Anda di halaman 1dari 17

Apa definisi dari Resep?

Bagaimana alur pelayanan Resep? Bagaimana pengelolaan penyimpanan Resep?

Bagaimana cara pemusnahan Resep?

Definisi
Resep adalah permintaan tertulis dari
dokter, dokter gigi, dokter hewan kepada Apoteker Pengelola Apotek untuk menyediakan dan menyerahkan obat bagi penderita sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku (Kepmenkes No.1332 tahun 2002)

Kepmenkes No.280/1981
Resep harus memuat : a. Nama, alamat dan nomor izin praktek dokter, dokter gigi, atau dokter hewan b. Tanggal penulisan resep, nama setiap obat, atau komposisi obat c. Tanda R/ pada bagian kiri setiap penulisan resep d. Tanda tangan atau paraf dokter penulis resep, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

lanjutan
e. Jenis hewan dan nama serta alamat pemiliknya untuk resep dokter hewan f. Tanda seru dan paraf dokter untuk resep yang mengandung obat yang jumlahnya melebihi dosis maksimal

Alur Pelayanan Resep


Pasien membawa resep Resep diterima dan diskrinning Apoteker / AA

Resep diberi nomer dan resep diberi harga

Pasien membayar resep pada kasir, dan pasien diberikan karcis nomer resep

Resep diterima apoteker / AA : 1. Obat dilayani / diracik 2. Diberi etiket 3. Kontrol lagi 4. Obat siap diserahkan

Pasien menerima obat beserta pemberian informasi obat

SK Menkes 1027 tahun 2004, Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek) Pelayanan Kefarmasian (Pharmaceutical care) adalah bentuk pelayanan dan tanggung jawab langsung profesi apoteker dalam pekerjaan kefarmasian untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Kepmenkes No.1027/2004
Skrinning Resep meliputi :
1.

Skinning Administrasi
Nama, SIP dan alamat dokter b. Tanggal penulisan resep c. Tanda tangan / paraf dokter penulis resep d. Nama, alamat, umur, jenis kelamin dan berat badan pasien e. Nama obat, potensi, dosis, jumlah obat yang diminta f. Cara pemakaian yang jelas g. Informasi yang lainnya
a.

2. Skrinning Farmasetik bentuk sediaan, dosis, potensi, stabilitas, inkompatibilitas, cara dan lama pemberian 3.Skrinning Klinis adanya alergi, efek samping, interaksi, kesesuaian (dosis, durasi, jumlah obat dan lain-lain)

Penyiapan
1) Peracikan

kegiatan menyiapkan, menimbang, mencampur, mengemas, dan memberikan etiket pada wadah 2) Etiket
Warna etiket b) Pada etiket, harus mencantumkan:
a)

Nama dan alamat apotek Nama dan nomer SIA Nomer dan tanggal pembuatan Nama pasien Aturan pemakaian Tanda lain yang diperlukan

lanjutan
3) Kemasan obat yang diberikan 4) Penyerahan Obat pemeriksaan akhir sebelum diserahkan 5) Informasi Obat cara pemakaian obat, cara penyimpanan, jangka waktu pengobatan, aktivitas dan makanan serta minuman yang harus dihindari. 6) Konseling 7) Monitoring penggunaan Obat

Salinan Resep
Adalah salinan yang dibuat oleh apotek, yang selain memuat semua keterangan yang terdapat dalam resep asli harus memuat pula:
Nama dan alamat Apotek b. Nama dan nomer SIA c. Tandatangan atau paraf APA d. Tanda det atau detur dan tanda nedet atau ne-detur e. Nomer resep dan tanggal pembuatan
a.

Bagaimana pelayanan salinan resep / copy resep?


Obat Narkotika

Obat Psikotropika
Obat non Narkotika dan

Psikotropika

APOTEK HARAPAN Jl. Jend. A.H.Nasution Kec. Kambu, Kota Kendari Apoteker : Milka Sundung Parlan, S.Si.Apt SIK No.15/DKK/IX/2012/003 Iter :..... COPY RESEP Dokter : ..................................Tgl : ............................ Nama : ...................................No: ............................ Umur : ..........Alamat : ............................................. R/

PCC

Penyimpanan
Penyimpanan resep dilakukan dengan

urutan tanggal dan nomer urut penerimaan resep


Dipisahkan resep narkotika,

psikotropika dan non narkotikapsikotropika


Penyimpanan resep selama 3 tahun

Pemusnahan
Pembuatan berita acara Pemusnahan Resep: Hari dan tanggal pemusnahan resep Tanggal terawal dan terakhir resep Berat resep yang dimusnahkan dalam kilogram Dibuat rangkap 4 dan ditandatangani oleh APA dan seorang petugas apotek Cara Pemusnahan : Dibakar atau dengan cara lain yang memadai