Penanda Serologik Tumor

PENANDA SEROLOGIK TUMOR

dr. Suryanto, Sp.PK

Bagian Patologi Klnik Fakultas kedokteran UMY

Pendahuluan
Beberapa substansi yang diproduksi oleh kanker atau dibentuk oleh jaringan tubuh akibat adanya kanker. Substansi = makromolekul yang terdapat pada permukaan sel ganas yang kemudian dilepaskan ke dalam sirkulasi atau cairan ekstraseluler. Dengan prinsip reaksi imunologik substansi ini dapat dideteksi dan diukur kadarnya.

Prinsip Pemeriksaan : EIA = Enzyme immuno assay ELISA = Enzyme linked immuno sorbent assay RIA = radioimmunoassay Ab coated Ag (sample) Ab berlabel (enzim) Substrat .

. TAA) TAA sudah banyak dikenal dan ditemukan.Media substansi = tumor marker = antigen yang diasosiasikan dengan tumor (tumor associated antigen.k beberapa TAA dapat dijumpai pada penyakit bukan keganasan bahkan ada pada orang normal. TAA jarang menunjukkan spesifisitas untuk tumor tertentu. untuk itu diperlukan nilai rujukan = nilai diskriminasi = decision value. o.

. Dijumpai pada kanker paru. Carcinomaembryonic antigen (CEA) Ditemukan pertama kali oleh Gold pada adenokarsinoma kolon.1. penyakit non neoplasma dan orang normal (perokok berat). .5 ng/ml .Pada keganasan > 10 ng/ml.Pada orang normal kadar CEA < 2. payudara.Penyakit non neoplasma dan perokok berat kadar CEA tidak lebih dari 5 ng/ml. hati. .

5 ng/ml pasca bedah  kekambuhan dalam waktu 18 bulan (80%) Pengukuran CEA pra bedah bermanfaat untuk menentukan stadium. - . .Kadar > 2. sedangkan pengukuran secara serial 7-10 hari pasca bedah dan selanjutnya dengan interval 6-8 minggu untuk menentukan ada tidaknya residif/anak sebar/metastase.Kadar > 20 ng/ml pra bedah  tingkat keganasan tinggi.

Telah terbukti bahwa penyebaran kanker kolorektal ke hati menunjukkan kadar CEA yang sangat tinggi. jumlah dan letak anak sebar: makin banyak dan makin jauh anak sebar  CEA makin tinggi . 2. derajat invasi tumor ke dalam jaringan. kanker deferensiasi baik > deferensiasi buruk. jenis kanker. Beberapa faktor dapat mempengaruhi kadar CEA dalam plasma: 1. makin invasif tumor  CEA makin tinggi 3.

AFP terutama diproduksi oleh yolk sac serta jaringan embrional dan sebagian kecil oleh jaringan saluran cerna. Menurun setelah lahir (<50 ng/ml) . ALFA FETO PROTEIN (AFP) Pada tahun 1967 Abelev menemukan pertama kali pada penderita hepatoma (karsinoma hati primer).2. Pada janin mencapai kadar tertinggi pada umur janin 12-16 minggu.

Pada orang dewasa normal kadar AFP 1030 ng/ml. Pada sirosis hati kadar AFP perlu dipantau terus  stadium pra-karsinoma) Karsinoma hati primer kadar AFP > 2000 ng/ml (diagnostik pasti). . Pada kehamilan meningkat sedikit. Pada radang hati kadar AFP meningkat tidak lebih dari 500 ng/ml dan cepat menurun bila penyembuhan.

.Di bidang Ginokologi : pengukuran AFP bermanfaat untuk menentukan adanya malformasi pada janin : spinabifida atau anensefali. Kadar AFP pada kehamilan kembar >> dibandingkan kehamilan tunggal. (penetapan AFP dalam serum ibu dan cairan amnion).

Pengukuran HCG di urin dipakai sebagai indikator kehamilan. tumor testikuler dan beberapa jenis tumor lain yang tidak berasal dari trofoblast. Kadar beta-HCG yang sangat tinggi perlu dicurigai adanya mola hidatidosa dan koriokarsinoma. memperkirakan abortus. Pengukuran beta-HCG pasca evakuasi mola secara periodik diperlukan untuk memantau kemungkinan terjadinya koriokarsinoma pasca mola. Wanita sehat (tidak hamil) < 4 mlU/ml . Selain itu diperlukan juga diagnosis kehamilan diluar kandungan.3. HUMAN CHORIONIC GONADOTROPIN (HCG) Dikenal sebagai suatu hormon yang diproduksi oleh jaringan trofoblast. tumor trofoblastik.

