Anda di halaman 1dari 14

KELOMPOK 3

Ketua Anggota : FITRA HELFINANDA : Yuki Erlina Novi Deddy azwir M.Fajri Domu P.R Afriyani Rahmawati (08_016)

TRIGGER
Seorang anak umur 3 tahun,dibawa ibunya kebagian THT RSI Siti Rahmah dengan gejala sebelah hidungnya berdarah dan keluar cairan bebau busuk.Dari pemeriksaan terlihat benda yang menyumbat salah satu lubang hidungnya.Bagaimana penanggulangan ? Dokter UGD memberikan perawatan dan pengobatan yang memadai.

PENDAHULUAN

HIDUNG

Hidung merupakan salah satu organ pernapasan yang sangat penting. Di dalam hidung terdapat rambut-rambut yang berfungsi untuk menyaring udara agar bersih dan tidak terdapat kotoran atau debu sehingga paru-paru kita dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu hidung juga sebagai indra pembau yang sangat membantu dalam membedakan bau busuk dan tidak.

BENDA ASING DI HIDUNG


Anak kecil seringkali memasukkan benda ke dalam hidungnya. Beberapa benda mudah dilihat dan dikeluarkan, tetapi benda lainnya bisa terdorong ke dalam sehingga tidak terlihat dari luar. Benda yang tersangkut di hidung bagian atas bisa menyebabkan bau tidak enak atau keluarnya cairan berdarah dari salah satu lubang hidung. Lama-lama benda yang tersangkut di dalam hidung akan terbungkus oleh garam mineral dari lendir hidung, sehingga terbentuk suatu benjolan di dalam hidung (rinolit). Rinolit sulit dikeluarkan karena bentuknya cenderung mengikuti bentuk hidung bagian dalam.

Sering terjadi pada anak-anak 2-4 tahun atau pasien dengan mental terbelakang.

Manifestasi klinis
Hidung tersumbat oleh sekret mukopurulen yang banyak dan berbau busuk di satu sisi rongga hidung, kanan atau kiri, tempat adanya benda asing. Setelah sekret hidung dihisap. Benda asing akan tampak dalam kavum nasi. Kadang disertai rasa nyeri, demam, epistaksis, dan bersin. Pada pemeriksaan tampak edema dengan inflamasi mukosa hidung unilateral dan dapat terjadi ulserasi.

DIAGNOSA
1. Anamnesa Identitas : anak, umur 3 th KU : Sebelah hidungnya berdarah dan keluar cairan berbau busuk 2. Pem.Fisik Inspeksi : Terlihat benda yang menyumbat salah satu lubang hidung 3. Pem.Penunjang Dilakukan pemeriksaan radiologi untuk benda asing radioopak yang tidak jelas pada rinoskopi anterior.

PENATALAKSANAAN
Benda asing dengan permukaan kasar dapat dikeluarkan memakai forsep. Bila benda asing bulat dan licin,misalnya manikmanik,dipergunakan pengait yang ujungnya tumpul. Bagian pengait yang bengkok dimasukkan ke dalam hidung bagian atas menyusuri atap kavum nasi, sampai menyentuh nasofaring.

penatalaksanaan
Setelah itu pengait diturunkan sedikit, sampai belakang objek. Kemudian ditarik ke depan. Bila benda asing tersebut adalah binatang lintah, diteteskan dulu air tembakau agar terlepas dari mukosa hidung atau nasofaring, kemudian dijepit dengan pinset dan tarik ke luar. Pemberian antibiotik sistemik selama 5-7 hari hanya bila ada infeksi hidung dan sinus. Tidak dianjurkan mendorong ke arah naofaring dengan tujuan agar masuk ke mulut. Karena dapat terus masuk ke laring dan saluran napas bawah. Sehingga timbul sesak napas dan kegawatan.

KESIMPULAN
Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa setiap benda asing yang cukup kecil untuk masuk ke dalam nares dapat ditemukan tersangkut di daerah ini. Benda-benda seperti ini sering terjapit pada waktu usaha pengeluaran oleh tenaga yang tidak terampil. Adapun benda asing dalam hidung dapat mengakibatkan gangguan saluran pernapasan,yang menyebabkan napas anak tersebut menjadi sesak.

Arif Mansjoer,dkk.2009. Kapita selekta .Jakarta ; Media aeculapius Malik,amirmuslim.Prof.Buku Rancangan Pengajaran modul gawat darurat bedah,Fakultas kedokteran UNBRAH,PADANG:2010 http://dokterrizy.blogspot.com/2010/12/benda asing di hidung.html http://bimaariotejo.wordpress.com/category/tulisan -singkat/umum/

Anda mungkin juga menyukai