Anda di halaman 1dari 38

REVIEW DESAIN REVETMENT PELABUHAN PENDARATAN IKAN POLEJIWA KABUPATEN BARRU

OLEH : ARNOLD D111 00 044

Latar Belakang

Kawasan pantai di Kabupaten Barru yang berbatasan langsung dengan Selat Makassar dimana struktur bangunan di wilayah tersebut mengalami kerusakan akibat diterpa gelombang laut. Kerusakan struktur pada PPI Polejiwa Kabupaten Barru sudah memprihatinkan, sehingga perlu mendapat perhatian dan prioritas penanganan.

Tujuan Penulisan

Menganalisa dan merencanakan kembali suatu bangunan pelindung pantai di Desa Polejiwa agar dapat berfungsi normal dan efektif baik ditinjau dari segi keamanan maupun segi pengembangan wilayah pantai.

Lingkup Pembahasan

Perencanaan yang mencakup analisis data yang berhubungan dengan proses perhitungan gelombang. Menentukan konstruksi atau dimensi revetment. Menentukan konstruksi Rubble Mound. Menentukan konstruksi lain yang mendukung.

Batasan Masalah

Perhitungan konstruksi khususnya merencanakan konstruksi Revetment Wall serta parameter-parameter lain yang diambil langsung dari data yang digunakan dalam perencanaan. Gambar desain. Pedoman-pedoman yang dipakai

Metode Penulisan

Metode Literatur, yang digunakan penulis untuk membaca buku-buku yang relevan dan sumber-sumber tertulis yang dapat menunjang penulisan ini. Metode pengumpulan data, yang diperoleh penulis dari pihak Proyek. Melakukan tinjauan dan desain berdasarkan parameter-parameter yang telah dihitung.

Sistematika Penulisan
Tahap

Pertama Merupakan Pendahuluan yang mengemukakan latar belakang masalah, tujuan penulisan, lingkup pembahasan dan batasan masalah serta metode dan sistematika penulisan. Tahap Kedua Merupakan Gambaran Umum dan Data Perencanaan, yang mengemukakan tentang lokasi Revetment dan tinjauan singkat mengenai perencanaan Revetment. Tahap Ketiga Merupakan Landasan Teori Perencanaan, yang meliputi teori-teori dasar umum sampai teori perhitungan analitis. Tahap Keempat Merupakan Perhitungan dan Pembahasan Hasil Tinjauan, yang menjelaskan faktor dan urutan perhitungan konstruksi (dimensi) Revetment. Tahap Kelima Merupakan penutup, yang mengemukakan Kesimpulan dari evaluasi yang dilakukan pada tahap sebelumnya dan Saran sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan revetment dalam rangka perbaikan PPI.

Lokasi Perencanaan

Dusun Polejiwa, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru Berjarak 102 km dari kota Makassar.

Lokasi Proyek

Perencanaan sebelumnya

DENAH TALUD Skala 1:2000

Perencanaan sebelumnya

Perencanaan sebelumnya

Data yang digunakan

Data angin Data bathimetri Data pasang surut Data mekanika tanah

Analisis Gelombang
Analisa data dilakukan berdasarkan data angin dari Stasiun Klas I Hasanuddin Makassar, Badan Metereologi dan Geofisika Balai Wilayah IV Sulawesi dan Maluku, dari tahun 2000 2004.
Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 Jan 24 20 14 25 24 Feb 22 30 20 30 30 Mar 26 20 11 25 41 Apr Mei Jun Jul Agust Sep Okt Nop Des 26 12 12 19 18 10 18 12 16 25 18 10 15 10 18 10 10 19 18 12 11 14 22 21 14 14 14 22 16 18 12 19 12 12 12 22 20 16 28

Analisis Gelombang
Nilai RI = 1.02 terhadap Ul, yang kemudian dipakai untuk menghitung nilai kecepatan angin dilaut (Uw) Uw = Rl . Ul = 12 x 1.02 = 12.24 m/dtk Menghitung faktor tegangan angin (UA) dengan menggunakan rumus pada persamaan (3.4). UA = 0,71 U1,23 = 0.71 ( 12.24 ) 1.23 = 12.46 m/dtk

Fetch

Fetch
a( 42 36 30 24 18 12 6 0 6 12 18 24 30 36 42 Total
o

12 18 24 30 36 42
Xi (km) Xi Cos a

0.97815 0.95106 0.91355 0.86603 0.80902 0.74314 13.5109

765.350 277.570 685.260 210.091 191.050 625.050

748.62527 263.98476 626.01616 181.94414 154.5627 464.50267 7903.3079 7903.3079 13.510917

Cos a

Total

0.74314 445.560 331.11561 0.80902 425.030 343.85649 0.86603 384.320 332.83088 0.91355 386.720 353.2863 0.95106 391.790 372.61443 0.97815 354.540 346.79245 0.99452 368.620 366.60066 1 1507.100 1507.1 0.99452 1517.790 1509.4754 0.97815 765.350 748.62527 0.95106 277.570 263.98476 0.91355 685.260 626.01616 0.86603 210.091 181.94414 0.80902 191.050 154.5627 0.74314 625.050 464.50267 13.5109 7903.3079

