Anda di halaman 1dari 33

Kematian Janin Dalam Kandungan (KJDK)

Oleh : RIZKY EKA PUTRA AZUL HIRIANSYAH SARTIKA

Pembimbing : dr. ASWAR ABOET , SpOG


1

Pendahuluan
ICD-10, National Center for Health Statistics kematian sebelum ekspulsi atau ekstraksi sempurna dari ibu sebagai hasil konsepsi manusia, terlepas dari lamanya kehamilan dan terminasi kehamilan yang diinduksi Ditunjukkan :

Janin tidak bernafas Gerakan jantung (-) Pulsasi tali pusat (-) Gerakan otot-otot volunter (-)
2

Definisi

Kematian janin kapan saja setelah usia kehamilan 20 minggu

Etiologi

Ibu

Janin

Plasenta

IBU
Kehamilan lewat waktu Diabetes (tak terkontrol) SLE Infeksi Eklamsi Preeklamsi Trauma Ruptur Uteri Obat-onatan
5

Janin
Kehamilan multipel Pertumbuhan janin terhambat Kelainan kongenital Infeksi

Plasenta
Cedera Solusio Perdarahan janin-ke-ibu Transfusi antar kembar KPD Vasa previa Korioamnionitis
7

Faktor Resiko
Ras Afrika Amerika Usia Ibu Lanjut Riwayat kematian janin Infertilitas maternal Hemokonsentrasi maternal Obesitas

Patologi
Janin mati pada kehamilan lanjut perubahan-perubahan :

1. Rigor mortis (tegang mati)


2. Stadium maserasi I

3. Stadium maserasi II
4. Stadium maresasi III
9

Gejala
Janin berhenti bergerak dan menendang Bercak darah atau pedarahan

Stetoskop atau doppler DJJ (-)


USG Gerakan janin (-) DJJ (-)
10

Diagnosis
TFU menurun Stetoskop (doppler)/ USG DJJ (-) Elektronik fetal nonstress test melihat DJJ, Pergerakan janin dan kontraksi uterus Radiologi 5 hari setelah kematian janin : Tulang kepala janin tumpang tindih satu sama lain Tulang belakang hiperfleksi Gambaran gas pada jantung dan pembuluh darah Edema disekitar tulang kepala HCG urin (-)
11

Protokol pemeriksaan bayi lahir mati Gambaran umum bayi


Malformasi Noda kulit Derajat maserasi Warna-pucat, pletorik

12

Tali pusat
Prolaps Lilitan-leher, lengan, tungkai Hematom atau striktur Jumlah pembuluh Panjang

Cairan amnion
Warna-mekonium Konsistensi Volume
13

Plasenta
Berat Bekuan lekat Kelainan struktur Edema-kelainan hidropik

Selaput ketuban
Ternoda menebal
14

Komplikasi
Trauma emosional Ketuban pecah infeksi Koagulopati kematian janin > 2minggu

15

Aspek psikologis
Kematian janin Traumatik psikologis depresi postpartum Depresi dan rasa cemas pada kehamilan berikutnya

16

Penatalaksanaan
Partus biasanya mulai spontan sebelum 2 minggu PSP > 2 minggu resiko masalah pembekuan darah SC tidak dianjurkan kecuali terjadi komplikasi selama partus pervaginam
17

Vital sign Pemeriksaan darah Rencanakan psp

Induksi ekspektatif Trombosit dalam 2 minggu penanganan aktif :


nilai serviks

matang induksi (oksitosin /prostaglandin)

belum matang matangkan (keteter foley) SC alternatif terakhir


18

Jika persalinan spontan tidak terjadi dalam 2 minggu, trombosit , serviks belum matang matangkan serviks (misoprostol)
25 mcg Misoprostol di puncak vagina, dapat diulang sesudah 6 jam Tidak ada respon 2 x 25 mcg naikkan 50 mcg/6jam jangan lebih dari 50 mcg tiap kali dan melabihi 4 dosis

Tanda infeksi (+) AB BT > 7 Waspada koagulopati


19

Status orang sakit


Anamnesa Pribadi Nama Umur Pendidikan Pekerjaan Agama Alamat Tanggal masuk MR Paritas : Ny.N : 39Tahun : SMA : IRT : ISLAM : Jl. Abdul hamid no 75 medan : 22 September 2013 : 89-90-60 : G5P4A0
20

Keluhan utama : Tidak merasakan gerakan janin. Telaah : Hal ini dialami os sejak tanggal 22 September 2013. Tekanan darah tinggi (+) diketahui sejak 1 hari ini. Riwayat hipertensi pada kehamilan sebelumnya (-), riwayat hipertensi sebelum hamil (-). Riwayat mual muntah (-), riwayat pandangan kabur (-), riwayat nyeri kepala (+), nyeri ulu hati (-),riwayat kejang. Riwayat mules-mules mau melahirkan (+) sejak 22 September 2013 pukul 22.00wib, keluar lendir darah (+), keluar air-air (-). Os merupakan pasien rujukjan RS luar dengan diagnosa : KJDK+PEB+MG+KDR (3840)minggu. RPT : Asma (-), hipertensi (-), kencing manis (-). RPO : HPHT : 28-12-2012 TTP : 04-10-2013 21 ANC : bidan 3x

