Anda di halaman 1dari 18

Erika Arys Sandra

Surabaya, 30 Mei 2013

Secara umum, DM pada kehamilan dibagi


menjadi dua kelompok, yaitu :

DM yang memang sudah diketahui sebelumnya dan

kemudian menjadi hamil (DM pragestasional)

DM yang baru ditemukan saat hamil (DM Gestasional/DMG)

DMG didefinisikan sebagai suatu intoleransi


glukosa yang terjadi atau pertama kali ditemukan pada saat hamil

Pada

kehamilan terjadi resistensi insulin

fisiologis akibat peningkatan hormon-hormon kehamilan (human placental lactogen/HPL, progesteron, kortisol, prolaktin)
Pada

DMG juga terjadi gangguan sekresi sel

beta pankreas

Untuk

DMG, sampai saat ini belum ada

kesepakatan mengenai kriteria diagnosis mana yang harus digunakan.


Saat

ini terdapat dua kriteria diagnosis :

American Diabetes Association (ADA) World Health Organization (WHO)

ADA

menggunakan skrining DMG melalui pemeriksaan glukosa darah dua tahap. Tahap pertama dikenal dengan nama tes tantangan glukosa yang merupakan tes skrining.

Pada semua wanita hamil yang datang di klinik diberikan minum glukosa sebanyak 50 gram kemudian diambil contoh darah satu jam kemudian. Hasil glukosa darah > 140 mg/dl disebut tes tantangan positif dan harus dilanjutkan dengan tahap kedua yaitu tes toleransi glukosa oral (TTGO)

Untuk

TTGO, ADA mengusulkan dua jenis tes

yaitu yang disebut TTGO 3 jam & TTGO 2 jam


Perbedaan

utama ialah jumlah beban

glukosa, yaitu pada yang tiga jam menggunakan beban glukosa 100 gram, sedang yang pada dua jam hanya 75 gram

Wanita hamil

Glukosa 50 gr

< 140 mg%

140 mg%

Normal

TTGO 3/2 jam 100 (75) gr glukosa

Normal

DMG

Hasil TTGO 3 jam dengan beban Hasil TTGO 2 jam dengan beban glukosa 100 gr (mg/dl) glukosa 75 gr (mg/dl) Puasa 1 jam 2 jam 3 jam 95 180 155 140 Puasa 1 jam 2 jam 95 180 155

Diagnosis diabetes melitus gestasional ditegakkan apabila ditemukan dua atau lebih angka yang abnormal

Untuk

diagnosis DMG harus dilakukan tes

toleransi glukosa oral dengan beban glukosa 75 gram.


Kriteria

diagnosis sama dengan yang bukan

wanita hamil yaitu


Gula darah puasa 126 mg/dl Gula darah dua jam pasca beban 200 mg/dl

PERKENI

memodifikasi cara yang dianjurkan

WHO dengan menganjurkan pemeriksaan TTGO menggunakan 75 gram glukosa dan penegakan diagnosis cukup melihat hasil pemeriksaan glukosa darah 2 jam pasca

pembebanan glukosa

Hasil

pemeriksaan TTGO dibagi menjadi 3, yaitu :


Glukosa darah 2 jam < 140 mg/dl : normal Glukosa darah 2 jam 140 - < 200 mg/dl : TGT Glukosa darah 2 jam 200 mg/dl : DMG

Pada

kehamilan, subyek dengan hasil pemeriksaan TTGO menunjukkan TGT akan dikelola sebagai DMG

NB:TGT (Toleransi Glukosa Terganggu)

Wanita

dengan DMG hampir tidak pernah

memberikan keluhan, sehingga perlu dilakukan skrining pada mereka yang dengan risiko tinggi

Faktor

risiko obstetri

Riwayat keguguran beberapa kali Riwayat melahirkan bayi meninggal tanpa sebab jelas Riwayat melahirkan bayi dengan cacat bawaan Riwayat melahirkan bayi 4000 gram Riwayat pre eklamsia Polihidramnion

Riwayat

umum

Usia saat hamil > 30 tahun Riwayat DM dalam keluarga Riwayat DMG pada kehamilan sebelumnya

Penggunaan

obat hipoglikemi oral sejauh ini tidak direkomendasikan Penatalaksanaan harus dimulai dengan terapi nutrisi medik yang diatur oleh ahli gizi ADA menyarankan untuk melanjutkan aktifitas fisik sedang pada ibu hamil, olah raga berat tidak dianjurkan karena dapat memicu kontraksi uterus

Sasaran

glukosa darah yang ingin dicapai

adalah konsentrasi glukosa plasma puasa 105 mg/dl dan dua jam setelah makan 120 mg/dl.
Apabila

sasaran tersebut tidak tercapai maka

perlu ditambahkan insulin

Komplikasi

bayinya Komplikasi jangka pendek

dapat mengenai baik ibu maupun

Ibu : preeklamsi, infeksi saluran kemih, persalinan seksio sesaria, trauma persalinan akibat bayi besar Bayi : makrosomia, hambatan pertumbuhan janin, cacat bawaan

Komplikasi

jangka panjang

Ibu : gangguan toleransii glukosa dan DM Bayi : gangguan toleransii glukosa, diabetes & obesitas

Mengingat

DMG mempunyai risiko tinggi

untuk mendapat diabetes melitus dikemudian hari, maka disepakati agar enam minggu pasca persalinan harus dilakukan TTGO untuk mendeteksi adanya diabetes melitus
Apabila

hasil TTGO normal, maka dianjurkan

untuk tes ulangan setiap tiga tahun