Anda di halaman 1dari 14

Puspa Sari Dewi 20707028

DEFINISI
Hiperlipidemia

adalah peningkatan salah satu atau lebih dari kolesterol, kolesterol ester, fosfolipid, atau trigliserida. satu atau lebih hal berikut: naiknya kolesterol total, LDL, dan trigliserida, atau menurunnya HDL dalam darah

Manifestasi

Total cholesterol <200 mg/Dl 200-239 mg/dL 240 mg/dL LDL cholesterol <100 mg/dL 100-129 mg/dL 130-159 mg/dL 160-189 mg/dL 190 mg/dL HDL cholesterol <40 mg/dL 60 mg/dL Triglycerides

Klasifikasi Kadar Lipid dalam Plasma


Normal Batas tinggi Tinggi Optimal Dekat atau dibawah optimal Batas tinggi Tinggi Sangat tinggi Rendah Tinggi

<150 mg/dL
150-199 mg/dL 200-499 mg/dL 500 mg/dL

Normal
Batas tinggi Tinggi Sangat tinggi

HDL, high-density lipoproteins; LDL, low-density lipoproteins.

METODE UJI
1.

Induksi peningkatan kolesterol secara endogen Induksi peningkatan kolesterol secara eksogen dan endogen

2.

Induksi Peningkatan Kolesterol secara Endogen.


Prinsip Metode : Kepada hewan uji hanya diberikan larutan PTU tanpa diet kolesterol tinggi setelah ditentukan kadar kolesterol darah awal. Pemberian dilakukan selama 10 hari Sebagai pengganti diet diberikan makanan standar laboratorium hewan. Setelah diinduksi dilakukan pengambilan darah dan ditentukan kadar kolesterol darahnya. Bahan uji diberikan secara oral selama 10 hari.

Induksi Peningkatan Kolesterol secara Eksogen dan Endogen


Prinsip Metode : Hewan diberi diet dengan kadar kolesterol tinggi dan air minum yang mengandung PTU (propil thio uracil). Hewan diberi bahan uji secara oral selama 2 minggu. Menentukan kadar kolesterol darah.

Induksi Peningkatan Kolesterol secara Eksogen dan Endogen (2)


Dilakukan dengan 2 metode : 1. Metode penurunan kadar kolesterol darah/metode pengobatan Prinsip dan Tujuan : Melihat pengaruh pemberian zat uji terhadap kecepatan penurunan kadar kolesterol di dalam darah, dimana hewan dibuat hiperkolesterolemia terlebih dahulu kemudian baru diberi zat uji. Selama diberi bahan uji induksi secara eksogen dan endogen dihentikan.

Induksi Peningkatan Kolesterol secara Eksogen dan Endogen (3)


2.

Metode penghambatan peningkatan kadar kolesterol darah Tujuan : Melihat pengaruh penghambatan kenaikan kadar kolesterol didalam darah, dimana pemberian obat dilakukan bersamaan dengan induksi secara eksogen dan endogen.

Hewan dan Pengelompokan

Digunakan tikus putih jantan galur wistar, sehat, aktivitas normal, umur 2-3 bulan. Pengelompokan : - Kelompok kontrol + - Kelompok kontrol - Kelompok pembanding - Kelompok uji

@ 5 ekor

Induksi
Pakan standar Tepung jagung 25 kg Tepung terigu 34 kg Tepung kcng hijau 14 kg Tepung ikan 16 kg Lemak 10 kg Vitamin ad 100 kg Pakan Induksi Ati ayam 100 g Minyak barco 50 g Kuning telur itik 150 g Lemak kambing 150 g Pakan standar ad 1 kg

Air Minum Induksi


PTU (propil thio uracil) 0,01 % dalam air matang

Prosedur Metode Penurunan


Minggu I
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Minggu II

Minggu III

Minggu IV

10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

Keterangan :
Induksi kolesterol Pengambilan darah Pada metode penghambatan, induksi diteruskan sampai hari ke-28.

Pengambilan Darah dan Pengukuran Sampel


Dilakukan melalui ekor, pada hari ke-0, 3, 7 dan 14 (perhitungan 0 dimulai setelah 2 minggu induksi). Pengukuran : cara spektrofotometri, max 546 nm, metode kolorimetri secara enzimatik. Parameter yang diukur : kolesterol total, HDL, LDL dan trigliserida Data di evaluasi secara statistik dengan menggunakan uji t.