Anda di halaman 1dari 33

AutoCAD Land Desktop

Pengolahan Data Surveying

5| Import & Insert Point


Amati data yang kita miliki, kemudian pisahkan data-data tersebut dalam file yang berbeda sesuai dengan deskripsinya (dalam format .csv): Spotheight untuk titik-titik sampel ketinggian; Crest untuk titik-titik bibir tebing; Toe untuk titik-titik kaki tebing;

Titikkontrol untuk titik-titik patok dan BM;


Structure untuk titik-titik bangunan seperti rumah, gedung dan selokan beton; Vegetation untuk titik-titik identifikasi pohon dan semak-semak; Roadcenter untuk titik-titik tengah jalan; dan

Roadside untuk titik-titik samping kiri/kanan jalan.

AutoCAD Surveying Page 2

5| Import & Insert Point

AutoCAD Surveying Page 3

5| Import & Insert Point


Lakukan import titik koordinat grup demi grup dengan cara:

Tetapkan layer yang akan dimasukkan datanya, misal Titik kontrol, lalu pilih menu Point Import/Export Points Import Points.

Pilih format PENZD, lalu pilih file .csv yang sudah kita persiapkan, dan masukkan ke dalam grup yang kita inginkan, misalnya Titikkontrol. Klik OK.

AutoCAD Surveying Page 4

5| Import & Insert Point


Klik pilihan seperti berikut ini pada window berikutnya:

Lakukan hal yang sama sehingga seluruh titik koordinat dari data sumber telah terimport ke dalam file CAD: untuk Crest, Toe dan Spotheight.

AutoCAD Surveying Page 5

5| Import & Insert Point

Secara default, tampilan untuk teks dan warna titik akan seragam seperti di atas. Untuk menerapkan pewarnaan sesuai dengan warna setiap layer, lakukan: pilih semua titik klik kanan Display Properties.

AutoCAD Surveying Page 6

5| Import & Insert Point

Hilangkan tanda cek pada bagian Number, kemudian klik pada warna sehingga muncul jendela pemilihan warna. Klik tombol BY LAYER. Klik OK.
AutoCAD Surveying Page 7

5| Import & Insert Point

AutoCAD Surveying Page 8

5| Import & Insert Point


Sebelum bisa diolah dan dianalisis untuk perhitungan lebih lanjut, data yang ada perlu diidentifikasi dalam hal: Jalur breakline; dan Boundary pengukuran. Jalur breakline harus diidentifikasi sepanjang titik-titik bertema crest, toe, roadcenter, roadside dan creek (aliran air/sungai). Jalur breakline didigitasi dengan format 3D polyline, dan disimpan pada layer yang memiliki tema _line, seperti Crestline, Toeline dsb: Pilih layer yang akan didigit, misal Crestline. Klik ikon Polyline di sebelah kiri layar, kemudian digit garis crest sepanjang titiktitik OBCL.

AutoCAD Surveying Page 9

5| Import & Insert Point


Sebelum melakukan digitasi, atur dulu Point Setting sebagai berikut:

AutoCAD Surveying Page 10

5| Import & Insert Point

AutoCAD Surveying Page 11

6| Terrain Model Explorer


Setelah seluruh data koordinat dimasukkan dalam CAD, tahap selanjutnya adalah mengelola data koordinat tersebut menjadi serangkain data surface (permukaan) tiga dimensi melalui Terrain Model Explorer.

AutoCAD Surveying Page 12

6| Terrain Model Explorer


Dari data yang sudah ada, buatlah sebuah surface dengan langkah-langkah sebagai berikut: Klik kanan pada Terrain dan klik Create New Surface. Akan muncul sebuah surface dengan nama default Surface1.

Namun demikian, data Surface1 masih kosong dan belum bisa diolah.

AutoCAD Surveying Page 13

6| Terrain Model Explorer


Masukkan point yang sudah kita import ke dalam CAD tadi dengan mengklik kanan Point Group, kemudian klik Add Point Group. Masukkan seluruh grup yang sudah berisi data yang kita import.

AutoCAD Surveying Page 14

6| Terrain Model Explorer


Selanjutnya adalah memasukkan breakline. Pada pilihan layer, aktifkan hanya layer yang memuat garis breakline yang tadi sudah kita buat, yaitu pada layer Crestline dan Toeline. Klik kanan pada Breakline, lalu pilih Define by Polyline. Window Terrain Model Explorer akan tertutup dan grafik utama akan aktif. Masukkan nama untuk breakline, lalu pilih breakline yang akan digunakan untuk terrain tersebut. Pilih No ketika ada konfirmasi untuk menghapus obyek breakline sebelumnya.

AutoCAD Surveying Page 15

6| Terrain Model Explorer


Ketika kembali ke window Terrain Model Explorer, maka tampak bahwa ketika kita memilih folder Breakline, maka akan tampak datanya sudah terisi.

AutoCAD Surveying Page 16

6| Terrain Model Explorer


Selanjutnya adalah pendefinisian boundary. Kembalilah ke grafik utama untuk membuat boundary dengan mendigitasi titik-titik terluar data yang ada. Masukkan ke dalam layer Boundary.