Feff

Xi cos a cos a

= 584.95716 km = 584957.1636 m

Hasil analisis gelombang


Tabel tinggi gelombang tahun 2000 2004
Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 Jan 2.10 1.75 1.20 2.20 2.10 Feb 1.90 2.60 1.75 2.60 2.60 Mar 2.30 1.75 0.90 2.20 3.90 Apr 2.30 1.00 1.00 1.65 1.60 Mei 0.79 1.60 1.00 1.34 2.20 Jun 0.79 1.28 0.79 1.60 Jul 1.60 0.79 0.79 1.65 1.60 Agust 1.00 0.90 1.20 1.90 1.80 Sep 1.20 1.20 1.20 1.90 Okt 1.34 1.60 1.00 1.65

(m)
Nop 1.00 1.00 1.00 Des 1.90 1.75 1.34 2.43

Tabel periode gelombang tahun 2000 2004


Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 Jan 6.40 5.90 5.10 6.50 6.40 Feb 6.20 7.00 5.90 7.00 7.00 Mar 6.70 5.90 4.51 6.50 8.30 Apr 6.70 4.75 4.75 5.85 5.75 Mei 4.30 5.75 4.75 5.30 6.50 Jun 4.30 5.25 4.30 5.75 Jul 5.75 4.30 4.30 5.85 5.75 Agust 4.75 4.51 5.10 6.20 6.00 Sep 5.10 5.10 5.10 6.20 Okt 5.30 5.75 4.75 5.85

(detik)
Nop 4.75 4.75 4.75 Des 6.20 5.90 4.75 6.90

Hasil analisis gelombang


Perhitungan tinggi dan kedalaman gelombang pecah tahun 2000 2004
TAHUN H' 0 (m) T (detik) L (m) H'0 /Gt2 Hb/H'0 Hb/g T 2 db /Hb a b Hb (m) db (m) max min

2000 2001 2002 2003 2004

2.30 2.10 2.60 1.75 1.75 1.20 2.60 2.43 3.90 2.60

6.70 6.40 7.00 5.90 5.90 5.10 7.00 6.90 8.30 7.00

65.62 59.87 71.63 50.88 50.88 38.02 71.63 69.60 100.70 71.63

0.0052 0.0052 0.0054 0.0051 0.0051 0.0047 0.0054 0.0052 0.0058 0.0054

1.15 1.15 1.15 1.15 1.15 1.15 1.15 1.15 1.15 1.15

0.0060 0.0060 0.0062 0.0059 0.0059 0.0054 0.0062 0.0060 0.0066 0.0062

1.5200 1.5200 1.5200 1.5200 1.5200 1.5200 1.5200 1.5200 1.5200 1.5200

1.1200 1.1200 1.1200 1.1200 1.1200 1.1200 1.1200 1.1200 1.1200 1.1200

2.65 2.42 2.99 2.01 2.01 1.38 2.99 2.79 4.49 2.99

4.02 3.67 4.54 3.06 3.06 2.10 4.54 4.24 6.82 4.54

2.96 2.70 3.35 2.25 2.25 1.55 3.35 3.12 5.02 3.35

Periode Ulang
Periode ulang (tahun) 2 5 10 25 yr (tahun) 3.049 3.980 4.677 5.597 Hsr (m) nr 0.367 0.465 0.540 0.639 r 0.227 0.287 0.334 0.395 Hs 1,28r (m) 2.499 2.873 3.153 3.521 Hs + 1,28r (m) 3.079 3.609 4.007 4.533

2.79 3.24 3.58 4.03

Untuk perhitungan selanjutnya, diambil tinggi gelombang dengan kala ulang 10 tahun H0 = 3.58 m, periode = 10 detik untuk laut dalam dimana m = 0.02. Sehingga didapatkan Hb = 4.19 m dan db = 6.37 m.

Elevasi Struktur

Pasang Surut MHWL = +0,45 m; MSL = +0,00 m; dan MLWL = - 0,45 m Wave Setup Sw = 0.65 m Pemanasan Global SLR = 0.2

Elevasi Struktur
Elevasi struktur ditetapkan berdasarkan ketiga faktor tersebut sehingga : Elevasi struktur = MHWL + Sw + SLR + free board = 0,45 + 0,65 + 0,2 + 0,5 = 1,8 m

Turap
Revetment yang direncanakan berupa konstruksi turap beton berjangkar.
q

H = 2.8 m Ha = 1.881 m Diasumsikan q = 2 t/m2


g1 = f1= C1= 1.8 35 0.48 t/m
0 3

Hb

g1 f1 C1

g2 = f2= C2=
3

1.8 30
Ha

t/m
0

0.52

g2 = f2= C2=

1.8 30 0.52

t/m
0

gsat f2 C2

Pelat beton
Terjepit elastis

Bebas LX

LY

Direncanakan menggunakan mutu beton K300 = 300kg/cm2, fc = 25 Mpa, fy = 350 Mpa, dengan tebal pelat rencana 200 mm