000 mIU/ml Konsentrasi puncak pada akhir 3 bulan masa kehamilan kemudia konsentrasi akan menurun. .Konsentrasi HCG dalam serum wanita hamil: 1 mgg setelah pembuahan 10 mlU/ml 2 mgg setelah pembuahan 10-100 mlU/ml 3 mgg setelah pembuahan 100-1000 mIU/ml 4 mgg setelah pembuahan 1000-100.

.4. Kadar > 20 ng/ml dipastikan adanya kanker prostat. Prostat dan cairan semen mengandung banyak PSA Nilai rujukan normal < 4 ng/ml Kadar > 8 ng/ml kemungkinan adanya kanker prostat. PROSTATE SPECIFIC ANTIGEN (PSA) PSA adalah glikoprotein yang hanya terdapat pada sel epitel saluran kelenjar prostat dan tidak terdapat dalam jaringan atau sel lain.

Nilai rujukan normal < 37 U/ml .5. dan 29-70% kanker kolorektal. Cancer Antigen / CA / Ca 19-9 CA 19-9 sebagai karbohidrat yang terdapat pada enzim pankreas yang menyerupai musin. Kadar CA 19-9 meningkat terutama pada kanker pankreas. 62-80% kanker lambung. Spesifisitas 80-90% hasil positip kanker pankreas dan kanker saluran empedu .

. Nilai rujukan normal < 35 U/ml Kadar CA 125 antara 35-65 U/ml kemungkinan kanker ovarium (83%) Kadar CA 125 > 65 U/ml dipastikan kistadenoma ovarii serosa dan undifferentiated carcinoma ovarium.125 CA-125 adalah antigen yang dihubungkan dengan kanker ovarium dan dapat dideteksi dengan antibodi monoklonal OC 125. Kadar CA 125 pasca reseksi > 35 U/ml meramalkan terjadinya residif. Cancer Antigen CA .6.

.7. Cancer Antigen CA 15-3 Untuk mendeteksi penderita Ca Mammae Nilai rujukan normal < 22 U/ml Kadar CA 15-3 meningkat pada Ca mammae dan terutama digunakan untuk memonitor terapi Ca Mammae. selain itu juga untuk menentukan prognosis maupun metastase.

. Nilai rujukan normal < 11 U/ml Kanker Payudara pada wanita reproduktif > 11 U/ml Kanker payudara pada wanita menopouse > 15 U/ml.8. Kadar MCA tergantung dari masa tumor dan jumlah anak sebar. MCA (MUCIN LIKE CARCINOMA ASSOCIATED ANTIGEN) Antigen ini terdapat dalam serum penderita kanker payudara jenis epitelial dengan kadar yang sangat tinggi.

Kadar MCA menunjukkan korelasi yang baik dengan invasi tumor ke jaringan limfe. Pengukuran MCA secara tunggal dapat dipakai untuk menentukan stadium terapi. makin banyak kelenjar limfe terkena makin tinggi kadar MCA. . tetapi tidak dapat dipakai untuk uji saring kanker payudara pada orang sehat.

. COLON ALBUMIN Untuk mendeteksi secara dini kanker kolorektel Prinsip : tes secara imuno-kimiawi menggunakan antibodi monoklonal terhadap albumin serum manusia. sensitivitas dan spesifisitas lebih tinggi dibandingkan dengan metode “guaiak” Hasil secara kualitatif (positip/negatip) Sebaiknya dilakukan setiap tahun untuk umur diatas 40 tahun.9.

1 Cyfra 21. CYFRA 21.10. .1 merupakan sub tipe sitokeratin yang diekspresikan dalam cairan tubuh dari kanker paru (epitel) Cyfra 21.1 merupakan pan-marker bagi kanker paru lebih baik dari CEA.

referensi Siti Boedina Kresna. Imunologi : Diagnosis dan Prosedur Laboratorium edisi ketiga. Clinical Chemistry laboratory management and clinical correlation. Philadelphia 2002 ( 865-874) . Penerbit FK UI. Lippincott williams & Wilkin. Jakarta 1996 Kent Lewandrowski.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful