Anda di halaman 1dari 24

TEORY COGNITIF BEHAVIOR THERAPY

RASIONAL EMOTIVE THERAPY

Menekankan pada prinsip proses belajar dalam melatih ketrampilan untuk mengguncang pola pikir yang irasional, mengembangkan pola pikir yang rasional serta mempelajari cara yang lebih efektif dalam mengatasi gangguan emosinya

LANJUT

Berasumsi bahwa manusia dilahirkan dengan potensi, baik berpikir rasional atau jujur maupun berpikir irasional atau jahat. Manusia berpikir, beremosi, dan bertidak secara berbarengan

COGNITIVE THERAPY Memiliki kesamaan dengan RET dalam hal pendekatan, aktif, direktif, terpusat pada masa kini dan terstuktur. Menekankan pada prinsip pada menggali dan merubah pikiran negatif sekaligus sistem kepercayaan yang kaku Manusia bertidak dipengaruhi oleh cara pandang klien melalui pikiran yang otomatis dan memberikan ide untuk merestrukturisasi pikiran negatif dan syistem kepercayaan yang kaku

BEBERAPA DISTORSI KOGNITIF

1. Mudah membuat kesimpulan tanpa ada data yang mendukung 2. Memilih pemahaman yang selektif 3. Mudah melakukan generalisasi 4. Kecenderungan memperbesar dan memperkecil masalah 5. Pemberian label terhadap dirinya.

Aaron back (1976.1985

Behavioral

BIASA DIKENAL TERAPI PERILAKU/MODIFIKASI PERILAKU


Usaha menerapkan data yang diperoleh melalui asesmen perilaku dalam rangka melakukan perubahan perilaku dengan menerapkan secara ilmiah prinsipprinsip perilaku/belajar untuk mengatasi kesulitankesulitan individu.

CIRI TERAPI/MODIFIKASI PERILAKU

Unhistoris

Perubahan perilaku tidak sebatas insight Sangat memperhatikan perilaku yang tampak dan spesifik Tujuan terapi jelas Prosedur terapi jelas Hasil-hasil terapi dievaluasi Lebih mengutamakan tekniknya

TEKNIK-TEKNIK MODIFIKASI/TERAPI PERILAKU


Disensitisasi Sistematik Latihan Relaksasi Exposure Thought stopping Kontrol diri Token Economic Role play Modeling Reinforcement dsb

COGNITIF BEHAVIORAL THERAPY (CBT)


Terapi perilaku kognitif merupakan psikoterapi yang didasarkan pada pengamatan, asumsi, kepercayaan dan perilaku, dengan tujuan mempengaruhi emosi negatif sebagai contoh penafsiran yang tidak akurat terhadap peristiwa nyeri (Priharjo, 1993)
Terapi kognitif perilaku secara umum juga meliputi teknik relaksasi dan pengalihan perhatian. Telah terbukti terapi kognitif perilaku telah diterima secara luas, karena efektif terhadap psikoterapi pada yang mengalami gangguan dan masalah psikologis (Carpenito, 1998).

TEKNIK-TEKNIK CBT Restrukturisasi kognitif Problem solving Metode coping instruksi diri Reducing self-consciousness Building up confidence (membangun keyakinan)

KELEBIHAN COGNITIF BEHAVIOUR THERAPY


1. Lebih banyak pengertian dan partisipasi 2. Ekplorasi terhadap pola pikir emosi dan tingkah laku diarahkan pada perubahan tingkah laku yang nyata 3. Menentang pola pemikiran yang salah dan negatif 4. Metode belajar aktif 5. Peka terhadap kebutuhan klien 6. Menyakinkan bahawa pola pikir yang baru akan menghasilkan kehidupan yang lebih baik.

KELEMAHAN COGNITIF BEHAVIOUR THERAPY


1. Melibatkan tugas-tugas yang banyak dan rumit sehingga memerlukan dukungan dan partispasinya klien dan keluarganya. 2. Klien harus rajin dan melakukan banyak laporan pekerjaan rumah. 3. Klien dengan kapasitas intelektual yang lebih rendah mungkin memerlukan waktu yang lebih banyak.

