Anda di halaman 1dari 16

Kelompok 2

SOSIALISASI

Definisi Sosialisasi
Kamus Besar Bahasa Indonesia Sosialisasi berarti suatu proses belajar anggota masayarakat untuk mengenal dan menghayati kebudayaan masyarakat di lingkungannya. Peter L. Berger A process by which a child learns to be a participant member of society Paul B Horton Sosialisasi adalah proses interaksi sosial dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya. Vander Zande Sosialisasi adalah proses belajar yang dialami seseorang untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai dan norma-norma agar dapat berpartisipasi sebagai anggota dalam kelompok masyarakat

Sosialisasi merupakan proses mempelajari, menghayati dan menanamkan suatu nilai, norma, peran , pola perilaku yang memerlukan individu untuk dapat berpartisipasi yang efektif dalam kehidupan bermasyarakat Sosialisasi juga merupakan proses dimana seseorang mempelajari dan menghayati norma-norma kelompok atau kesatuan kerja dimana ia hidup sehingga ia sendiri menjadi pribadi yang unuk dan berperilaku sesuai dengan harapan kelompok.

Tujuan Sosialisasi
Memberikan keterampilan yang dibutuhkan seseorang untuk dapat hidup di tengah masyarakat Mengembangkan komunikasi seseorang agar efektif Melatih kemampuan adaptasi seseorang terhadap nilai dan norma yang berlaku

Agen Sosialisasi
Agen sosialisasi merupakan pihak-pihak yang melaksanakan sosialisasi. Agen sosialisasi dapat diartikan sebagai pihak-pihak yang membantu seorang individu menerima nilai-nilai atau tempat individu belajar dari segala sesuatu. Agen sosialisasi utama: - Keluarga - Sekolah - Kelompok Bermain - Media massa

Keluarga
orang tua dan saudara kandung. Arti penting keluarga sebagai agen sosialisasi pertama terletak pada pentingnya kemampuan yang diajarkan pada tahap ini Corak hubungan orang tua dengan anak dalam keluarga akan menentukan proses sosialisasi serta perkembangan kepribadiannya

Sekolah
Pada agen ini seseorang mempelajari hal baru. Sekolah mempersiapkan dalam penguasaan peran-peran baru di kemudian hari, saat seseorang tidak bergantung lagi pada orang tuanya. Sekolah selain mengajarkan membaca, menulis dan berhitung, sekolah juga mengajarkan kemandirian (independence), prestasi (achievement), universalisme (universalism) dan spesifisitas (specificity)

Teman Bermain
Terdiri atas kerabat, tetangga atau teman sekolah Pada agen ini seorang anak mulai belajar melibatkan dirinya dengan orang yang sederajat atau sebaya, juga memasuki tahap game stagemempelajari aturan yang mengatur peran orang yang kedudukannya sederajad. Disini juga seorang anak mulai belajar nilai-nilai keadilan.

Media Massa
Terdiri atas media cetak (surat kabar, majalah) dan media elektronik (radio, televisi) diidentifikasi sebagai agen sosialisasi yang berpengaruh pada perilaku masyarakat. Melalui media massa, informasi dapat bersifat positif atau negatif. Bila informasi tersebut bersifat positif maka akan terbentuk kepribadian yang positif dan sebaliknya. Kemajuan teknologi memungkinkan peningkatan informasi i dapat mempengaruhi pendapat umum. ini memberikan peluang media massa dalam perannya sebagai agen sosialisasi

Pola Sosialisasi
Sosialisasi bisa dilakukan melalui: 1. Sosialisasi represif (repressive socialization) menekankan hukuman terhadap kesalahan. Cirinya yaitu penggunaan materi dalam hukuman dan imbalan, penekanan pada kepatuhan anak pada orang tua, penekanan pada komunikasi yang bersifat satu arah, non verbal dan berisi perintah, penekanan titik berat sosialisasi pada orang tua dan pada keinginan orang tua. 2. Sosialisai Partisipatori (Partisipatory Socialization) anak diberi imbalan jika berperilaku baik. Hukuman dan imbalan bersifat simbolik, anak diberi kebebasan. penekanan diletakan oada interaksi, komunikasi bersifat lisan, anak menjadi pusat sosialisasi. Keperluan anak dianggap penting.

Bentuk-bentuk Sosialisasi
Sosialisasi primer sosialisasi pertama yang dijalankan individu semasa kecil dan menjadi pintu bagi seseorang memasuki keanggotaan masyarakat Sosialisasi sekunder proses berikutnya yang memperkenalkan individu

Sosialisasi pada tahapan siklus kehidupan manusia (Goerge Ritzer): 1. Masa kanak-kanak 2. Masa remaja 3. Masa dewasa 4. Masa tua dan menuju kematian

Refers to:

www.youtube.com/watch?v=VEG2NqIuK1E&list=TLORCI2sNcPlPYVrLV6H09B_Ly3XTTo 1j8

Refers to: www.youtube.com/watch?v=526pL1fXmRY www.youtube.com/watch?v=VEG2NqIuK1E&list=TLORCI2sNcPlPYVrLV6H09B_Ly3XTTo1j8

SEKIAN