Anda di halaman 1dari 46

Mata Tenang dengan Visus Menurun Mendadak

Pembimbing Dr.Hj.Ratna Mahyudin. Sp.M Presentan M.Fahlevy

Mata Tenang dengan Visus Menurun Mendadak


Neuritis Optik Ablasio retina Obstruksi vena retina sentral Perdarahan badan kaca Ambliopia toksik Histeria Retinopati serosa sentral Amourosis fugaks Koroiditis

Neuritis Optik
Etiologi neuritis disebabkan oleh : Idiopatik
banyak pada perempuan dengan usia 20-40 tahun, bersifat unilateral

Morbili Parotitis Cacar air

Gambaran Klinis
Perjalanan penyakit normal dalam beberapa minggu Terdapat rasa sakit disekitar mata mata digerakkan terasa pegal, nyeri tekan Pupil anisokhor, reflek cahaya menurun Tampak sel2 badan kaca fundus
pada neuritis retro bulbar : normal Neuritis intraocular (paplitis): derajat pembengkakkan disk bervariasi

Neuritis intraocular (papilitis)


Lapang pandang menciut Defek pupil aferen bila mengenai satu mata atau tudak sama berat pada kedua mata

Pada papil terlihat :


Perdarahan Eksudat Perubahan pembuluh darah retina (arteri enciut dengan vena yang melebar Papil edema yang berat dan tidak melebihi 2-3 dioptri Eksudat star figure dari papil hingga macula dan lambat laun papil menjadi pucat

Rekuren dapat terjadi berakhir dengan gangguan fungsi penglihatan yang lebih nyata

Neuritis retrobulbar
Gambaran klinis :
Seperti neuritis optic lainnya tetapi dengan gambaran fundus yang sama sekali normal Rasa sakit bertambah apabila bola mata ditekan dengan disertai dengan sakit kepala Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan lapang pandang (skotoma sentral, para sentral dan cincin) dan turunnya tajam penglihatan.

Penatalaksannan Neuritis optic (will Eye Manual)


Pada keadaan akut :
Visus sama atau lebih baik dari 20/40 (6/12) pengamatan saja Visus sama atau kurang 20/50 (5/12)
Pengamatan Metal prednisone 250 mg IV, sisusul dengan prednisone tablet

Disamping dengan kortikosteroid jug mengobati sumber infeksi dan vasodilantasia serta vitamin

Iskemik Optik Neuropati Akut


Etiologi iskemik optic neuropati optic antara lain Thrombus Emboli Radang pembuluh darah yang menyumbat pembuluh darah papil optic

Penyebab utama di kelompokan kedalam :


Nonarteritik anterior iskemik optic neuropati Arteritik anterior iskemik optic neuropati anterior giant cell arteritis

Gambaran Klinis
Usia lebih 40 tahun Tajam penglihatan turun mendadak skotoma/defek lapang pandang sesuai dengan gambaran serat saraf retina, atau kadangkadang altitudinal Tidak redapat rasa nyeri Tidak progresif Sakit kepala, sakit saat menguyah Polimialgia Demam. akut papil saraf optic yang sembab pada tepinya, pada tahap lanjut papil menjadi pucat dan edema berkurang Kadang-kadang ada perdarahan peripapil tanpa adanya eksudat pada retina

Penatalaksanaan
Obati penyebabhipertensi dan diabetes mellitus alergi steroid Perbaikanberkurangnya edema papil

Ablasi Retina
Pelepasan sensoris retina (sel batang dan kerucut) dari lapisan pigmen retina / RPE.

Etiologi
faktor usia usia pertengahan atau lebih tua) Herediter Diabetes mellitus Inflamasi Tumor Trauma

Dikenal 3 macam bentuk ablasio retina


Ablasio retina regmatogenosa Ablasio retina serosa atau eksudatif Ablasio retina akibat traksi

Ablasio Retina Regmatogenosa


fotopsia (melihat pijaran api) Melihat benda bergerak Kehilangan lapang pandang perifer, Penglihatan sentral yang tidak jelas Metamorfopsia

Pada funduskopi didapatkan kelainan berupa


Pigmen pada badan kaca (tanda Shaffer) Retina terangkat berwarna pucat dengan pembuluh darah diatasnya Robekan retina berwarna merah Retina tampak berwarna susu, berkilauan, dengan lipatan undulasi retina

Ablasio Retina Serosa atau Eksudatif


Berkurangnya lapang pandang Metamorfopsia dapat terjadi. Pada fundus okuli :
gambaran retina yang halus tembus cahaya dan menonjol seperti kubah perdarahan vaskulopati retinal.

Ablasio Retina Akibat Traksi


Penglihatan sentral Kehilangan penglihatan Pada funduskopi permukaanlebih konkaf, halus dan gambaran pita memancar keluar dari korpus vitreus.

DIAGNOSIS
Subjektif Fotopsia melihat tiraibergerak ke satu arahtirai semakin turun dan menutup mata Penglihatan seolah bergelombang/berair Penglihatan pinggir terdapat bayangan hitam.

