Anda di halaman 1dari 30

TEKNIK LINGKUNGAN

DAYU SIDEMAN

Global warming

tambang

PLTD

Kota terpolusi 1 di dunia

Kota terpolusi di dunia


1. 2. 3. 4. Chernobile, ukraina akibat radiasi kebocoran nuklir Linfen, China akibat pertambangan batu bara Sukinda, India, akibat pertambangan krom Dzerzhinks, Rusia akibat perang dan menjadi yg terburuk hingga 2003 5. Sumqayit, Azerbaizan, akibat industri 6. Kabwe, Zambia, akibat industri dan tambang 7. Tianying, China akibat tambang n produksi timah 8. Norlisk, Rusia akibat pertambangan 9. Vapi, India akibat industri kerajinan 10. La Oroya, Peru akibat tertambangan

Kota terpolusi di Indonesia


Medan Surabaya Bandung Jakarta Pakanbaru

1PENCEMARAN LINGKUNGAN Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannyamakluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atauberubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alamsehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkanlingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfingsi lagi sesuai denganperuntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).Pencemaran dapat timbul sebagai akibat kegiatan manusia ataupundisebabkan oleh alam (misal gunung meletus, gas beracun). Suatu zat dapat disebut polutan apabila : 1.Jumlahnya melebihi jumlah normal. 2.Berada pada waktu yang tidak tepat. 3.Berada di tempat yang tidak tepat.

Sifat polutan adalah : 1.Merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungantidak merusak lagi. 2Merusak dalam waktu lama.Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama, Pb dapat terakumulasi dalam tubuh sampai tingkatyang merusak.

Pembentukan hujan asam Secara sederhana, reaksi pembentukan hujan asam sebagai berikut: Bukti terjadinya peningkatan hujan asam diperoleh dari analisis es kutub. Terlihat turunnya kadar pH sejak dimulainya Revolusi Industri dari 6 menjadi 4,5 atau 4. Informasi lain diperoleh dari organisme yang dikenal sebagai diatom yang menghuni kolam-kolam. Setelah bertahun-tahun, organisme-organisme yang mati akan mengendap dalam lapisan-lapisan sedimen di dasar kolam. Pertumbuhan diatom akan meningkat pada pH tertentu, sehingga jumlah diatom yang ditemukan di dasar kolam akan memperlihatkan perubahan pH secara tahunan bila kita melihat ke masing-masing lapisan tersebut. Sejak dimulainya Revolusi Industri, jumlah emisi sulfur dioksida dan nitrogen oksida ke atmosfer turut meningkat. Industri yang menggunakan bahan bakar fosil, terutama batu bara, merupakan sumber utama meningkatnya oksida belerang ini. Pembacaan pH di area industri kadang-kadang tercatat hingga 2,4 (tingkat keasaman cuka). Sumber-sumber ini, ditambah oleh transportasi, merupakan penyumbang-penyumbang utama hujan asam.