Anda di halaman 1dari 22

Operasi Teknik Kimia 3

(Kode MKA)
SEPARASI MEKANIK
Ir.Gogot Haryono M.T

Nama Program Studi - UPNYK

1.1. Deskripsi

Pendahuluan
Bab ini membahas tentang penanganan bahan padat untuk mendapatkan ukuran yang diinginkan yang terdiri dari :
1. 2.

Jenis-jenis mesin pengayak, Cara kerja mesin pengayak dan hasil-hasil bahan yang terpisah serta contoh perhitungan pada proses pengayakan.
Nama Program Studi - UPNYK 2

1.2. Manfaat/ Relevansi


Setiap bahan mempunyai sifat yang berbeda-beda. Untuk mendapatkan ukuran yang diinginkan diperlukan alat yang sesuai dengan karakteristik bahan. Pengayakan adalah salah satu cara untuk memisahan bahan berdasarkan ukuran, pemilihan alat pengayak didasarkan atas kualitas dan kuantitas bahan yang dipisahkan.
Nama Program Studi - UPNYK 3

1.3. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)


Setelah mempelajari bab ini mahasiswa diharapkan mengerti : Jenis-jenis mesin pengayak dan cara operasional mesin pengayak. Mampu menganalisis ukuran hasil bahan ayak, menghitung efektifitas mesin ayak dan energi yang diperlukan untuk mesin pengayakan dalam proses industri kimia.
Nama Program Studi - UPNYK 4

2.1 Pendahuluan

Pada pertemuan ini hanya akan dibahas tentang jenis mesin pengayak. Kebanyakan pemisahan suatu bahan dilakukan dengan menggunakan gaya gravitasi, tetapi dalam rancangan tertentu dapat dilakukan gaya pendorongan dan gaya sentrifugal. Pertikel besar akan dengan mudah jatuh dalam bukaan besar, sedang partikel halus dipisahkan dengan berbagai cara antara lain dikocok, diguncang, diayun dan digetar. Tenaga mekanik yang digunakan bisa menggunakan tenaga listrik.
Nama Program Studi - UPNYK 5

2.2 Tabel analisis standar ayak.

PRODI TEKNIK KIMIA

2.3 Peralatan ayak

Pada kebanyakan ayak partikel masuk lubang ayak dengan jalan didorong dengan sikat dan jatuh menggunakan gaya gravitasi. Jatuhnya partikel disebabkan beberapa hal antara lain dengan diberikan goyangan pada ayak, girasi (diayun melingkar) atau dengan digetarkan (vibrasi) secara mekanik Beberapa prinsip gerakan alat pemisah dapat ditunjukkan seperti terlihat pada gambar berikut :
Nama Program Studi - UPNYK 7

Gerakan Alat

(a). Girasi dalam bidang horizontal, (b). Girasi dalam

bidang vertikal, (c).girasi pada satu ujung berayun pada ujung yang lain, (d).berayun, (e). Vibrasi mekanik (f).vibrasi mekanik Nama Program Studi - UPNYK 8

2.3.1 Jenis Ayakan Stasioner


a.Grizzlies (grizzly) Ayak jenis ini adalah suatu kisi yang terbuat dari batangan logam sejajar yang dipasang pada rangka stasioner dengan kemiringan tertentu. Umpan yang dimasukkan kedalam ayakan ini didapat dari alat pemecah primer. Penampang batangan bagian atas dibuat agak lebar sedang dibagian bawah agak sempit dan dibuat dengan jarak antara 2 s/d 8 in. Jenis ayak ini juga dapat dibuat dengan jalan menganyam logam yang dipasang miring stasioner, memisahkan partikel dengan ukuran sampai 4 in. Ayakan ini hanya efektif untuk zat padat yang mengalir bebas dan tidak banyak partikel halus.
Nama Program Studi - UPNYK 9

b. Trommels

Ayak jenis ini berbentuk silinder terbuat dari baja yang dilubang-lubang dengan diameter lubang dibuat sedemikian rupa dimulai dari lubang yang kecil sampai lubang yang besar. Cara kerja alat adalah dengan jalan silinder diputar menggunakan mesin penggerak dengan posisi silinder agak dimiringkan. Umpan dimasukkan kedalam silinder melalui ujung bagian atas silinder yang mempunyai lubang kecil, kemudian bahan diputar sambil di ayak melalui beberapa tahapan (zona ayak) dan berakhir di ujung silinder serta jatuh kebawah.
Nama Program Studi - UPNYK 10

b. Trommels

Hasil ayakan akan mempunyai ukuran yang bervariasi sesuai dengan zone-zone ayakan dengan ukuran lubang yang berbeda seperti terlihat pada gambar berikut :