Bebas

Bebas

Jangkar
Digunakan profil bentuk YSP.Fa dengan data-data sebagai berikut:
wx = w= h= t= 117 400 44.5 12.70 cm
3

t w

mm mm mm

Balok ganjal horizontal


Direncanakan dengan profil CNP sehingga ; w x =
x

142.7

cm

Balok dengan profil CNP 6 dengan 142.7 cm Direncanakan dengan profil CNP sehingga ; w = Dengan sebagai berikut : profil bentuk CNP-6 data-data berikut: Dari nilai w data-data yang telah sebagai diperoleh maka digunakan b
x

Dari nilai wx yang telah diperoleh maka digunakan profil bentuk CNP-6 3

Dengan data-data sebagai berikut : wx =

wx = h=

191 200

191

b =b

h=

200

cm3 mm

cm

b y d h x t

y d
x ht

mm mm mm mm mm mm

d =d = 8.508.50 mm s=

= 75.075.0 mm

h x

ht

t=r= mm t=r= 11.5 11.5 ht =

s=

20.1 151

20.1 151

mm mm

ht =

Kontrol ;

Kontrol ;

Tumpukan batu pelindung


Berat butir batu untuk pelindung dirumuskan sebagai berikut: kaki bangunan

gr H 3
Ns 3 ( Sr 1) 3

Dimana: W = berat rerata butir batu (ton) Wr = berat jenis batu (ton/m3) = 2.65 t/m3 H = tinggi gelombang rencana (m) = 2.79 m Sr = Wr/Ww; dimana Ww = berat satuan air =1.025 ton/m3 Ns = angka stabilitas rencana untuk pelindung kaki bangunan Didapatkan W = 0.34 ton = 343.497 kg 350 kg

DENAH TALUD Skala 1:2000

beton pembungkus 10/25

batang jangkar 35mm

Balok pengikat 30/50

Turap beton

Tampak Atas Skala 1:100

Balok pengikat 30/50

+1.80

HWL +0.45

Balok pembungkus 10/25 Turap beton Tanah

MSL 0.00

-1.00

Tampak Depan Skala 1:100

Balok pengikat 30/50

Detail A
Batang jangkar 35mm

+1.80

Detail B
Tanah timbunan
Batu kali 350 kg

HWL +0.45 MSL 0.00

Detail C
Tanah
Turap beton

-1.00

Potongan Melintang Skala 1:50

10-50mm

420mm
12 - 100mm

16 - 50mm 12 - 100mm

Baut 20mm Baja profil CNP-61 2

Batang jangkar 35mm

Beton pembungkus 10/25

Tanah timbunan
16 - 50mm

Detail A Skala 1:25


Baut 20mm Baut 20mm Baja profil CNP-61 2

Detail B
Baja profil YSP.FA Batang jangkar 35mm

Skala 1:25

Baja profil CNP-6 1 2 Beton pembungkus 10/25

Detail B

Detail C

212 - 100mm

16 - 50mm

16 - 50mm

12 - 100mm

Detail Penulangan Turap Skala 1:50

16 - 50mm

12 - 100mm

419mm

419mm

419mm

419mm

10 - 100mm

10 - 50mm

Balok Pengikat Turap Beton Skala 1:40


10-50mm 10-100mm 10-50mm

420mm

420mm

420mm

Potongan 1-1 Skala 1:20

Potongan 2-2 Skala 1:20

Potongan 3-3 Skala 1:20

Kesimpulan

Peramalan tinggi gelombang dapat dilakukan dari analisis data kecepatan dan arah angin. Dalam perencanaan akan digunakan nilai berikut:

Tinggi gelombang pecah Kedalaman gelombang pecah Periode gelombang

= 4.19 m = 6.37 m = 10 detik

Dimensi turap beton :


Lebar Tinggi Tebal Tulangan lapangan Tulangan tumpuan = 3.5 m =4m = 0.2 m = f16 50 = f12 100

Kesimpulan

Dimensi jangkar :

Profil baja YSP.FA dengan Wx Panjang batang jangkar Diameter batang jangkar Balok beton Tulangan lapangan Tulangan sengkang Beton pembungkus

= 117 cm3 = 5.5 m = 35 mm = 30 cm x 50 cm = 4f19 = f10 = 10 cm x 25 cm

Dimensi balok pengikat (wall cap) :


Dimensi balok ganjal datar :

Profil baja CNP-6 1/2 dengan Wx

= 191 cm3

Saran
Gelombang dan arus yang besar yang menyerang bangunan pantai dapat menyebabkan terjadinya erosi pada tanah didepan bangunan. Untuk itu perlu diberi perlindungan berupa tumpukan batu. Berat butir batu pelindung kaki yang sesuai di lokasi adalah 350 kg.

TERIMA KASIH