Anda di halaman 1dari 23

BENIGN PROSTAT HIPERPLASIA

DJAMILAH ALIAH 03091001209 Pembimbing Dr. Henry Sitanggang Sp B

BPH

(BENIGN PROSTAT HYPERPLASIA)


Penyebab terbanyak retensi urine pada pria manula Proses mulai usia 40 tahun 50% pada pria usia 60 tahun 80% pada pria usia 80 tahun

JARINGAN PROSTAT
Komponen kelenjar (Epitel) Komponen Fibromuskuler (Stroma) Dibagi menjadi beberapa zona McNeal,1976):

Zona Transisi 2. Zona Sentralis 3. Zona Perifer


1.

BPH dimulai dari Zona Transisi (periuretra)

PENYEBAB (?)
A

Dehidrotestosteron (DHT) merupakan metabolit yang amat penting dalam pertumbuhan sel prostat
Testosteron 5- reduktase DHT (+) Reseptor Androgen (RA)

Sintesa protein Growth Factor

DHT-RA

Stimulasi Pertumbahan sel Prostat

ANDROGEN ESTROGEN IMBALANCE


USIA ANDROGEN ESTROGEN TETAP

PROLIFERASI SEL PROSTAT

SEL MATI (APOPTOSIS)


SEL YANG ADA UMURNYA PANJANG

PROSTAT MEMBESAR

INTERAKSI STROMA - EPITEL


DHT - ESTRADIOL STROMA

SINTESA GROWTH FACTOR

PROLIFERASI STROMA DAN EPITEL

APOPTOSIS BERKURANG

JUMLAH SEL BERTAMBAH

TEORI STEM SEL (SEL PENGGANTI)


Dipengaruhi androgen
Proliferasi

Sel Stroma/epitel

PATOFISIOLOGI
BPH URETRA PARS PROSTATIKA SEMPIT

P. INTRAVESIKAL
VESICA URINARIA: UPPER TRACT: REFLUKS HIDROURETER HIDRONEFROSIS PIO/PYELONEFRITIS GAGAL GINJAL

HIPERTROFI DETRUSOR TRABEKULASI SELULA DIVERTIKEL

OBSTRUKSI AKIBAT BPH


Massa prostat Tonus otot polos pada stroma Kapsul prostat Otot polos Bladder neck

Massa prostat Komponen statis Otot polos Komponen dinamik

KLINIS
LUTS
OBSTRUKSI IRITASI

Hesitansi Pancaran Intermitensi Tidak puas Menetes setelah miksi

Frekuensi Nokturia Urgensi Disuria

DERAJAT OBSTRUKSI
IPSS (International Prostatic Symptom Score) Flow rate (Uroflowmeter)

: 20 25 cc/dt : 25 30 cc/dt BPH : < 10 cc/dt (berat)

Sisa urine Kateterisasi USG/R

DIAGNOSIS

KLINIS:

manula Gangguan miksi Pembesaran prostat Colok dubur USG : transrectal


transabdomen

: Sistografi
IVU

Identifikasi prostat

Trabekulasi Ureter distal seperti mata kail divertikel

DD

: Ca PROSTAT

RT

:dungkul keras USG :massa hypoechoic PSA R : permukaan prostat tidak rata

STATUS PASIEN Anamnesa pribadi nama umur jenis kelamin alamat No RM tgl masuk

:Hasan Basri :74 tahun :laki-laki :TJ.Morawa :120541 :20-10-2011

Anamnesa penyakit KU : Pasien mengeluh tidak bisa buang air kecil. Telaah : hal ini sudah dialami pasien 1 hari ini, tetapi BAK sudah mulai te3rsendat-sendak sejak 3 hari yang lalu.BAB (+),Mual (-),muntah(-),demam(-) RPT : (-) RPO : (-)
Pemeriksaan Fisik Status present: - kesadaran : composmentis - TD : 130/80mmHg - HR : 88x/menit - RR : 20x/menit -T : 37C

- anemia - ikterus - dyspnoe - sianosis - oedem

: (-) : (-) : (-) : (-) : (-)

Status Generalisata Kepala : DBN leher : DBN thoraks : DBN Abdomen : inspeksi simetris, palpasi nyeri tekan perut bag bawah (+), perkusi tympani, auskultasi peristaltik usus (+) normal. Genitalia : TDP Extremitas : DBN

Pemeriksaan penunjang Darah rutin: RBC :. 106/mm3 HCT : L% PLT :.106/mm3 Radiologi USG : hipertropi prostat

Tindakan operatif: open prostatektomy Aktivitas : bed rest Terapi: - IVFD RL 30gtt - inj cefotaxim1gr/12jam - inj Tramadol 1amp/ 8jam Prognosa baik

Diagnosa BPH ditegakkan berdasarkan hasil anamnesa dan pemeriksaan fisik pasien Dari anamnesa pasien mengeluhkan perut bagian bawah sakit dan BAK tidak lancar, mengingat jg umur pasien 70 tahun, dan hasil USG menunjukkan adanya hipertropi prostat. Etiologi BPH dipengaruhi oleh faktor usia dan hormon androgen, karena perubahan mikroskopik pada prostat telah mulai terjadi pada pria usia 30-40tahun. Semakin meningkat usia maka semakin besar persentase kemungkinan terjadinya hipertropi prostat.

Pembahasan Waktu penanganan untuk tiap pasien dengan BPH bervariasi tergantung beratnya gejala dan komplikasi. Indikator absolut untuk terapi bedah yaitu: retensio urin berulang, hematuria, penurunan fungsi ginjal, infeksi saluran kemih berulang, batu saluran kemih

Intervensi bedah yang dapat dilakukan meliputi: transuretral resection of the prostate (TUR P), transurethral insision of the prostate (TUIP), prostatektomi terbuka, prostatektomi dengan laser. Pada pasien ini dilakukan operasi prostatektomy transurethral.