Nama Program Studi - UPNYK

11

Ayakan girasi (gyrating flat screen)

Ayak jenis ini adalah ayak terdiri dari beberapa tingkat ayak, satu diatas yang lain dalam satu ruang berbentuk kotak. Ayak yang paling kasar ditempatkan dibagian paling atas, sedang yang paling halus ditempatkan dibagian paling bawah dengan dilengkapi talang-talang pengeluaran untuk masing-masing tingkat. Posisi ayak dibuat miring dengan sudut 16 sampai 30o terhadap horisontal, sedang goyangan ayak (girasi) dibuat dengan memasang poros eksentrik yang diletakkan dibagian bawah ayakan.
Nama Program Studi - UPNYK 12

Ayakan Girasi Bidang Horisontal

Laju girasi antara 600 sampai 1.800 put/min, dengan tenaga yang dibutuhkan 1 sampai 3 hp, adapun gambar alatnya seperti terlihat sebagai berikut :

Gambar : Ayakan Girasi Bidang Horisontal


Nama Program Studi - UPNYK 13

Ayakan Girasi Bidang Horisontal

Jenis alat yang sama dapat terlihat pada gambar berikut dengan prinsip kerja yang sedikit berbeda. Adapun cara kerjanya adalah sebagai berikut : Ayak segi empat yang dipasang miring digoyang pada ujung pengumpan, sedang ujung pengeluarannya bergerak bolak-balik tetapi tidak girasi. Pergerakan alat ini menyebabkan partikel halus bergerak kebawah permukaan dan didorong oleh partikel-partikel besar. Kombinasi alat dapat dilakukan dengan jalan meberi bola-bola yang diperuntukkan memukul permukaan ayak sehingga partikel yang tertahan bisa cepat lolos dari atas ayak.
Nama Program Studi - UPNYK 14

Ayakan Girasi Ujung Berayun


Kelemahan jenis ayak ini adalah untuk partikel-partikel panjang, serpihan, lengket dan lunak agak sukar untuk dipisahkan.

Gambar : Ayakan Girasi Nama Program Studi - UPNYKUjung Berayun

15

Ayak Vibrasi (vibrating screen)

Ayak jenis ini adalah jenis ayak yang dilengkapi dengan alat penggetar dengan getaran yang mempunyai amplitudo kecil. Getaran alat ini dapat dibuat secara mekanik atau listrik, dengan dihubungkan/transmisikan dari eksentrik ke rumahan ayak. Biasanya ayak vibrasi menggunakan tidak lebih dari tiga ayak dengan getaran antara 1800 sampai 3600 vibrasi per menit, tenaga antara 1/3 sampai 4 hp.

Nama Program Studi - UPNYK

16

Gambar alat seperti terlihat pada gambar berikut :

Gambar : Ayak Vibrasi (vibrating screen)


Nama Program Studi - UPNYK 17

e. Penapis Sentrifugal

Ayak jenis ini adalah merupakan ayat penyaring yang bekerja secara sentrigugal. Ayak yang berupa silinder ayaman logam atau plastik dilengkapi oleh dayung yang berada diporos berfungsi melemparkan bahan ke ayak yang dipasang stasioner. Hasil ayakan yang halus akan keluar dari ayak yang setasioner, sedang hasil kasarnya akan terdorong keluas oleh dayung yang dibagian awalnya berupa scruw yang berfungsi sebagai pengumpan. Untuk mencegah adanya penyumbatan alat ini biasa dilengkapi oleh fan yang berfungsi menyedot hasil halusannya.
Nama Program Studi - UPNYK 18

Penapis Sentrifugal

Gambar : Penapis Sentrifugal


Nama Program Studi - UPNYK 19

Contoh soal size reduction

Suatu mesin ball mill beroperasi dalam closed circuit dilengkapi sebuah screen 100 mesh memberikan analisis screen seperti terlihat dibawah. Ratio yang tertahan (Oversize) dengan yang lolos ( undersize) adalah 1,0705. Kapasitas operasi ball mill dalam satu hari 200 ton galena. Tenaga yang dibutuhkan untuk mengoperasionalkan ball mill tanpa beban adalah 15 hp, sedang bila digunakan untuk memecah galena 200 ton/hari tenaga yang dibutuhkan 20 hp.
Nama Program Studi - UPNYK 20

Pertanyaan :

a). Effectiveness crushing dengan dasar drop weight crushing b). Overall energy efficiency

Nama Program Studi - UPNYK

21

Referensi
Berisi sumber bahan Buku Teks Buku Acuan/Referensi

Nama Program Studi - UPNYK

22

Anda mungkin juga menyukai