Anda di halaman 1dari 39

Immediate Denture dan Overdenture

Pembimbing: Lisda Damayanti, drg.,Sp.,Prostho (K) Diterjemahkan oleh: Widi Maretha 160110070084 Astia Dwiputri 160110070085 Ayu Puspita 160110070086 Swastika Wahyu 160110070087

Immediate Denture
GTL atau GTS lepasan yang dibuat untuk digunakan segera setelah ekstraksi gigi

Immediate Denture

Interim (sementara)

Konvensional

1. Interim Immediate Denture


protesa gigi yang akan digunakan untuk jangka waktu yang singkat untuk alasan estetika, pengunyahan (mastikasi), dukungan oklusal, atau kenyamanan dan untuk kondisi pasien yang gigi aslinya sudah hilang sampai gigi tiruan permanen digunakan

Keuntungan
Bentuk dan tinggi linggir terjaga Secara psikologi bermanfaat untuk pasien sebagai pengganti gigi tiruan sementara ketika gigi tiruan permanen sedang dibuat atau mengalami perbaikan atau di rebasing mudah mendapatkan dimensi vertical dan relasi rahang pasien membantu untuk merehabilitasi sendi temporomandibular dan otototot mulut. -> atrofi kehilangan gigi terlalu lama

Prosedur Pembuatan
Membuat cetakan alginat dan model diduplikasikan

Duplikasi model untuk membuat gigi tiruan Master model dan duplikasi model
Master model untuk membuat base
plate, oklusal rim, dan mencatat relasi rahang dan susunan gigi

Duplikasi model struktur anatomi dalam gips batu kecuali gigi yang akan dicabut, yang telah berisi lilin.

Prosedur Pembuatan
Master model langsung dituangkan gips batu tanpa harus memasukkan lilin

Base plate diadaptasikan dan oklusal rim master model

Prosedur Pembuatan
Relasi rahang dicatat

try-in

gigi tiruan dipasangkan pada master model

Proses Pembuatan
Pola lilin di pendam dan pembuangan lilin

Akrilik self-cure model gigi yang akan diekstraksi dan yang sudah diekstraksi di dalam flask menggunakan metode sprinkle-on

Heat-cure gigi tiruan basis resin memenuhi model yang tersisa dan dipolimerisasi

Prosedur Pembuatan
Ekstraksi gigi

Insersi Gigi Tiruan

Kontrol

Immediate Denture Konvensional


merupakan sebuah Immediate Denture, yang kemudian dapat dimodifikasi sebagai protesa yang permanen

Immediate Denture Konvensional


terdiri dari ekstraksi gigi posterior diikuti oleh ekstraksi gigi anterior linggir pada regio posterior diperhitungkan sembuh sebelum ekstraksi gigi anterior

insersi gigi tiruan dilakukan langsung setelah ekstraksi gigi anterior

Immediate Denture Konvensional


untuk pasien dengan gigi yang rapuh karena kelainan periodontalnya untuk orang yang aktif secara sosial yang sangat sadar diri akan penampilannya

Indikasi

Immediate Denture Konvensional


keuntungan psikologi pada pasien muscle tone dan dimensi vertikal dipertahankan nyeri pasca pencabutan berkurang mencegah pendarahan dan infeksi pasca pencabutan pemilihan dan penyusunan ukuran dan bentuk gigi lebih mudah kemudahan kepada pasien untuk beradaptasi pada protesa permanennya

Keuntungan

Immediate Denture Konvensional


membutuhkan waktu yang lebih lama pada kunjungan lebih mahal prosedur try-in tidak dapat dilakukan pasien akan sulit bicara dan mengunyah untuk sementara

Kerugian

Immediate Denture Konvensional


Prosedur Perawatan 1. gigi posterior diekstraksi 2. pencetakan gigi model diagnosa 3. dua lapisan lilin digunakan untuk menutupi undercut dari area tidak bergigi dari model 4. batas cetakan dipotong 1 mm dibawah sulkus untuk border moulding

Immediate Denture Konvensional


5. border moulding diselesaikan dengan menggunakan greenstick compound 6. ruang kosong dihilangkan dan perforasi dibuat pada badan cetakan 7. oklusal rim dibuat pada dasar gigi tiruan yang menutupi area endentoulus 8. penyesuaian gigi posterior selesai dilakukan 9. gigi anterior pada model utama dipotong hingga margin servikal dan dihaluskan

Immediate Denture Konvensional


10. gigi artifisial disusun pada area gigi yang akan diekstraksi 11. gigi tiruan dibuat dengan proses pemendaman, pembuangan lilin, pengemasan dan penyelesaian 12. sebelum insersi, sisa gigi anterior diekstraksi 13. gigi tiruan ditempatkan pada mulut pasien

Immediate Denture Konvensional


Intruksi Pasien pasien disarankan untuk selalu memakai gigi tiruan selama 48 jam kedepan disarankan diet lunak kompres dingin digunakan untuk mengurangi nyeri dan bengkak postekstraksi kontrol ke dokter gigi

TOOTH-SUPPORTED OVERDENTURE

DEFINISI Sebuah prostesis gigi berfungsi menggantikan gigi hilang pada rahang atas dan/atau rahang bawah dimana menerima dukungan parsial serta stabilitas dari satu atau beberapa gigi asli yang telah termodifikasi.

