Anda di halaman 1dari 18

RUBEOLA

LO 3

Defenisi
Campak, measles atau Rubeola adalah penyakit virus akut yang disebabkan oleh virus campak. Virus campak merupakan : -virus RNA, -genus morbilivirus, -family paramyxoviridae.

Etiologi
Virus sekret nasofaringeal, darah dan urin Virus dapat menular sejak awal masa prodromal sampai 4 hari setelah munculnya ruam.

PATOGENESIS DAN PATOFISIOLOGI


RUBEOLA

Virus epitel saluran napas replikasi virus mulai terjadi menghancurkan sel yang rentan. Relikasi awal virus penggandaan minimal dan jarang dapat ditemukan virusnya. Masuk ke dalam limfatik lokal, bebas, berhubungan dengan sel mononuklear mencapai kelenjar getah bening.

Virus memperbanyak diri dengan perlahan penyebaran ke sel jaringan limforetikular (limpa) Sel mononuklear yang terinfeksi sel raksasa inti banyak & limfosit T aktif membelah. Pada hari ke 9-10 Epitel saluran napas nekrosis virus masuk ke pemb. darah gejala klinis : batuk, pilek, selaput konjungtiva yang merah.

Respons imun peradangan epitel sal.pernapasan manifestasi : demam tinggi, anak sakit beram & timbul ruam di seluruh tubuh, ulsera kecil pada mukosa pipi (bercak koplik) Hari ke 14 Ruam makulopapular antibodi humoral dapat dideteksi imunitas menurun akibat respons delayed hypersensitivity pada antigen virus ruam

Tanda dan gejala


demam tinggi terus menerus 38,5 c batuk, pilek, nyeri menelan, mata merah dan silau bila kena cahaya (fotofobia), seringkali diikuti diare. pada hari ke 4-5 demam timbul ruam kulit

Kejang demam

kulit kehitaman dan bersisik (hiperpigmentasi) dapat merupakan tanda penyembuhan

Gejala klinis terjadi setelah masa tunas 10-12 hari, terdiri dari tiga stadium: 1. stadium prodromal 2. stadium erupsi 3. stadium penyembuhan (konvalensi)

stadium prodromal
2-4 hari, Demam yang diikuti dengan : batuk, pilek, faring merah, nyeri menelan, stomatitis, dan konjungtivitis. tanda patognomosis timbulnya enantema mukosa pipi di depan molar tiga sisebut bercak koplik

stadium erupsi
ruam makulo papular -> 5-6 hari ruam dimulai dari batas rambut di belakang telinga, kemudian menyebar ke wajah, leher dan akhirnya ke ekstremitas.

stadium penyembuhan (konvalensi)


setelah 3 hari ruam berangsur-angsur menghilang ruam kulit menjadi kehitaman dan mengelupas yang akan menghilang setelah 1-2 minggu

DIAGNOSIS
Diagnosis berdasarkan pada:
Riwayat paparan Adanya tiga C cough (batuk), coryza (pilek) dan conjungtivitas. Demam mendahului dan bersamaan dengan terjadinya eksentema. Adanya bercak koplik diikuti dengan eksentema klasik. Adanya antibodi IgM atau adanya peningkatan 4 kali titer antibodi IgG.

DIAGNOSIS PEMBANDING
Erupsi obat : Tidak ditemukan batuk, pilek dan konjungtivitas serta adanya riwayat paparan obat yang dicurigai akan membantu membedakan erupsi obat dari campak. Eksentema virus lain : pada eksentema virus lain tidak ditemukan tiga C, bercak komplik dan berkembangnya erupsi dengan hiperpigmentasi dan skuama halus

PENGOBATAN
Tindakan Umum : Meliputi isolasi selama 4 hari dari mulai timbulnya ruam, dan terapi suportif : istirahat, antipireutika, nebulasi, dan antitusif. Imunisasi, vitamin A 100.000, Pengobatan Komplikasi : Komplikasi bakterial diobati dengan antibiotika yang tepaty.

PREVENTIF,PROMOTIF,KURATIF

PREVENTIVE RUBEOLA
Strategi reduksi campak
Pengobatan pasien campak dengan pemberian vitamin A Imunisasi campak : umur 9 bulan (1) umur 12-15 bulan (MMR) umur 6 tahun (2)

PROMOTIF RUBEOLA
Memberikan penyuluhan kepada masyarakat Memberikan pelayanan gratis ke masyarakat yang kurang mampu