Riwayat persalinan

, aterm, 3000gr, PSP, Bidan, rumah, 15 tahun, sehat , aterm, 2800gr, PSP, Bidan, rumah, 13 tahun, sehat , aterm, 3000gr, PSP, Bidan, rumah, 10 tahun, sehat , aterm, 2900gr, PSP, Bidan, rumah, 5 tahun, sehat Hamil ini

22

PEMERIKSAAN FISIK Status Present Sens : somnolen Anemia : (-) TD : 180/110 mmHg Ikterus HR : 90x/i, teratur Cyanosis RR : 20x/I Dyspnoe Temperatur: 36,80 C Oedema

: (-) : (-) : (-) : (-)

23

Status Obstetrikus Abdomen : Membesar asimetris TFU : 3 jari di bawah processus xypoideus (33cm) Teregang : Kanan. Terbawah : Kepala. Gerak : (-) Djj : (-) His : 2x20/ 10 menit EBW : 3200 3400 gr. VT : Cervix axial, 3cm, eff 60%, selaput ketuban (+), kepala HI UUK? ST : lender darah (+), air ketuban (-)
24

LABORATORIUM
Hb : 9,2 gr%. Ht : 26% Leukosit : 18.700 Trombosit : 84.000 SGOT : 23 SGPT : 16 LDH : 958 Proteinuria : +3 USG : Tidak adanya gerakan janin Tidak adanya denyut jantung janin
25

Hasil USG-TAS

Janin tunggal, LK FM (+), FHR (+) Spalding sign (+). BPD 92,1mm FL72,9mm AC 327mm Plasenta corpus anterior grade III. Air ketuban : cukup. FL : 68,0 mm. Kesimpulan : KJDK+IUP(38-40)minggu+ PK
26

DIAGNOSA PEB+KJDK + Partial Hellp Sindrom parsial+ MG+ KDR (38-40 mgg) + PK + inpartu.

TERAPI O2 2-4 l/i MgSO4 20% (20cc) bolus (loading dose) IVFD RL + MgSO4 40% (15cc) 14gtt/I (maintenance dose) Nipedipine tab 10mg/ 30menit jika TD >180/110mmHg, maximal 120mg/24jam maintenance 3x10mg Inj. Dexametashone rescue 10mg /12jam
Rencana : PSP dengan persingkat kala II Awasi VS, his, dan evaluasi kemajuan persalinan
27

Follow up, tanggal 23 September 2013 Pukul 08.00 wib Keluhan Utama : mules-mules (+) Status Present : Sens : somnolen Anemia TD : 180/110 mmHg Ikterus HR : 90x/i, teratur Cyanosis RR : 20x/I Dyspnoe Temperatur : 36,80 C Oedema

: (-) : (-) : (-) : (-) : (-)

28

Status Obstetrikus Gerak : (-) Djj : (-) His : 2x30 dalam 10 menit EBW : 3200 3400 gr. VT : Cervix axial, 5cm, eff 80%, selaput ketuban (+), kepala HII, UUK? ST : lendir darah (+), air ketuban (-)

29

Diagnosa inpartu

: KJDK + PG + KDR (38 40 mgg) + PK +

Terapi
O2 2-4 l/i IVFD RL 1fls + HES 1fls cor IVFD RL + MgSO4 20% (30cc) 14gtt/i Nipedipine tab 10mg/ 30menit jika TD >180/110mmHg Inj. Dexametashone rescue 10mg /12jam
Rencana : Konsul anastesi untuk perawatan ICU Konsul interna Tanggal 23 September 2013 pukul 19.00wib pasien exit
30

ANALISA KASUS
Ny. N, 39 tahun, G5P4A0, datang ke RSUPM tanggal 22 September 2013, Pukul 23.30 wib dengan, Keluhan utama : Hal ini dialami os sejak tanggal 22 September 2013. Tekanan darah tinggi (+) diketahui sejak 1 hari ini. Riwayat hipertensi pada kehamilan sebelumnya (-), riwayat hipertensi sebelum hamil (-). Riwayat mual muntah (-), riwayat pandangan kabur (-), riwayat nyeri kepala (+), nyeri ulu hati (-),riwayat kejang. Riwayat mules-mules mau melahirkan (+) sejak 22 September 2013 pukul 22.00wib, keluar lendir darah (+), keluar air-air (-). Os merupakan pasien rujukjan RS luar dengan diagnosa : KJDK+PEB+MG+KDR (3840)minggu. Pasien didiagnosa PEB+KJDK + Partial Hellp Sindrom parsial+ MG+ KDR (38-40 mgg) + PK + inpartu. Pasien direncanakan untuk PSP dengan persingkat kala II.

31

PERMASALAHAN
Apakah diagnosa pasien ini sudah benar ? Apakah penanganan pada kasus ini sudah benar ? Apa penyebab kematian janin pada kasus ini?

32

Terima kasih

33