Anda di halaman 1dari 19

MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN PROVINSI JAWA TIMUR

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR


BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

2009

KINERJA

PEMBANGUNAN
2

Perbandingan Absolut Antar Kabupaten/Kota di Jawa Timur dalam Kuadran Tahun 2008

PERTUMBUHAN

Kabupaten/Kota

EKONOMI
7 6 5.83 5.84 4.78 5.8 6.11 5.9

PDRB Pert. Per EkonoKapita mi

Kabupaten/Kota

PDRB Per Kapita

Pert. Ekonomi

5
4 3 2 1 0

PDRB Perkapita Rendah Pertumbuhan Ekonomi Tinggi

Jawa Timur 5,90 %

Kota Batu Kab. Banyuwangi Kota Madiun Kab. Tuban Kab. Bojonegoro Kab. Blitar Kota Blitar Kab. Jombang Kab. Pasuruan Kab. Nganjuk Kab. Jember Kab. Ngawi

13.61 6.07 13.25 6.07 12.97 6.12 12.22 6.52 10.94 13.51 10.53 6.00 10.05 6.27 9.52 5.97 9.34 6.14 9.12 6.17 9.03 6.13 7.29 6.16

Kota Surabaya Kab. Gresik Kota Probolinggo

62.08 26.19 17.89

6.28 6.77 5.95

PDRB Perkapita Tinggi Pertumbuhan Ekonomi Tinggi

PDRB Per Kapita Jawa Timur Rp. 16,76 Juta 2003 2004
PDRB Perkapita Rendah Pertumbuhan Ekonomi Rendah

Pertumbuhan Ekonomi

2005

2006

PDRB Perkapita Tinggi Pertumbuhan Ekonomi Rendah


Kabupaten/Kota PDRB Per Kapita Pert. Ekonomi

2007

2008

Kabupaten/Kota

PDRB Pert. Per EkonoKapita mi

Kab. Tulungagung Kota Pasuruan Kab. Probolinggo Kab. Mojokerto Kab. Situbondo Kab. Lumajang Kab. Malang Kab. Sumenep Kab. Magetan Kab. Kediri Kab. Madiun kab. Lamongan Kab. Ponorogo Kab. Bangkalan Kab. Bondowoso Kab. Sampang Kab. Trenggalek Kab. Pamekasan Kab. Pacitan

14.49 12.80 12.48 12.26 11.69 11.69 11.43 9.96 9.86 8.87 7.99 7.36 6.83 6.78 6.31 5.59 5.56 5.10 5.06

5.89 5.43 5.70 5.54 5.00 5.42 5.79 4.25 5.40 4.35 4.25 5.89 5.88 4.52 5.24 4.51 5.54 5.22 5.78

Kota Kediri Kota Malang Kab. Sidoarjo Kota Mojokerto

189.81 31.28 29.29 21.51

4.82 5.88 4.54 5.19

INDEKS

PEMBANGUNAN MANUSIA
IPM rendah Reduksi Softfall tinggi 01 IPM 27 11 12 29 09 26 08 14 22 21 07 02 18 19 04 05 79 0317 75 24 74 06 25 IPM tinggi Reduksi Softfall tinggi 78 73 71 15 72 77 76

70 69 68 67 66 65 64 63 62 61 60 2003 2004 2005 2006 2007 2008 63.66 64.49 67.46 66.84 66.87 69.14

23 10

13

Reduksi Softfall
20 16 28

Kabupaten 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 Pacitan Ponorogo Trenggalek Tulungagung Blitar Kediri Malang Lumajang Jember Banyuwangi 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Bondowoso Situbondo Probolinggo Pasuruan Sidoarjo Mojokerto Jombang Nganjuk Madiun Magetan 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Ngawi Bojonegoro Tuban Lamongan Gresik Bangkalan Sampang Pamekasan Sumenep 71 72 73 74 75 76 77 78 79

Kota Kediri Blitar Malang Probolinggo Pasuruan Mojokerto Madiun Surabaya Batu

TINGKAT

PENGANGGURAN TERBUKA
TPT 12

9.00 8.00 7.00 6.00 5.00 4.00 3.00 2.00 1.00 2004 2005 5.72 7.69

I
8.51
8.19 6.79 6.42
1 3, 2 28 12 8 11 27 29 26 4 20

II
10
72 79 74 6 19 14

73 78 71 15 76

77

25 17

75

8
24

16

5.82

5.74

5.68 4.53
0 2

MYS 12 14

5 9 73

TPT Baru TPT Lama

6 22 6

8
21

10

IV
2006 2007 2008

13

III
2

Kabupaten 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 Pacitan Ponorogo Trenggalek Tulungagung Blitar Kediri Malang Lumajang Jember Banyuwangi 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Situbondo

0
21 22 23 24 25 26 27 28 29 Ngawi Bojonegoro Tuban Lamongan Gresik Bangkalan Sampang Pamekasan Sumenep 71 72 73 74 75 76 77 78 79

Kota Kediri Blitar Malang Probolinggo Pasuruan Mojokerto Madiun Surabaya Batu

Bondowoso Probolinggo Pasuruan Sidoarjo Mojokerto Jombang Nganjuk Madiun Magetan

KESENJANGAN

ANTAR WILAYAH
Tahun Indeks Vw Perubahan

2004
2005 2006 2007*) 2008**)