TERAPI PERILAKU KOGNITIF DAN PROSES KEPERAWATAN


Ada banyak kesalahan persepsi tentang perilaku kognitif therpy. persepsi yang salah adalah bahwa itu melibatkan mengendalikan pasien. persepsi yang salah lain adalah bahwa hubungan faktor diabaikan dalam proses pengobatan

KARAKTERISTIK DARI TERAPI PERILAKU KOGNITIF


Secara empiris berbasis. Bukti-bukti yang luas mendukung metode perilaku kognitif untuk pengobatan banyak masalah klinis. Berorientasi pada tujuan. Tujuan pengobatan Expliat diidentifikasi oleh pasien dan therapst mereka kemudian digunakan untuk mengevaluasi hasil kemajuan dan perawatan pasien. Praktis. Pasien dan terapis fokus pada mendefinisikan dan memecahkan masalah-masalah saat ini hidup mereka membahas di sini dan sekarang nit sejarah pasien.

Kolaboratif. Kolaborasi dengan partisipasi pasien dan aktif oleh pasien proses pengobatan adalah norma terapi perilaku kognitif membantu orang berubah.
Terbuka. Terapi proses terbuka dan expliat pasien dan terapis berbagi pemahaman tentang apa yang terjadi dalam pengobatan.

PENILAIAN PERILAKU KOGNITIF


Terapi perilaku kognitif menekankan pentingnya besar pada penilaian. terapis perilaku kognitif menilai tindakan pasien, pikiran, dan perasaan dalam situasi tertentu. penilaian meliputi pengumpulan informasi, mengidentifikasi masalah dari data, mendefinisikan masalah perilaku, dan memutuskan bagaimana mengukur masalah perilaku, dan mengidentifikasi variabel lingkungan yang mempengaruhi masalah perilaku. itu juga mencakup penelaahan terhadap kekuatan pasien dan defisit dan meminimalkan penggunaan asumsi dan belum tervalidasi kesimpulan.

Sangat penting untuk mengetahui masalah pasien sejelas mungkin dengan mengikuti beberapa pertanyaan sebagai berikut Apa masalahnya? Kapan masalah tersebut muncul? Siapa atau apah penyebab masalah tersebut muncul? Apa akibat yang paling ditakuti dari masalah tersebut ?

Perawat kemudian dapat menkaji frekuensi intensitas dan durasi masal tersebut. Langkah selanjutnya untuk menemukan pengalaman pasien tentang masalahnya dengan mengggunakan analisa perilaku. Analisa ini terdiri dari 3 bagian ABC of behavior A : Antecedent stimulus yang muncul sebelum perilaku dan mengarah pada manisfestasinya. B : Behavior apa yang orang katakana atau tidak katakana yang dia lakukan atau tidak dia lakukan C : consequence hasil dari manisfestasi perilaku positif, negative atau netral

Contoh : Masalah : kecemasan Yang paling ditakuti : takut kehilangan control atau mati A : meninggalkan rumah B : menghindar dari tempat-tempat umum C : pengekangan pada aktivitas seharihari.

STRATEGI PENGOBATAN PERILAKU KOGNITIF


Pengurangan kecemasan

Pelatihan Relaksasi
Biofeedback Desensitisasi sistematis Paparan Interoceptive Pelatihan desentitization vestibular Pencegahan Response Eye gerakan desentization dan pengolahan

Restrukturisasi kognitif

Pikiran Monitoring dan perasaan


Mempertanyakan bukti Alternatif Meneliti

Decatastrophizing
Reframing Pemikiran berhenti

Belajar perilaku baru

Modeling
Membentuk Ekonomi Token

Permainan peran
Pelatihan keterampilan social Permusuhan Terapi

Kontingensi kontrak