Anda di halaman 1dari 22

ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK KHUSUS

Konsep Kelompok
Pengelompokan manusia dlm wadah, bentuk kehidupan bersama, dgn kriteria tertentu dlm bidang kesh/kprwt krn adanya kbthn yang sama untuk capai tujuan

KELOMPOK KHUSUS
Adalah Sekelompok masayarakat atau individu yg memiliki jenis kelamin, umur, permasalahan kesehatan dan kesehatan serta rawat terhadap masalah tersebut maupun sosial budaya dan ekonominya perlu mendapatkan bantuan, bimbingan dan pelayanan kesehatan karena ketidakmampuan, ketidaktahuan

JENIS KELOMPOK DALAM MASYARAKAT DI BAGI BERDASARKAN :

1. a. b. c. d. e. f. g.

TAHAP PERKEMBANGAN : Kelompok ibu hamil Kelompok Ibu Menyusui Kelompok Balita Kelompok anak sekolah Kelompok remaja Kelompok dewasa Kelompok lanjut usia

2. MENURUT SETING(LOKASI) a. Kelompok Sekolah b. Kelompok Pekerja c. Kelompok Lanjut Usia di Panti

3. KERENTANAN a. Kelompok Keluarga Miskin b. Kelompok Balita Kurang gizi c. Kelompok Remaja Pemakai Napza d. Kelompok dewasa dgn hipertensi e. Kelompok Lansia dgn Reumatik dsb

Proses asuhan keperawatan kelompok khusus = askep komunitas Yang meliputi :


Dimensi Biologis 1. Usia, Jenis Kelamin, Suku 2. Tingkat Tumbuh Kembang/maturasi kelompok 3. Mslh Kshtn Utama yang lazim

2. DIMENSI PSIKOLOGIS 1. Gambaran diri kelompok 2. Ketrampilan Koping 3. Insiden dan Prevalen masalah psikologis 4. Stressor Psikologis dlm masyarakat

3. DIMENSI FISIK a. Lokasi/ tempat terget group b. Kondisi lingkungan yang membahayakan ( populasi, perubahan cuaca, resiko penyakit) c. Perumahan

4. DIMENSI LINGKUNGAN SOSIAL

a.Sikap Komunitas terhadap target group b. Status Sosial dan ekonomi target group c. Pendidikan d. Pekerjaan e. Pelayanan Kesehatan yang bersifat proteksi f. Transportasi

5. DIMENSI PERILAKU

a. Kebutuhan Nutrisi b. Kebiasaan berolah Raga c. Aktifitas Rekreasi d. Kebiasaan merokok e. Perlindungan Khusus yang digunakan

6. DIMENSI KESEHATAN

a. Pelayanan Kesehatan yg dibutuhkan b. Sikap terhadap Kshtn Dan pelayanan kesehatan c. Jaminan pemeliharaan Kesahatan

Kesehatan Kerja (Occupational Health)


Yuli Isnaeni

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA


Pengertian kesehatan kerja : Spesialisasi dalam ilmu kesehatan/kedokteran yg bertujuan agar pekerja, komunitas pekerja memperoleh derajad kesehatan setinggi-tingginya baik fisik, mental, maupun sosial dengan usaha promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif terhadap penyakit/gangguan kesehatan yg disebabkan faktor pekerjaan dan lingkungan kerja

PERAWATAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA ( OCCUPATIONAL HEALTH NURSING ) Pengertian :

Merupakan cabang dari perawatan kesehatan masyarakat yg memberikan pelayanan pada tenaga kerja yg bersifat otonom dan independen dalam menentukan penatalaksanaan keperawatan

TAHAPAN
PENEMUAN GANGGUAN KESEHATAN DIAGNOSIS PENYAKIT

PETUGAS YG BERTANGGUNGJAWAB
Pekerja/petugas keselamatan/perawat/dokter Perawat/Dokter

PENEMUAN PENYEBAB LINGKUNGAN PEMANTAUAN DAN PENGENDALIAN PENYEBAB

Ahli Higiene/Perawat/dokter/ahli Toksikologi Ahli Higiene/insinyur keselamatan/ahli ergonomi/dokter

PEMANTAUAN KESEHATAN PEKERJA

Perawat/dokter/ahli epidemologi/ahli toksikologi

DASAR HUKUM
Undang-undang No 1 tahun 1970 ttg keselamatan kerja Permenaker No. Per.03/Men/1982 ttg pelayanan kesehatan kerja

ISO on Occupational Helath Management ( Geneva 1996)

and

Safety

AAOHN ( American Association of Occupational Helath Nursing ) The Standart of Clinical Nursing Practice and The Professional Practice Standart, 1994)

PRINSIP KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA


Primary prevention (health promotion, disease prevention, non-ocupational program)

Secondary prevention (early diagnosis, treatment and limit disabiliy)


Tertiary Prevention return to work) (Rehabilitation, restoration,

AREA KOMPETENSI PKK (PERAWAT KESEHATAN KERJA) 1. Managemen dan administrasi, pendidikan kes 2. Asuhan keperawatan dan penelitian 3. Konsultasi, kesehatan dan lingkungan kerja

STANDART PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN KERJA


Ada kerja sama dengan multidisiplin ( dokter, ahli hygiene perusahaan, ergonomi, psikologi, psikisiater, alhi gizi, ahli managemen, alhi hukum dll
Fungsi perawat di perusahaan bergantung kepada kebijakan perusahaan dalam memberikan ruang lingkup upaya kesejahteraan dan keselamatan kerja

TUGAS FUNGSIONAL PERAWAT DI PERUSAHAAN


Clinician Direct Care

Menilai kebutuhan kesehatan kerja, membuat diagnosis, merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi dampak intervensi Memberikan pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan pencegahan
Coordinator

Melakukan fungsi administrasi


Pelayanan dengan titik berat pencapaian kualitas yg cost effective

Single Nurse service Melakukan fungsi administrasi Pelayanan dengan kualitas pelayanan yg cost-effective

Health Promotion Specialist

Fungsi Administrasi
Pengembangan dan analisis program REALISASI FUNGSI PERAWAT Penatalaksanaan kasus: -Mampu melakukan diagnosis keperawatan

-Penilaian status kesehatan klien


-Analisis untuk dignosis

- Identifikasi tujuan spesifik keperawatan


- Rencana Keperawatan - Intervensi, pencegahan penyakit dan kecelakaan

- Evaluasi berkesinambungan terhadap klien


Pelaksana dan evaluasi program - Pengembangan program ( Assest : data worked related, enviromental, work place, perencanaan program : SWOT analisis, pengembangan tujuan - Implementasi program ( rencana dan tahapan)

- Evaluasi Program ( proses, metods, cost efective dan benetif)

AREA PELAYANAN PKK ( PERAWAT KESEHATAN KERJA)


Upaya promosi kesehatan Pengendalian lingkungan kerja

Pendidikan dan pelatihan


Surveilans Pengobatan penyakit berhubungan dengan pekerjaan P3K Upaya rehabilitasi Penelitian dan konseling

PERMASALAHAN DAN HAMBATAN SDM


Minat program kesehatan kerja ini belum banyak Belum jelasnya pemanfaatan pemerintah, swasta dan industri Terbatasnya dana peserta dan promosi Terbatasnya sarana dan prasarana Beberapa jenis tenaga profesi kesehatan kerja belum ada

Terbatasnya tenaga pengajar