Anda di halaman 1dari 44

Titi, anak perempuan usia 6 tahun dianytar ibunya ke RS dengan keluhan batuk berlendir dan sesak napas sejak

3 hari yang lalu. Sesak dirasakan sangat mengganggu. Keluhan lain : demam dan keluar cairan dari hidung berwarna kuning kental. Riwayat penyakit, sejak kecil anaknya sering mengalami keluhan batuk pilek. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suara napas tambahan wheezing

Anak perempuan 6 tahun Batuk berlendir dan Sesak napas sejak 3 hari yang lalu Demam Cairan hidung berwarna kuning kental Ketika kecil sering batuk pilek wheezing

Apa saja penyakit pada sistem respirasi yang terkait dengan scenario Jelaskan etiologi dari penyakit system respirasi dengan gejala batuk Jelaskan mekanisme batuk, pilek Jelaskan hubungan tekanan darah, suhu tubuh dan lingkungan pasien terhadap gejala pada skenario Jelaskan patomekanisme saat terjadi batuk Bagaimana penatalaksanaan pada skenario Bagaimana cara mendiagnosis penyakit pada skenario Bagaimana pencegahan yang dapat dilakukan pada skenario Bagaimana cara penularan penyakit pada skenario Apa penyakit yang paling sering diderita dengan gejala batuk

Sesak napas

Batuk

Demam

Anak perempuan 6 th

Wheezing

Pilek

RPD

Penyakit IRA bawah yang ditandai dengan adanya inflamasi pada bronkiolus

Infeksi

Inflamasi

Resistensi

Kerja Napas , Compliance

Hipoksia

Pertukaran Gas

Bayi Laki-laki Kurang mendapatkan ASI Hidup di lingkungan padat penduduk Musim dingin

Pilek Batuk dengan sesak napas Demam Muntah setelah batuk Rewel Anoreksia

Takipnea Takikardi Suhu > 38,50C Konjungtivitis Faringitis Ekspirasi memanjang hingga wheezing Napas cuping hidung dan retraksi Ronki Sianosis

Analisis gas darah Foto toraks : hiperinflasi dan infiltrat Diagfragma datar Kultur virus Polymerase chain reaction Rapid antigen detection test

Bronkodilator Kortikosteroid Ribavirin

Keadaan kronik yang ditandai oleh bronkospasme rekuren akibat penyempitan lumen saluran pernapasan sebagai respons terhadap suatu stimuli yang tidak menyebabkan penyempitan serupa pada kebanyakan orang.

Obstruksi saluran respiratori Hiperaktivitas saluran respiratori Otot polos saluran respiratori Hipersekresi mukus Keterbatasan aliran udara irreversibel Eksaserbasi Asma nokturnal Abnormalitas gas darah

Musim Ada riwayat atopi pada keluarga Emosi Alergen Aroma tajam Bronkitis / Pneumoniae berulang Anak dan dewasa muda

Sesak napas episodik Dada terasa berat Batuk Pilek Mengi

Takipnea Retraksi otot bantu napas Napas cuping hidung Mengi Sianosis Kesulitan berbicara Takikardi Hipersonor

Darah rutin Sputum Serum Uji kulit Radiologi Faal paru Uji bronkodilator Hiperreaktivitas saluran napas

Intermiten Persisten ringan Persisten sedang Persisten berat

Beta adrenergik kerja pendek Beta 2 agonis selektif Teofilin kerja cepat Ipratropium bromida Kortikosteroid Terapi oksigen dan cairan

Edukasi pasien dan keluarga tentang asma Menghindari faktor pencetus Pengobatan yang optimal Kontrol pengobatan berkala Meningkatkan kebugaran fisik

inflamasi pada membran mukosa hidung yang disebabkan oleh adanya alergen yang terhirup yang dapat memicu respon hipersensitivitas

Anak-anak Laki-laki Musim dingin Perokok Riwayat alergi

Hidung tersumbat Adanya sekret Batuk Bersin Nyeri tenggorok Iritasi faring

Demam Warna sekret hidung Nyeri pada wajah Tanda-tanda gangguan pernapasan

Kultur virus Deteksi antigen Polymerase chain reaction

Non-medikamentosa
Elevasi kepala saat tidur Terapi suportif cairan

Medikamentosa
Antihistamin dan Antitusif Dekongestan Zinc Echinacea Vit C Antibiotik dan Antivirus

Remaja Tidak ada perbedaan pada Jenis kelamin dan suku Perokok Riwayat alergi

Rinore, hidung tersumbat Kongesti hidung Batuk Demam Sesak Sakit kepala, iritabilitas

Demam Warna sekret hidung Nyeri pada wajah Ronki, mengi

Pemeriksaan radiologis
CT scan USG

Pemeriksaan mikrobiologi Pemeriksaan Transumulasi Rinoskopi Sinuskopi

Medikamentosa
Antibiotik Steroid Dekongestan Mukolitik Antihistamin

Tindakan bedah
Adenoidektomi Fungsional endoskopi

Terapi suportif
Diet makanan berat

Akitivitas
Rawat inap Rawat jalan Edukasi pasien Rujukan

Berdasarkan informasi yang ada di skenario, hipotesis sementara yang kami dapatkan yaitu bronkiolitis, asma, rinitis, dan rinosinusitis. Kami belum bisa menentukan diagnosa kerjanya karena belum ada hasil dari pemeriksaan penunjang yang mendukung hipotesis kami. Gejala seperti batuk, sesak dan demam hampir semua penyakit respirasi menunjukkan gejala tersebut.

Alwi Idrus. 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III edisi V. Jakarta : Interna Publishing Braunwald, Eugene. Hipoksia dan Sianosis. Asdie, Ahmad H. Harrison Prinsip-Prinsip Ilmu Penyakit Dalam ed.13 vol. 1. Penerbit Buku Kedokteran.EGC.Jakarta. 1999 Djojodibroto, Darmanto. 2009. Respirologi. Jakarta. Buku Kedokteran EGC Dr. Halim Danusantoso, Sp.P.,FCCP. Buku Saku Ilmu Penyakit Paru. Jakarta : Penerbit Hipokrates.1999. Guyton & Hall. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, 11th ed. EGC : Jakarta Ilmu Penyakit Dalam Jilid 2 Edisi IV. Departemem Ilmu Penyakit Dalam. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Setiyohadi, Bambang, dkk. 2009. Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta. InternaPublishing Sherwood, Lauralee. 2001. Fisiologi Kedokteran : Dari Sel ke Sistem, 2nd ed. EGC : Jakarta.

Bagian Pulmonologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Unit Paru RS Persahabatan, Jakarta. Kamus Kedokteran Dorland Edisi 25. Jakarta:EGC. http://www.kalbe.co.id Medicastore.com http://pencegahanavianinfluenzaai.blogspot.com/ http://www.denpasarkota.go.id/main.php?act=i_opi&xid=56 (Departemen Komunikasi Dan Informatika RI) http://www.kompas.com/kesehatan/news/0507/25/102626.h tm Bletin Jendela Epidemiologi, Volume 3 http://www.news-medical.net http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._BIOLOGI/1968 05091994031KUSNADI/BUKU_COMMON_TEXT_MIKROBIOLOGI,_Kusnadi,dkk /MIKRO.9.pdf