NAMA LAIN Hybrid dentures atau Tooth-supported complete denture

INDIKASI

Untuk dukungan yang lebih baik

Gigi tiruan untuk penderita dengan trauma maksilofasial

Pasien Pasien dengan Kasus celah dengan gigi ukuran dan posisi langit-langit yg sudah rusak rahang yang abnormal

GRUP 1

Pasien dengan gigi tersisa yang masih mungkin dirawat baik saluran akar maupun periodontal.

GRUP 2

Pasien dengan gigi yang sudah sangat parah. Ekstraksi selektif harus dilakukan setelah pemeriksaan menyeluruh dari intraoral pasien.

Pertimbangan Umum Selama Diagnosis dan Perencanaan Perawatan Overdenture

Pemeliharaan kesehatan periodontal Adaptasi dan memperluas landasan dukungan gigi tiruan

Pengurangan rasio mahkota-akar

Keberhasilan terapi endodontik

Desain gigi tiruan

Mudah digunakan

KEUNTUNGAN dari Overdenture

Mempertahankan integritas residual ridge Efek psikologis pada pasien seperti ekstraksi dapat dihindari

Meningkatkan retensi dan stabilitas gigi tiruan

Meningkatkan kekuatan gigitan pada gigi tiruan Jika kegagalan gigi penyangga dapat diekstraksi dan overdenture direlined

Hampir dapat digunakan secara universal

KERUGIAN dari Overdenture


Melakukan konsultasi gizi, mengukur kebersihan mulut ,dan aplikasi fluoride harus dilakukan secara berkala Review berkala diperlukan untuk memverifikasi kesehatan jaringan pendukung dari penyangga overdenture Tinggi insidensi karies dan penyakit periodontal di sekitar gigi penyangga gigi tiruan

Lebih mahal dari gigi tiruan konvensional

PEMILIHAN pasien Overdenture


Kemungkinan gigi tiruan sebagian tetap atau removable

Kondisi gigi penyangga

Umur pasien

Pemilihan Gigi Penyangga


mempertahankan gigi yang masih ideal

mengekstraksi gigi yang perlu

Faktor-faktor : mengurangi biaya pembuatan protesa


Status periodontal Lokasi penyangga Status endodontik dan prostodontik

Status Periodontal
Pasien dengan periodontalcompromised
resorbsi horizontal prognosis lebih baik dari pada resorbsi vertikal

Apabila terdapat rasio mahkota-akar harus baik mobiliti


Keadaan sekitar attached gingiva yang baik,
merupakan hal yang dibutuhkan untuk penyangga overdenture

Lokasi Penyangga

Gigi kaninus dan premolar gigi yang paling sering dipilih

Gigi anterior jarang dipilih mengalami resorbsi tulang alveolar

Gigi insisif RA dapat digunakan lengkung gigi mandibular intak

Minimal satu gigi harus dipertahankan pada satu kuadran

Jumlah dan lokasi gigi penyangga dan keadaan gigi yang berlawanan evaluasi selama rencana perawatan

Status endodontik dan prostodontik

gigi kaninus dan premolar lebih sering dijadikan sandaran overdenture lebih mudah dipreparasi dan lebih ekonomis

ketika pulpa mengalami resesi atau kalsifikasi, hindari perawatan endodontik

Prinsip-prinsip dasar yang harus diikuti


Gigi penyangga harus didukung jaringan periodontal yang sehat Pengurangan daerah koronal rasio mahkota dan akar yang lebih baik

Preparasi yang mudah dapat dilakukan satu kali kunjungan teutama pada pasien usia lanjut dan dengan medicalcompromised

Prinsip-prinsip dasar yang harus diikuti


Perawatan disertai aplikasi floride gel dan OHI Gold coping atau crown dan sleeve coping retainer dapat dilakukan untuk gigi penyangga dengan kerusakan besar

Attachment tipe resilien maupun non-resilien dapat ditambahkan pada cast copping sebagai retensi tambahan mahal

Status oral hygiene


Pasien harus diberi motivasi agar selalu meningkatkan oral hygiene-nya Kontrol rutin harus dilakukan untuk memantau oral hygiene

Pasien disarankan menggunakan aplikasi fluoride gel secara rutin

Tipe-tipe overdenture

Tooth supported conventional complete overdenture

Tooth supported immediate insertion complete overdenture

Prosedur klinis untuk tooth supported conventional complete overdenture


Ekstraksi gigi dengan prognosis yang buruk Perawatan jaringan periodontal Perawatan endodontik Pengurangan mahkota pada gigi penyangga Aplikasi fluoride pada gigi yang dipreparasi Penggunaan coping apabila perlu Pada permukaan fisiologis denture adjoin pada margin gingiva dikurangi lining dengan resilient liner untuk menutup daerah kosong antara gingiva dan denture

Prosedur klinis untuk tooth supported immidiate insertion complete overdenture


Prosedur ini sama dengan conventional complete overdenture, kecuali hal-hal berikut: Mahkota gigi yang digunakan sebagai penyangga dikurangi untuk mendapatkan bentuk model kerja Gigi yang akan diekstraksi dikurangi hingga margin gingiva Perawatan endodontik dilakukan beberapa hari sebelum dilakukan insersi Pengurangan mahkota pada gigi penyangga telah diselesaikan selama dilakukan insersi Gigi diekstraksi dengan trauma yg minimal dan kemudian immediate overdenture diinsersi.

TERIMA KASIH