Anda di halaman 1dari 60

Metabolisme Karbohidrat

Overview metabolisme
Jalur metabolisme 3 kategori Katabolik: utk proses pemecahan molekul besar, oksidasi, menghasilkan ekivalen pereduksi dan terutama produksi ATP Anabolik: terlibat dlm proses sintesis senyawa kompleks dari prekursornya (AA protein), endotermik. Amfibolik: terjadi di persilangan metabolisme yg menghubungkan jalur anabolik dg katabolik. Contoh Siklus Krebs (Siklus Asam Sitrat) Metabolisme Normal : adaptasi terhadap saat kelaparan, latihan fisik, kehamilan, laktasi. Metabolisme Abnormal: akibat dari defisiensi nutrisi, defisiensi enzim, sekresi hormon regulasi metabolisme tidak normal, efek obat dan racun. Kebutuhan kalori seseorang dg BB 70 kg 2400 2900 kcal Kurang lebih 40% - 50% lebih tinggi dari BMR (140% - 150% BMR).

Overview metabolisme

Overview metabolisme
Kelebihan kalori terus menerus Obesitas (IMT > 26) Kekurangan kalori terus menerus katabolisme protein tanpa replacement emaciation. Kelaparan/ puasa nervous system dan eritrosit , peka terhadap kekurangan glukosa saat cadangan glikogen menipis maka tubuh melakukan glukoneogenesis Hormon pengatur metabolisme Insulin: patologis Diabetes melitus kadar gula darah tinggi Glukagon glukoneogenesis meningkatkan kadar gula darah ke normal

Diabetes melitus tipe I : defisiensi sekresi insulin

Karbohidrat
Polihidroksi aldehid atau keton atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisa Tongkat kehidupan bagi kebanyakan organisme Rumus umum : (CH2O)n Senyawa ini menyusun sebagian besar bahan organik di alam karena perannya yang sangat banyak pada semua bentuk kehidupan Peran utama : sumber energi KH menghasilkan 4 kilokalori/gram.

D-Glyceraldehyde
Aldehyde group

Asymmetric carbon

Dihydroxyacetone
No asymmetric carbon

Keto group

Penggolongan Karbohidrat:
(CH2O)n I or H - C - OH I

Monosakarida gula sederhana dengan gugus OH jamak. Berdasarkan jumlah atom karbon (3, 4, 5, 6), suatu monosakarida disebut sebagai triosa, tetrosa, pentosa or hexosa.
Disakarida - 2 monosakarida yang berikatan secara kovalen. Oligosakarida beberapa (>2) monosakarida yang terhubungi secara kovalen.

Polisakarida - polimer yang terdiri dari rantai unit monosakarida atau disakarida.

Penamaan Gula
Untuk gula dengan atom C asimetrik lebih dari 1, notasi D atau L O H ditentukan oleh atom C C asimetrik terjauh dari H C OH gugus aldehida atau HO C H keto. H C OH Gula yang ditemui di alam adalah dalam bentuk isomer D.
H C OH CH2 OH
D-glukosa

C HO C H H C OH HO C H HO C H CH2 OH
L-glukosa

D-Aldoses (3,4,5, & 6 carbons)


Aldehyde group, blue
Numbering Distal asymmetric center

10

DISAKARIDA
- laktosa : hidrolisis galaktosa & glukosa - Maltosa: hidrolisis 2 mol glukosa - Sukrosa: hidrolisis fruktosa & glukosa - Trehalosa: hidrolisis 2 mol glukosa

Oligisakarida

POLISAKARIDA
CADANGAN ENERGI
Polimer heksosa:

- Glikogen (hewan) glukosa - Amilum (tumbuhan) glukosa - Inulin (tumbuhan) fruktosa Polimer pentosa: hemiselulosa: Arabinosa

STRUKTURAL - Sellulosa (tumbuhan) - khitin

Pencernaan Karbohidrat

Metabolisme Karbohidrat

Pengangkut Glukosa Utama


Lokasi jaringan GLUT 1 Otak, ginjal, kolon, plasenta, SDM Fungsi mengambil glukosa

