Anda di halaman 1dari 32

Paralel Prosesor

Dimas Seto Irawan


2 EA - D4
7107040014
PENS - ITS
Definisi Paralel Prosesor
 Paralel prosesor adalah suatu prosesor
dimana pelaksanaan instruksinya secara
bersamaan waktunya.
 Sehingga menyebabkan pelaksanaan suatu
kejadian:
1. dalam interval waktu yang sama
2. dalam dalam waktu yang bersamaan
3. dalam waktu yang saling tumpang tindih
Teknik Pemrosesan Paralel
 Pada prosesor paralel memiliki beberapa teknik
pemrosesan:
1. Pipelining
2. Unit-unit fungsional berganda
3. Tumpang tindih antara operasi CPU
dan I/O
4. Interleaving memori
5. Multiprograming
6. Multiprosesing
Klasifikasi Perancangan Prosesor
Paralel
Prosesor Paralel

Flynn Shore Feng


- SISD - Mesin I - WSBS
- SIMD - Mesin II - WSBP
- MISD - Mesin III - WPBS
- MIMD - Mesin IV - WPBP
- Mesin V
- Mesin VI
Klasifikasi Flynn
 Diperkenalkan oleh Michael J.Flynn (1966),
skema ini merupakan suatu aliran sebagai
suatu rangkaian item-item, baik berupa
instruksi maupun data yang dijalankan oleh
prosesor.
 Di klasifikasikan :
- SISD
- SIMD
- MISD
- MIMD
SISD
SISD
 Merupakan komputer serial konvensional
yang memiliki instruksi-instruksi yang mana
di jalankan satu per satu
 Sebuah instruksi tunggal berhubungan
dengan paling banyak satu operasi data
serta juga dapat di pipeline-kan ke
beberapa saluran tambahan.
 Instruksi sekuensial
SIMD
SIMD
 Merupakan suatu instruksi tunggal mungkin
mengawali sejumlah besar operasi
 Dilaksanakan satu per satuan waktu namun
bekerja pada beberapa aliran data
sekaligus
 Juga bisa untuk pipelining dalam
mempercepat pemrosesan
MISD
MISD
 Melaksanakan beberapa operasi instruksi
secara bersamaan pada sebuah item data
tunggal

 Belum dapat diimplementasikan dengan baik


MIMD
MIMD
 Eksekusi lebih dari satu instruksi pada saat
yang bersamaan yang dimana setiap
instruksi beroperasi pada beberapa aliran
data.

