan: edema pulmo. Keseimbangan antara tata laksana ARDS dan volume intravaskuler.

C. Terapi surfaktan D. Vasodilator pulmonal : NO inhalasi E. Glukokortikoidfase akut. Belum dilakukan secara rutin/jangka lama: karena peningkatan resiko infeksi.