GLUT 2
GLUT 3 GLUT 4 GLUT 5

Hati, sel-beta pankreas, usus halus ginjal,


Otak, ginjal, plasenta Jantung, otot rangka, adiposit Usus halus

mengambil / keluar cepat glukosa


mengambil glukosa Mengambil glukosa dg stimulasi insulin Absorpsi glukosa

SGLT 1

Usus halus, ginjal

Mengambil glukosa melawan gradien konsentrasi

Jalur glukosa
Adipose
Energy Stores

Glycogen

Glucose
Pentose Phosphate Pathway Glycolysis

Ribose-5-phosphate

Pyruvate

Glikolisis Embden Meyerhof


Jalur utama metabolisme glukosa Terjadi disemua sel sel mamalia Terjadi di sitosol Dapat berlangsung dalam keadaan:
Aerob piruvat Anaeroblaktat

Diatur oleh tiga enzim utama


Heksokinase Fosfofruktokinase Piruvat kinase

Sumber energi satu-satunya pada eritrosit Piruvat Asetil KoA Gangguan metabolisme piruvat asidosis laktat

Glikolisis Embden Meyerhof

Mekanisme oksidasi gliseraldehid 3 fosfat (penting dalam keadaan glikolisis anaerob)

Glikolisis pada Eritrosit


Glikolisis terjadi dalam keadaan anaerob Diperlukan pembentukan 2,3 Bifosfogliserat (BPG) yang berikatan dengan hemoglobin untuk aktivitas transport oksigen BPG akan menyebabkan afinitas oksigen hemoglobin oksigen mudah dilepas di jaringan

Glikolisis pada Eritrosit

Metabolisme Piruvat
Piruvat yang terbentuk dalam glikolisis akan mengalami salah satu darijalur ini:
Piruvat laktat Piruvat alanin (asam amino) Piruvat Asetil KoA (masuk siklus asam sitrat)

Metabolisme Piruvat
Piruvat laktat Sikuls laktat(cori cycle) Otot yang berkontraksi berada dalam keadaan anaeroblaktat Laktat yg terbentuk tidak dapat diubah otot dibawa ke hati

Metabolisme Piruvat
Piruvat Asetil KoA Terjadi didalam mitokondria Enzim yang berperan kompleks enzim piruvat dehidrogenase Kerja enzim memerlukan Tiamin difosfat(B1) Reaksi yang ireversibel

Siklus Asam sitrat : Katabolisme Asetil KoA


Siklus asam sitrat / siklus Krebs / siklus tricarboxylic acid cycle (TCA) Serangkaian reaksidi mitokondria yang mengoksidasi gugus asetil pada aetil-KoA dan meruksi koenzim yang teroksidasi melalui rantai pernapasan yang berkaitan dengan pembentukan ATP Merupakan jalur bersama terakhir untuk oksidasi karbohidrat, lipid, dan protein Juga terlibat dalam glukoneogenesis, lipogenesis, dan interkonversi asam asam amino Bersifat amfibolik Terjadi terutama di hati Menghasilkan substrat untuk rantai pernapasan Melepaskan equivalen pereduksi dan CO2 Memerlukan bantuan 4 vitamin
Riboflavin FAD, kofaktor suksinat dehidrogenase Niasin NAD, akseptor elektron Tiamin koenzim ketoglutarat dehidrogenase Asam pantotenat bagian koenzim A, kofaktor

Siklus Asam sitrat : Katabolisme Asetil KoA

Siklus Asam sitrat : Katabolisme Asetil KoA

Siklus Asam sitrat : Katabolisme Asetil KoA

Siklus Asam sitrat : Katabolisme Asetil KoA

Rantai pernafasan
Merupakan sistem respirasi tingkat sel Terjadi dalam mitokondria Terjadi fosforilasi oksidatif Pembentukan ATP terbanyak dan terbesar >< fosforilasi tingkat substrat Melibatkan suatu kompleks enzim NADH yang terbentuk pada fosforilasi tingkat substrat tidak dpt masuk mitokondria transport (shutle)

Glycerophosphate shuttle

Malat shuttle

Kompleks rantai pernafasan

ATP dari 1 mol glukosa

Metabolisme glikogen
Cadangan karbohidrat utama pada hewan pati / kanji pada tumbuhan Merupakan polimer bercabang dari -D-glukosa Terutama ditemukan pada hati dan otot (kadar glikogen hati>otot, jumlah glikogen otot>hati) Glikogen ototcadangan glukosa yg dpt dgn cepat digunakan otot utk glikolisis Glikogen hatimenyimpan dan mengirim glukosa untuk mempertahankan kadar gula darah Sintesis glikogen glikogenesis, penguraian glikogen glikogenolisis (pny jalur sendiri) Glikogenolisis pd hati glukosa, pd otot laktat Pengaturan glikogenesis dan glikogenolisis melalui cAMP

