ALKALOID

titik lebur < 2000C. sedikit yang berbentuk amorf. garam alkaloid dan alkaloid quartener sangat larut dalam air.2dichloroethane. chloroform. beberapa berupa cairan (co: nikotin. 1. . Alkaloid memiliki bentuk berupa padatan kristal.PENDAHULUAN Alkaloid adalah senyawa metabolit sekunder yang mengandung satu atau lebih atom nitrogen di dalam atau di luar cincin heterosiklik dan bersifat basa. koniin. rasa pahit. Kelarutan untuk alkaloid basa bebas umumnya larut dalam pelarut organik (co: dietyleter. atau pelurt organik lain yang relatif non polar). beberapa pseudoalkaloid dan protoalkaloid larut dalam air. spartein).

morfin) b. efedrin) c. nicoton. (co: atropin. (co: alkaloid diterpen. True Alkaloid : mengandung atom nitrogen dalam cincin heterosiklik dan diturunkan dari asam amino. (co: mescaline. adrenaline.KLASIFIKASI a. Pseudoalkaloid : mengandung atom nitrogen bukan dari turunan asam amino. dan alkaloid steroid) . Protoalkaloid : mengandung aton nitrogen yang tidak terdapat dalam cincin heterosiklik dan turunan dari asam amino.

platyphylline. heliotridine. hygrine. lobeline. piperine. Scopolamin. coniceine . coniine.Kelas utama berdasarkan monomer alkaloid Kelas Contoh True alkaloid Tropan Atropin. Cocaine. anaferine. trichodesmine Piperidine Sedamine. laburnine. Ecgonine Pyrrolidine Cuscohygrine. Hyoscyamine. hygroline. sarracine. lindelophin. indicine. stachydrine Pyrrolizidine Retronecine.

Lupanine. Doriflavin . Emetine. canadine. Allomatridine. Hippocrateine. Nupharidin. Matrine. Proropine. Evonine. Arecoline. anatabine. anabasine. Sparteine. Nicotine. Ancistrocladine. Triptonine Lupinine. Cytisine. Morphine. Ricinine. Castanospermine Quinolizidine Indolizidine Isoquinoline Salsoline. Berberine. Cyptostilin. Lophocerine. Ormosanine. Codein. Pediculnine. Anahygranine. Piptantine Swainsonine. Papaverine. N-methylciridaldine.Kelas utama berdasarkan monomer alkaloid Kelas Pyridine Contoh Trigonelline. Nornicotine. Oxymatrine. Thebain. Actinidine. Sanguinarine. Gentianine.

Glycorine.Kelas utama berdasarkan monomer alkaloid Kelas Oxazole Contoh Annuloline. Texaline. Thiostreptone Quinazoline Febrifugine. Muscimol Thiazole Nostocyclamide. Glycosminine Acridine Rutacridone. Texamine Isoxazole Ibotenic acid. Arborine. Halfordinol. acronicine .

Ergotamine. Ergobasine. Vincotine. Stevensine Indole Imidazole Purin Caffeine. Vincamine. Pilocarpine. Cinchonidine. Ergosine. Saxitoxin . Pilosine. Physostigmine. Strychnine. Yohimbine. Cinchonine. Histamine. Reserpine. Cusparine Serotonine.Kelas utama berdasarkan monomer alkaloid Kelas Quinoline Contoh Quinine. Theobromine. Ajmalin. Theophylline. Quinidine.

Ephedrine. Epimuscarine.Kelas utama berdasarkan monomer alkaloid Kelas Contoh Protoalkaloid β-phenylethylamine Tyramine. Epiallomuscarine Capsaicin. Allomuscarine. Noradrenaline. Pseudoephedrine. Nordihydrocapsaicin Benzylamin . Catecholamine (Adrenaline. Colchamine Colchicine Muscarine Muscarine. Dopamin) Colchicine. Mescaline. Dihydrocapsaicin.

Kelas utama berdasarkan monomer alkaloid Kelas Contoh Putrescine Paucine Spermidine Lunarine. Codonocarpine Spermine Verbascenine. Aphelandrine .

Veralkamine.Kelas utama berdasarkan monomer alkaloid Kelas Contoh Pseudoalkaloid Diterpenes Aconitine Delphinine Steroids Solasodine. Solanidine. Batrachotoxin Solanidine Batrachotoxin .

Pemurnian selanjutnya dilaksanakan dengan ekstraksi pelarut (ekstraksi cair-cair) . alkaloid biasanya diekstraksi dari tumbuhan dengan pelarut alkohol yang bersifat asam lemah (HCl 1M atau asam asetat 10%).EKSTRAKSI ALKALOID Sebagai basa. kemudian diendapkan dengan amonia pekat.

Larutkan sisa dalam beberapa tetes kloroform 7. Ekstraksi jaringan kering dengan asam asetat 10% dalam etanol (biarkan sekurang-kurangnya 4 jam) 2. 3.EKSTRAKSI ALKALOID Langkah kerja penjaringan umum untuk alkaloid: 1. Kumpulkan endapan 5. Kemudian diekstraksi dengan kloroform-etanol. Cuci dengan NH4OH 1% 6. Pekatkan ekstrak sampai ¼ volume asal. Endapkan alkaloid dengan meneteskan NH4OH pekat 4. .

kemudian menggunakan tiga penyemprot. iodoplatinat dan marquis. pereksi Dragendorf.IDENTIFIKASI ALKALOID Langkah kerja kromatografi untuk alkaloid 1. Kromatografi pada pelat silika gel G dalam metanol-NH4OH pekat (200:3) 3. Kromatografi pada kertas-dapar sitrat dalam n-butanol-larutan asma sitrat dalam air.  Dragendorf : bercak coklat jingga berlatar belakang kuning. Iodoplatinat : Sederetan warna Marquis : bercak kuning sampai merah lembayung . 2. Deteksi mula-mula dengan fluoresensi di bawah sinr UV.

Filtrat (larutan B/ larutan dengan asam encer (HCl)) mengandung asam/garam alkaloid IDENTIFIKASI ALKALOID . • Ditambahkan 20 ml kloroform dan digerus kembali dengan kuat. diperoleh filtrat larutan organik (larutan A). • kemudian disaring dengan kertas saring. • Larutan bagian atas diambil (larutan B) Pengujian : • Larutan A diteteskan pada kertas saring dan ditetesi dengan pereaksi Dragendorff → merah / jingga pada kertas saring ( positif alkaloid ) • Larutan B dibagi ke dalam 2 tabung reaksi : a) + Dragendorff → ¯ merah bata/ jingga ( positif alkaloid ) b) + Meyer → ¯ putih ( positif alkaloid ) Kesimpulan Filtrat (larutan A/larutan organik) yang mengandung alkaloid basa. • Digerus di dalam mortir.Penyiapan filtrat : • 1 gr serbuk simplisia ditambah 5 ml NH4OH 30 %. • Sebagian larutan A diekstraksi dengan 10 ml larutan HCl 1 : 10 di dalam tabung reaksi.

lalu biru hijau Kuning . amorph Sonnenschein Hager Molibdat-asam fosfat Asam pikrat jenuh Kuning. mengambang Kuning.Deteksi dan karakterisasi Reaksi pengendapan Reagen Kandungan Hasil Dragendorff Mayer Wagner Garam Reinecke Scheiblers K[BiI4] K2[HgI4] I/KI NH4Cr[CNS]4(NH3)2 Wolframat-asam fosfat oranye Kuning-putih Merah coklat Pink.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful