Anda di halaman 1dari 16

KERACUNAN INSEKTISIDA

Salwa 109103000045 Penguji : dr. Andriani, SpF


KEPANITERAAN KLINIK ILMU KEDOKTERAN FORENSIK PERIODE 19 agustus- 22 september PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2013

Definisi
Kecelakaan dan Bunuh diri

Lain-lain

Hidrokarb on terklorina si

Inhbitor Kolinesterase

Hidrokarbon Terklorinasi

Larut lemak tetapi tidak larut air Stabil dalam minggu bulan

Contoh : DDT, Aldrin, Dieldrin, Endrin, Chlordane, Lindane, Methoxchlor, Toxaphane, BHC

Saluran Cerna

Absorpsi

Kulit

Pernafasan

DDT di adiposa
DDA

Puncak dalam 24 jam

Eksresi lewat urin

Tereksresi total setelah 10 hari

Dosis toksik pada manusia = 1 gram Lethal dose = 30 gram

stimulas i neuron
eksitasi

Kejang bersifat epileptiform

Sensitivitas miokard Fibrilasi Ventrikel

Depresi napas

Manifestasi Klinis (Muntah-Tremor-Kejang)


Ringan
Lelah

Berat

Pusing

Berat Nyeri tungkai Sakit Kepala Lidah , wajah, bibir Tremor

Gangguan Keseimbangan

BIngung

Rasa tebal pada jari

Midriasis

Pemeriksaan Forensik

Kontak dengan insektisida Ada gejala keracunan Pemeriksaan laboratorium darah dan urin Biopsi lemak tubuh

INHIBITOR KOLINESTERASE
Terbagi menjadi golongan fosfat organik dan karbamat

Inhalasi

Absorpsi
Oral Kulit

Mengikat AChE Inaktif


Asetilkolin terakumulasi

Mukosa

Efek Luas
Reseptor parasimpatik Postganglionik

Pemanjangan Depol otot rangka

Kontriksi Pupil, Kontraksi otot sal.cerna, hipersalivasi dan diaforesis, SA-AV node dihambat

Fasikulasi Neuromuskular blok Paralisis

Dosis

Dosis Fatal
Malathion

1-5 gr Parathion 10 mg/kgBB Propoxur 95 mg/kgBB Aldicarb 0,9-1 mg/kgBB

MANIFESTASI KLINIS
Akut (30-60 menit) puncaknya 2-8 jam Kronik (menetap 2-6 minggu) menyerupai akut ringan

Ringan

Anoreksia, sakit kepala, lemas, gelisah, tremor lidah & kelopak mata, miosis & penglihatan kabur
Mual, salivasi, lakrimasi, kejang perut, muntah, banyak keringat, nadi lambat, fasikulasi Diare, pinpoint pupil, sukar bernafas, sianosis, kejang, edama paru

Sedang

Berat

Pemeriksaan Forensik
Diduga bila : Gejala cepat timbul Bersifat progresif Pengobatan biasa tidak menolong Anamnesis terdapat kontak

Pengobatan Kasus Akut


Darurat SA high doses Pernafasan buatan dan oksigen Kulit terkontaminasi dicuci dengan air & sabun Bilas lambung atau emetika Laksativa Kolinesterase reaktivator

Daftar pustaka

Kedokteran forensik FKUI, Ilmu Kedokteran Forensik, cetakan kedua, 1997 Kapita selekta, ilmu forensik Godman and gillman,cholinesterase inhibitor agents, p 1890

Anda mungkin juga menyukai