Anda di halaman 1dari 7

QUANTITY SURVEYOR

Tugas Mata Kuliah P3K Dosen : I Putu Artama Wiguna, Ir., MT., Ph.D.

Quantity Surveyor adalah suatu profesi dalam industri konstruksi yang mempunyai keahlian di bidang : Melakukan estimate and monitoring construction cost dari tahap awal sampai tahap akhir (termasuk menyiapkan Bill of Quantities) Menyelengggarakan tender Menetapkan type kontrak (termasuk menetapkan pasal khusus yang diperlukan) Menghitung pengurangan pajak konstruksi Menghitung nilai klaim asuransi dan claim konstruksi Menjalankan mediasi dan Arbitrase dalam suatu sengketa konstruksi.

Peran Quantity Surveyor


Peran seorang Quantity Surveyor, selama tahapan proyek dapat dijelaskan sebagai berikut:

1.

Tahap Feasibility Study :

Memberikan saran/nasehat kepada Owner (pemilik bangunan) agar dapat mencapai seluruh kebutuhannya melalui bangunan, dengan biaya yang paling efisien (ekonomis)

2.

Tahap Design :
Melakukan Value Engineering terhadap design yang ada, untuk dapat menekan biaya proyek tanpa mengurangi tujuan dan fungsi Mempersiapkan Bill of Quantities Menetapkan spesifikasi teknik dari proyek Menyusun Cost Budget (Owner estimate)

3. Tahap Procurement/Pengadaan:
Menyiapkan dokumen pra qualifikasi/tender, termasuk menyarankan jenis kontrak, atau pasal yang bersifat khusus. Menyelenggarakan pra qualifikasi/tender, dan termasuk mengevaluasi hasil nya (peran Q.S untuk kontraktor pada tahap ini adalah menghitung penawaran tender, yang paling kompetitif)

4. Tahap Construction (pelaksanaan proyek)


Menilai progress pekerjaan untuk pembayaran Menghitung final measurement

4. Tahap Pasca Construction

Menghitung pekerjaan tambah/kurang, termasuk menghitung unit price pekerjaan baru Menghtiung pajak-pajak Konstruksi Menghitung nilai eskalasi proyek Menghitung claim konstruksi/asuransi Menyelesaikan sengketa konstruksi melalui mediasi /arbitrase

Pelayanan / Jasa Quantity Surveyor


Lingkup pelayanan Quantity Surveyor meliputi pelayanan dalam bidang-bidang sebagai berikut: Financial Advisor: o Mempersiapkan budget untuk membangun proyek o Memberikan saran kualitas bangunan sesuai dengan budget o Mempersiapkan dokumen kontrak (seperti Bill of Quantities dan dokumen cost contol) o Memberikan rekomendasi tipe kontrak, dan proses pelaksanaan untuk mencapai budget dan waktu yang ditetapkan . o Mempersiapkan perhitungan tax depreciation (pengurangan pajak)

Construction Advisor: o Memberikan saran alternatif penggunaan material dalam perhitungan biaya proyek o Memberikan saran construction methods, dalam perhitungan biaya proyek o Memberikan saran tentang efek site condition terhadap budget o Memberikan saran tentang feasibility Contract Administrator:
o Memberikan saran tentang sesuatu hal antara Owner dan Konsultan o Memberikan saran tentang sesuatu hal antara Owner dan Kontraktor o Memberikan saran tentang sesuatu hal yang menyangkut kontrak (seperti pembayaran, perubahan skope pekerjaan, perubahan pekerjaan, klaim, dan final accounts)

Konsultan Quantity Surveyor


Quantity surveyor mulai masuk di Indonesia sekitar awal tahun 1970 dengan beberapa pakar asing dari Inggris dan Australia,d an mereka membuka usaha konsultan Quantity surveyor ini dengan mengambil tenaga kerja setempat untuk di jadikan asisten teknik . Pada waktu itu ada dua atau tiga organisasi Quantity surveyor asing yang membuka usaha di Jakarta di antaranya Widnell and Trollope Asia berganti nama menjadi PT Branusa, PT.Karra Antarbuana dan PT.Cakra trimurti mulia. Sekitar 1990 konstruksi Quantity surveyor mulai berkembang di Jakarta, tetapi masih terbatas hanya pada proyek-proyek Swasta. Konsultan Quantity surveyor yang ada di Jakarta 1. PT.Branusa 2. PT.Davis Langdon 3. PT.EC Harris Indonesia 4. PT.Internatinal Dasign Consultan 5. PT.Wilda Woolarinda Utama 6. PT.Partnership.