 Yang termasuk MIMD


1. Multikomputer (Loosely Coupled)
2. Multiprosesor (Tightly Coupled)
MULTIPROSESOR
 Sebuah sistem komputer paralel yang didasrkan pada
pemakaian memori tunggal secara bersama-sama
 Model multiprosesor berkembang menjadi software :
 Menggunakan bersama sebuah ruang alamat virtual tunggal
yang dipetakan pada memori bersama
 Untuk membaca atau menulis sebuah word memori dengan
menjalankan instruksi LOAD dan STORE
 Multiprosesor sulit untuk dikembangkan tapi mudah
diprogram
 Contoh : Sun Enterprise 10000, Sequent NUMA-Q, SGI
Origin 2000 dan HP/ Convex Exemplar
MULTIKOMPUTER
 Sebuah sistem komputer paralel dimana setiap CPU memiliki
memorinya sendiri dan independen
 Disebut juga dengan Sistem Memori Terdistribusi
 Setiap CPU memori lokal sendiri yang bisa diakses dengan
hanya menjalankan instruksi LOAD dan STORE, tetapi tidak
bisa diakses oleh CPU lain
 Multikomputer memiliki satu ruang alamat fisik per CPU
 Multikomputer mudah untuk dikembangkan tapi sulit
diprogram
 Contoh : SP2 IBM, Option Red Intel/ Sandina dan COW
Wisconsin
KOMBINASI MULTIPROSESOR
DENGAN MULTIKOMPUTER
1. Rancangan yang dapat diskalakan
Rancangankomputer paralel yang dapat terus
beroperasi dengan baik sebanyak apapun CPU
diparalelkan
2. Distributed Shared Memory (DSM)
Memori bersama yang menyediakan satu ruang
alamat virtual bersama dengan penghalaman pada
sistem seluruhnya
3. Sistem Runtime Bahasa
Bahasa pemrograman menyediakan abstraksi
memori bersama, yagn dimplementasikan oleh
kompiler dan sistem runtime
Klasifikasi Shore
 Diperkenalkan oleh J.E. Shore (1973) yamh
membuat suatu klasifikasi arsitektur
komputer dengan dasar pada organisasi
bagian-bagian penyusun suatu komputer
 Di klasifikasikan
- Mesin I, Mesin II, MesinIII, Mesin
IV, Mesin V dan Mesin VI
Mesin I
 Suatu instruksi yang dikerjakan pada suatu
waktu dan masing-masing beroperasi pada
satu word dalam suatu waktu. Unit
pengolahan bisa berupa pipeline maupun
tidak.
Mesin II
 Komputer ini menjalankan suatu instruksi
pada suatu waktu, namun ia beroperasi pada
suatu irisan dari suatu bit dalam suatu
waktu, bukannya semua bit dalam suatu
word data.
 Pipeliningnya tidak relevan bagi klasifikasi
ini.
Mesin III
 Komputer yang memiliki 2 unit pengolahan
yaitu satu word dalam suatu waktu atau
suatu irisan bit dalam suatu waktu.
 Dikenal juga sebagai komputer orthogonal
Mesin IV
 Komputer ini dicirikan oleh sejumlah elemen
pengolahan (UNIT PENGOLAHAN DAN
UNIT MEMORI)
 Berada di bawah kendali logika (CLU)
tunggal
 Komunikasi antara elemen pengolahan hanya
dilakukan melalui unit kendali logika
Mesin V
 Dihasilkan dengan mengubah mesin IV yang
mana elemen pengolahannya dapat
berkomunikasi sengan tetangga terdekat
mereka.
 Suatu elemen pengolahan dapat
mereferensikan data di dalam daerah
memorinya sendiri maupun memori pada
elemen pengolahan yang lain.
Mesin VI
 Komputer ini disebut sebagai array logika
dalam memori

 Mesin dengan logika terbesar dalam memori

 Contoh prosesor array asosiatif


Klasifikasi Feng
 Diperkenalkan oleh Tse-yum Feng (1972)
atas dasar tingkatan paralelisme
 Tingkatan paralelisme diwakili oleh (n,m)
dimana n merupakan panjang word dan m
adalah panjang irisan bit
 Diklasifikasikan
WSBS, WPBS, WSBP DAN WPBP
WSBS
 Merupakan word serial/bit serial

 Jika n = 1 dan m = 1

 Word dan bit diproses satu per satuan


waktu
WPBS
 Merupakan word paralel/bit serial

 Jika n > 1 dan m = 1

 Semua n irisan bit diproses satu per satuan


waktu
WSBP
 Merupakan word serial/bit paralel

 Jika n = 1 dan m > 1

 Sejumlah n word diproses satu per satuan


wakru tetapi sejumlah it dari masing-masing
word diproses secara paralel
WPBP
 Merupakan word paralel/ bit paralel

 Jika n > 1 dan m > 1

 Sejumlah nm bit diproses secara bersamaan


JARINGAN INTERKONEKSI

 Ada 5 komponen :
1. CPU
2. Memori
3. Interface : peralatan yang yangnmembawa pesan
masuk dan keluar dari CPU dan
Memori
4. Penghubung : saluran fisik yang dilalui bit-bit
untuk berpindah tempat
5. Switch : peralatan yang memiliki banyak port
input dan port output
KINERJA

 Untuk menggembangkan komputer paralel agar bisa


beroperasi lebih cepat dari prosesor tunggal

 Masalah Kinerja yang berkaitan dengan komputer


paralel :
1. Metrik Hardware
Kecepatan CPU dan I/O
2. Metrik Software :
Mengetahui seberapa cepat sebuah program
beroperasi pada
sebuah komputer paralel dibanding sebuah
prosesor tunggal
Organisasi Paralel
 Pemrosesan paralel mempunyai beberapa
organisasi, yaitu :
2. Sistem prosesor array terdiri dari sejumlah
elemen pemrosesan yang beroperasi secara
paralel di bawah pengendalian sebuah unit
kendali tunggal
3. Sistem multiprosesor terdiri atas sejumlah
prosesor yang lengkap yang dapat
memproses data secara independen
Organisasi Paralel
3. Arus data merupakan arsitektur dimana
instruksinya secara otomatis dimungkinkan
untuk dieksekusi begitu operand data yang
diminta tersedia