Anda di halaman 1dari 15

DETERMINAN PERILAKU

TOPIK: -DEFENISI -BAGAN DETERMINAN PERILAKU -TEORI DETERMINAN PERILAKU

Determinan Perilaku
Determinan Perilaku = Faktor penentu
Perilaku manusia merupakan resultansi dari berbagai faktor baik internal maupun eksternal (lingkungan)

Determinan Perilaku
Perilaku manusia dpt dilihat dari 3 aspek: fisik, psikis, dan sosial.
Perilaku manusia merupakan refleksi dari berbagai gejala kejiwaan seperti pengetahuan, keinginan, kehendak, minat, motivasi, persepsi, sikap dsb.

Asumsi Determinan Perilaku Manusia Pengetahuan Pengalaman Keyakinan Fasilitas Sosial budaya Persepsi Sikap Keinginan Kehendak Perilaku

Motivasi
Niat

Nilai Kebudayaan sebagai dasar perilaku manusia (Spranger)


Lapangan pengetahuan Lapangan ekonomi Lapangan kesenian Lapangan keagamaan Lapangan kemasyarakatan Lapangan politik

Teori Spranger
Iptek manusia teori berfikir Ekonomi manusia ekonomi bekerja

Kesenian manusia estetik menikmati keindahan

Teori Spranger
Keagamaan manusia agama memuja
Kemasyarakatan manusia sosial berbakti Politik/kenegaraan manusia kuasa memerintah

Teori Determinan Perilaku


Lawrence Green (1980) Snehandu B Kar (1983) WHO (1984)

Teori Lawrence Green


Kesehatan sesorang dipengaruhi oleh faktor perilaku (behavior causes) dan faktor diluar perilaku (non behavior causes). Perilaku terbentuk dari 3 faktor a. Faktor-faktor predisposisi (predisposing factors): terwujud dlm pengetahuan, sikap, kepercayaan, keyakinan, nilai-nilai, dsb b. Faktor-faktor pendukung (enabling factors): tersedianya fasilitas dan sarana kesehatan c. Faktor-faktor pendorong (reinforcing factors): sikap dan perilaku petugas kesehatan, tokoh masyarakat.

Contoh: Seseorang merokok: Tidak mengetahui bahaya Mudahnya membeli rokok Orang tua perokok juga

Teori Snehandu B.Kar


Perilaku merupakan fungsi dari: a. Niat sesorang utk bertindak sehubungan dgn kesehatannya (Behavior intention) b. Dukungan sosial dari masyarakatnya (social support) c. Adanya informasi ttg kes atau fasilitas kes. (accessibility of information) d. Otonomi pribadi dlm mengambil keputusan (personal autonomi) e. Situasi yg memungkinkan utk bertindak (action situation)

Contoh: Seorang ibu tidak mau ber KB: Tidak ada minat dan niat Tidak ada dukungan masyarakat Informasi kurang Suami tidak setuju Alasan kesehatan yg tdk memungkinkan

Perilaku dipengaruhi oleh 4 fungsi pokok:


a. Pemikiran dan perasaan (thoughts and feeling), yaitu dlm bentuk pengetahuan, persepsi, sikap, kepercayaan dan penilaian thd masalah kesehatan b. Orang penting sebagai referensi (reference group), spt guru, ulama, kepala desa, tokoh masyarakat c. Sumber-sumber daya (resources), yaitu fasilitas, uang, waktu, tenaga dsb. d. Perilaku normal, kebiasaan, nilai-nilai yg merupakan suatu pola hidup atau kebudayaan (culture)

Teori WHO

Contoh: Sesorang yg tidak mau membuat jamban keluarga:


Ia mempunyai pikiran dan perasaan yg tidak enak kalau BAB di jamban Tidak tokoh masyarakatnya yg membuat jamban Tidak mempunyai biaya utk membuat jamban Jamban keluarga belum merupakan budaya masyarakat.

Terima kasih