Anda di halaman 1dari 16

Analisis Radar

Analisis Rasio Radar


Sebagai penyempurnaan atas analisis rasio keuangan klasik, muncul analisis rasio yang memberikan gambaran keseluruhan atas posisi keuangan perusahaan dan kemungkinan pertumbuhannya. Penyempurnaan tersebut mencakup lima aspek rasio-rasio keuangan yang dianggap penting untuk jangka pendek dan panjang, yang digambarkan dalam bentuk radar sehingga disebut Analisis Rasio Radar

Analisis Rasio Radar


a. Rasio profitabilitas b. Rasio produktivitas c. RasioUtilisasi usaha d. Rasio Stabilitas e. Rasio Potensi Pertumbuhan

Analisis Rasio Radar


Metode analisis rasio Radar dikembangkan oleh APO (Asia Productivity Organization) yang berpusat di Tokyo. Hasil analisisnya digambarkan secara visual dalam diagram menyerupai radar , sehingga mudah diinterpretasi oleh pengguna.

Analisis Rasio Radar


1.Rasio Profitabilitas, digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih pada tingkat penjualan tertentu. 2.Rasio Produktivitas merupakan rasio yang mencerminkan indikasi produktivitas faktor produksi manausia didalam perusahaan. 3. Rasio Utilisasi Asset yang digunakan untuk mengukur sejauhmana efisiensi perusahaan memperoleh pendapatan.

Analisis Rasio Radar


4.Rasio Stabilitas yang merupakan gabungan rasio likuiditas dan rasio solvabilitas 5.Rasio Potensi Pertumbuhan yang memfokuskan pada potensi pertumbuhan sektor atau usaha riilnya. Dimana pertumbuhan earning dan harga saham dapat dilihat sebagai akibat dari pertumbuhan usaha riil tersebut

Manfaat Metode Radar


Analisis metode radar memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang posisi perusahaan dan kemungkinan perkembangannya baik jangka panjang maupun jangka pendek Analisis radar lebih lengkap membandingkan analisis rasio keuangan sehingga hasil yang diperoleh lebih baik karena analisis metode radar merupakan penyempurnaan analisis rasio keuangan konvensional

Manfaat Metode Radar


Analisis radar memberikan wawasan jangka menengah dan panjang sebagai akibatnya analisis ini memerlukan informasi tambahan selain yang terdapat pada laporan keuangan berupa jumlah karyawan, jumlah tenaga kerja langsung, struktur gaji, gaji dasar, skala gaji tertinggi dan terendah serta sistem insentif.

Kekuatan dan kelemahan metode radar


Kekuatan metode radar Analisis metode radar menyajikan rasio-rasio keuangan yang lebih lengkap dibandingkan analisis rasio konvensional yang telah ada sebelumnya yang terdiri atas profitabilitas, produktivitas, utilisasi aktiva, stabilitas dan potensi pertumbuhan. Analisis Metode radar dapat digunakan untuk membaca kemungkinan adanya window dressing dari laporan keuangan

Kelemahan metode radar


Diperlukan pengalaman, kecermatan dan keterampilan tersendiri untuk membaca window dressing dari laporan keuangan yang dihasilkan dari analisis metode radar Adanya tambahan informasi tambahan berupa jumlah karyawan, jumlah tenaga kerja langsung, struktur gaji, gaji dasar, skala gaji tertinggi dan terendah serta sistem insentif sehingga datadata sekunder kurang dapat mengambarkan chart metode radar secara lengkap.

Ratio2 Dalam Radar Chart


Ratio Profitabilitas 1. ROI 2. Gross Profit Margin 3. Operating Profit Margin 4. Net Profit Margin 5. ROE 6. Salaes to Expense

Ratio2 Dalam Radar Chart


Ratio Produktivitas 1. Sales per Employee 2. Net Added Value per employee 3. Equipment to labor 4. NAV per total wages 5. Wages per incentive base trend

Ratio2 Dalam Radar Chart


Ratio Utilisasi Asset 1. TATO 2. ITO 3. ARTO 4. WCTO/CATO 5. FATO

Ratio2 Dalam Radar Chart


Ratio Stabilitas: 1. Current Ratio 2. Interest charge ratio 3. Quick ratio 4. Debt to Equity ratio 5. Cash ratio

Ratio2 Dalam Radar Chart


Ratio Potensi Pertumbuhan 1. Sales Growth 2. Net added Value to Sales Growth 3. Labor strengths increase 4. NIAT Increase ratio 5. Net worth increase ratio