Metabolisme glikogen

Metabolisme Glikogen Glikogenesis

Metabolisme glikogen Glikogenolisis

Metabolisme glikogen

Metabolisme glikogen

Metabolisme glikogen

Jalur Pentosa Fosfat


Adl jalur alternatif metabolisme glukosa. Jalur ini berlangsug di sitosol Enzim yang terlibat antara lain G6PD, transketolase dan transaldolase Reaksi terbagi ke dalam 2 fase: - oksidatif: menghasilkan NADPH - nonoksidatif : menghasilkan prekursor-prekursor ribosa Fungsi: (Bukan ditujukan untuk produksi ATP) Menghasilkan NADPH untuk sintesis asam lemak & steroid Sintesis ribosa untuk pembentukan nukleotida dan asam nukleat Defisiensi enzim glukosa 6-fosfat dehidrogenase (G6PD) menyebabkan darah mudah hemolisis anemia hemolitik

Jalur Metabolisme Heksosa (fruktosa)

Jalur Metabolisme Heksosa (galaktosa dan laktosa)

Jalur Metabolisme gula amino

Glukoneogenesis
Adl suatu proses perubahan prekursor (bukan karbohidrat) menjadi glukosa atau glikogen. Substrat/ prekursor:
Asam amino glukogenik Laktat Gliserol Propionat

Jaringan utama tempat berlangsung glukoneogenesis adl hati dan ginjal. Organ tergantung /peka glukosa adalah sistem saraf dan eritrosit. Hipoglikemia menyebabkan disfungsi otak berat koma kematian Fungsi: Meningkatkan kadar glukosa darah utk kebutuhan normal sel.

Glukoneogenesis

Glukoneogenesis

Kontrol glukosa darah


Gula darah kadarnya dipertahankan dalam range yang sempit Kadar glukosa darah manusia
setelah makan 6,5 7,2 mmol/L 2 jam pp 4,5 5,5 mmol/L puasa 3,3 3,9 mmol/L

Berbeda utk tiap spesies. Glukosa darah diperoleh dari makanan, glukoneogenesis dan glikogenolisis. Kadar glukosa darah diatur oleh proses metabolik dan hormonal. Insulin berperan utama dalam regulasi kadar glukosa darah. Insulin overdose hipoglikemia cepat convulsion/ kejang

Kontrol glukosa darah


Glukokinase di hati penting dalam pengaturan gula darah setelah makan. Heksokinase di otot mempunyai Km rendah untuk glukosa, berfungsi dengan kecepatan konstan pd keadaan normal. Glukokinase mempunyai Km tinggi utk glukosa (afinitas rendah), aktivitasnya naik saat gula darah masuk vena porta pengambilan glukosa dalam jumlah besar setelah makan. Glukagon berperan kebalikan dari insulin. Hormon ini diproduksi di sel-alfa pankreas. Sekresi meningkat pada hipoglikemia Menstimulasi glikogenolisis melalui aktivasi fosforilase, Menstimulasi glukoneogenesis dari asam amino dan laktat melalui caraka kedua c-AMP

Kontrol glukosa darah


Hormon-hormon lain yg berefek pada kadar glukosa darah
Hormon2 kel pituitari anterior meningkatkan kadar glukosa darah. ACTH, diabetogenic hormone growth hormon (inhibit glucose utilization), Glukokortikoid, (adrenal korteks) meningkatkan glukoneogenesis, katabolisme protein, menghambat penggunaan glukosa ekstra hepatik

Sitokin, antagonis efek thd insulin


Epinefrin, disekresi pd kondisi stres (exited, perdarahan, hipoksia, hipoglikemia) glikogenolisis di hati dan otot
di hati menyebabkan sekresi glukosa ke dalam sirkulasi di otot menyebakan peningkatan glikolisis.

Kontrol glukosa darah


Kadar gula darah puasa

Kontrol glukosa darah

Kontrol glukosa darah

Ringkasan

Ringkasan

Ringkasan

Terima Kasih

Selamat Belajar