Objektif dengan oftalmoskop, didapatkan fundus okuli :


Retina berwarna kehijauan dengan lipatan putih, tidak bergelombang, retina yang lepas sedikit berubah warna menjadi abu-abu seperti awan Gambaran koroid kadang masih terlihat (refleks merah) Pembuluh darah berwarna lebih gelap, lebih berkelok-kelok, refleks cahaya (-)

PENATALAKSANAAN
fotokoagulasi laser Cryopexy buckling sclera retinopexy pneumatic tamponade minyak silicon intraocular.

Oklusi Arteri Retina Sentral


Radang arteri Thrombus dan emboli pada arteri Spasme pembuluh darah Giant cell atritis Penyakit kolagen Hiperkoagulasi Sifilis Trauma

Gejala Klinis
Usia lanjut Penglihatan kabur yang hilang timbul (amaurosis fugaks), tanpa rasa nyeri dan gelap menetap Penurunan visus mendadak emboli Penurunan visus yang berulang spasme pembuluh / tromboemboli

Reflek cahaya pupil berkurang dan anisokhor Funduskopi seluruh retina pucat akibat edema dan gangguan distribusi nutrisi pada retina Gambaran sosis pada arteri retina Lama kelamaan retina pucat, keruh keabuabuan Chery red spot appearance pada macula lutea

Tata laksana
Mengurangi TIO dg asetazolamid Vasodilator antikoagulan steroid O2

Kekeruhan dan perdarahan badan kaca


Perdarahan badan kaca spontan disebakan oleh Diabetes mellitus Rupture retina Ablasi badan kaca posterior Oklusi vena retina Pecahnya pembuluh darah neovascular

Gambaran klinis :
Penglihatan menurun tiba-tiba Tanpa rasa sakit Reflek fundus bewarna merah, dan bayangan hitam yang menutup retina Perdarahan badan kaca karena DM tiba-tiba dan bewarna jernih diabsorbsi beberapa bulan, yang merupakan ancaman rekuren.

Penatalaksanaan
Istrirahat dengan kepala sakit lebih tinggi Stop obat-obatan seperti aspirin dan OAINS

Prognosis Peradarahan yang lama (>6 bulan) glaucoma hemolitik

Okulopati Iskemik
Mata sangat nyeri Edema kornea Suar pada cairan mata Pupil dilatasi dan atrofi Rubeosiris katarak hipotonis mikroaneurisma neovaskularisasi

Etiologi
Emboli merupakan penyebab penyebab penyumbatan arteri retina sentral yang paling sering

Tata laksana:
Vasodilator antikoagulan steroid O2

Histeria dan Malingering


pasien berpura-pura sakit mata Keluhan mata kurang melihat sampai kurang melihat ataupun buta sama sekali.

Uji Pemeriksaan
Pada mata yang sakit di letakan lensa mata yang enteng -/+ 0,25 D, sedang mata yang baik di berikan lensa 10 D Uji posisi Schmidt-rimpler Uji prisma,

Retinopati Serosa Sentral


Suatu keadaan lepasnya retina dari lapisan pigmen epitel didaerah macula akibat masuknya cairan melalui membrane bruchdan pigmen epitel yang inkompeten.

Gambaran Klinis
Dapat bersifat residif Laki laki usia 20-50 tahun Perempuan hamil dan usia diatas 60 tahun Visus menurun dengan metamorfopsia Hipermetroia dengan skotoma relative

Uji amster penyimpangan garis lurus disertai skotoma Penurunan kemampuan melihat warna Pada funduskopi retina tampak sangat kecil Pada pemeriksaan angiografi fluoresein terlihat lepasnya retina dari epitel akibat masuknya cairan subretinal

Penatalaksanaan
Kadang-kadang tidak diperlukan foto koagulasi Apabila terdapat gangguan visus akibat gangguan metabolisme macula maka dipertimbangkan fotokoagulasi Biasanya membaik 6-8 minggu dan keluhan akan hilang total pada minggu ke 8

Aumorosis fugaks
Buta sekejap satu mata yang berulang. Rasa gelap muncul 2-5 detik

monocular amaurosis fugaks Hipotensi ortostatik Spame pembuluh darah Aritmia Migren Anemia arteritis koagulopati pada TIA dapat mengenai kedua mata

Gambaran Klinis
funduskopi tanpa kelainan, kadang-kadang terdapat plaque putih/cerahatau embolus arteriol

Penatalaksanaan
pada penyakit karotis aspirin 325 mg hentikan rokok control tekanan darah dan diabetes

Uveitis Posterior
Koroiditisperadangan lapisan koroid bola mata yang dapat dalam bentuk
koroiditis anterior, radang koroid perifer koroiditis areolar (bermula di macula lutea dan menyebar ke perifer) Koroiditis difusa (menyebar di fundus okuli) Koroiditis eksudatif (tampak bercak-bercak eksudat) Koroiditis juksta papil

Penglihatan kabur Floater Jarang merah Fotofobia Kekeruhan badan kaca dan infiltrate dalam retina koroid Edema papil, perdarahan retina, vascular sheathing

Etiologi
Toksoplasmosis Trauma pasca bedah Defisiensi imun