Buka kembali Terrain Model Explorer lalu masukkan boundary dengan cara yang sama ketika memasukkan data breakline.
AutoCAD Surveying Page 17

6| Terrain Model Explorer


Setelah data titik, breakline dan boundary sudah dimasukkan, klik kanan nama Surface1, kemudian pilih Build.

AutoCAD Surveying Page 18

6| Terrain Model Explorer


Masukkan pilihan sebagai berikut, lalu klik OK.

AutoCAD Surveying Page 19

6| Terrain Model Explorer

AutoCAD Surveying Page 20

7| Membuat Kontur
Setelah kita membuat database titik dan surface, kita bisa membuat kontur untuk setiap data surface yang sudah kita buat. Prinsip pembuatan kontur dalam AutoCAD adalah: Merupakan penarikan garis yang memiliki ketinggian yang sama berdasarkan hasil triangulasi titik-titik terdekat secara garis lurus; Garis kontur tidak saling berpotongan, dan berhenti pada boundary; Arah kontur dikendalikan oleh breakline;

kontur tanpa breakline

kontur dengan breakline

AutoCAD Surveying Page 21

7| Membuat Kontur
Tahapan membuat kontur yang baik adalah sebagai berikut:

Atur dulu style untuk kontur dengan pilih menu Terrain Contour Style Manager.
Pada tab Contour Appearance atur pilihan seperti berikut:

AutoCAD Surveying Page 22

7| Membuat Kontur
Pada tab Text Style, atur pilihan seperti berikut:

Pada tab Label Position, atur pilihan sebagai berikut:

Jika sudah, klik OK.

AutoCAD Surveying Page 23

7| Membuat Kontur
Setelah style kita atur, kontur dapat dibuat dengan mengklik Terrain Create Contour, kemudian memilih surface yang akan dibuat konturnya. Klik OK.

AutoCAD Surveying Page 24

7| Membuat Kontur
Hasil pembuatan kontur adalah sebagai berikut:

AutoCAD Surveying Page 25

8| Menghitung Volume
Setelah data surface untuk Base Volume kita masukkan, kita bisa memasukkan data-data surface hasil pengukuran update. Update pengukuran pada area tambang biasanya menyangkut hal-hal: Untuk perhitungan volume galian bahan tambang maupun overburden (OB); Untuk perhitungan volume timbunan area dumping; Untuk perhitungan volume stockpile; dan Untuk perhitungan volume lumpur area kolam.

AutoCAD Surveying Page 26

8| Menghitung Volume
Hasil dari import titik dan pembuatan surface update adalah sebagai berikut:

Jika sudah sesuai, simpan hasil kerja yang sudah ada.


AutoCAD Surveying Page 27

8| Menghitung Volume
Area update yang terukur ditunjukkan dalam poligon merah:

AutoCAD Surveying Page 28

8| Menghitung Volume
Untuk menghitung volume galian dan timbunan (cut & fill) hasil pengukuran update, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Set dulu stratum yang digunakan dengan memilih menu Terrain Select Current Stratum. Masukkan nama untuk stratum yang akan disimpan, kemudian pilih BaseVolume sebagai surface pertama dan UpdateVolume sebagai surface kedua.

AutoCAD Surveying Page 29

8| Menghitung Volume
Kemudian tentukan definisi site yang akan dihitung dengan memilih menu Terrain Site Definition Define Site. Lalu masukkan pilihan berikut:
- Tekan Enter saja untuk pilihan Rotation angle; - Klik titik kiri bawah untuk titik origin site yang akan dihitung; - Masukkan angka 10 untuk masing-masing M dan N grid size; - Klik titik kanan atas site yang diinginkan; - Kemudian klik Enter saja tiga kali.

Akan muncul kotak pembatas site sesuai dengan definisi yang kita tentukan.

AutoCAD Surveying Page 30

8| Menghitung Volume
Ada beberapa cara untuk menghitung volume, di antaranya adalah menggunakan metode Grid Volume dan Composite Volume. Pilih menu Terrain Grid Volumes Calculate Total Site Volume. Pilih nama site yang sudah kita buat saat pendefinisian site. Klik OK. Masukkan parameter grid yang diinginkan, atau klik OK saja jika sudah sesuai.

Masukkan nama surface untuk menyimpan hasil perhitungan, dan hasil tersebut juga akan muncul pada Command bar yang ada di bagian bawah layar.

Coba hitung dengan metode Composite dan perhatikan perbedaan hasilnya!

AutoCAD Surveying Page 31

8| Menghitung Volume
Hasil dari perhitungan volume juga bisa dilihat dengan mengakses Terrain Model Explorer, kemudian pilih nama surface volume yang sudah dibuat pada saat perhitungan volume.

AutoCAD Surveying Page 32

Oleh: Tutus Kusuma


E-Mail: tutus.kusuma81@gmail.com 08112503588 - 081328855570

Anda mungkin juga menyukai