114,54
116,25 116,00 115,38 115,61

1,12121
1,49293 -0,21505 -0,53448 0,19934

Perubahan
2 1.5 1 0.5 0 2004 -0.5 -1 2005 2006 2007 2008

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur Keterangan: * ) Angka Diperbaiki **) Angka Sementara

KEMISKINAN
25 24 23 22 21 20 19 18 17 16 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009
20.73 19.52 20.34 19.1 18.51 16.68 19.95 19.98 21.09

Sumber : BPS, 2009

VISI dan MISI


RPJMD JATIM
8

Visi :
Misi :

RPJMD JATIM

Terwujudnya Jawa Timur yang Makmur dan Berakhlak dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia

Mewujudkan Makmur bersama Wong Cilik melalui APBD untuk Rakyat

Strategi :
1. Pembangunan berkelanjutan berpusat pada rakyat (people centered development), yang mengedepankan partisipasi rakyat (participatory based development) dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi program pembangunan yang menyangkut hajat hidup mereka sendiri. 2. Keberpihakan kepada masyarakat miskin (pro-poor). 3. Pengarusutamaan gender. 4. Keseimbangan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, melalui, terutama, pengembangan agroindustri/agrobisnis.
9

IMPLIKASI STRATEGIS VISI & MISI RPJMD 2009-2014

TERHADAP KEBIJAKAN UMUM APBD 2010


1. Perubahan Performance Belanja ( Reguler visioner pro-rakyat). 2. Optimalisasi Cash Transfer a. Pembangunan Penanganan Kemiskinan pada 14 variabel : GEMA SEJAHTERA ( target group orientation paket2 bantuan teknis ke desa/kelurahan) b. Kemasyarakatan orientasi pada IPOLEKSOSBUD TRAMTIBNAS. c. Penanganan isu-isu strategis ( RTLH -KODAM, Narkoba POLDA, Penanganan illegal Fishing-ARMATIM, Penaburan benih Penghijauan TNI AU, dll). 3. Public Investment Scheme Partnership ( sharing kab/kota) Pendidikan Gratis (60-40), Kesehatan Gratis (40-60) 4. Public - Private Partnership ( CSR ) terstruktur dalam jangka menengah RESI GUDANG, Program Sektoral, dll. 5. Dukungan Percepatan Pembangunan di Kabupaten /Kota & Desa/Kelurahan ( BK ke Kab/Kota Desa/Kelurahan semacam DAK & DAU Prov ke Desa).

10

Program2 Cash Transfer ke Masy. & Desa


Program2 Pembangunan Gubernur Program2SosioKemasyarakatan

Gubernur

Tupoksi DPRD sbg Wakil Rakyat

Gemma Sejahtera (ex. Gerdutaskin)

Percepatan Pemb. Perdesaan

Penggalakan Inovasi Teknologi Tepat Guna Agro Industri

Pemberdayaan UMKM

Misi: Ipoleksosbud LH & trantibmas; (Prakarsa Masy.)

Percepatan PenangananIs sue2 strategis

Jasmas DPRD

Bantuan2 Paket Prog. Taskin ke Desa2 dan Masy. Miskin


Bappemas

Bantuan2 Paket Keuangan (DAK) ke Desa2


SKPD??

Bantuan2Paket

Bantuan2 R & D Inovatif


Balitbangda

Bantek, kredit, peralatan dsb


Dinas-Dinas

Bantuan2 Kemasyarakatan ke Pokmas2/Lembaga2 Masy Biro-Biro

Bantuan2 R TLH + KB, bibir sumbing, pelestarian MA, kepulauan, terumbu krng dll

Kemitraan

BK

BH

BH

BH

BSu BS BH

UPK/Pokma skin

Lemb. Keu. Desa


Usaha mikro baru (informal/semiformal)

PemDes
PrasaranaSarana Desa

Pokmas/Lem b. Inovator
DAK

UMKM

Pokmas/ Lemb.

Related Target Group

Pokmas/ Lemb.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa Timur

11

Kompleksitas Penatausahaan Anggaran


UU 33/2004
Provinsi (terbatas) Anggaran Cukup Besar
BPeg

BL Dekonsentrasi

BBJ

BM

PP 38/2007 Pembagian Kewenangan UU Pem Desa

Kab./Kota (luas) Anggaran Terbatas

Desentralisasi

Belanja BPeg BK BH BSos

Desa (terbatas) Anggaran Terbatas

Tugas Pembantuan

BBH BTL BSub

Sharing

Bbung

BTT

P-P-P Priv/ compe n


Pembia yaan

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa Timur 12

Mekanisme Musrenbang dan Penyusunan APBD

13

Re-orientasi MUSRENBANG DESA/KELURAHAN


Reguler Khusus JANUARI APRIL

BK UMUM DAU PEMDES

BK KHUSUS DAK ( PUBLIC GOOD / USULAN POKMAS DESA/KELURAHAN

BAKORWIL

BAKORWIL

BAKORWIL

BAKORWIL

FORUM BAKORWIL ( camat, kades/lurah, pendamping/LSM Pembahasan usulan khusus desa/pokmas)


14

Bagan Alir RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2010


BAB I
Pendahuluan

BAB II
Evaluasi Hasil Kinerja

BAB III
Rancangan Kerangka Ekonomi Daerah
Ekonomi Makro :

BAB IV
Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2010 Agenda :
1. Meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan, terutama bagi masyarakat miskin 2.Memperluas lapangan kerja, meningkatkan efektivitas penanggulangan kemiskinan, memberdayakan ekonomi rakyat, terutama wong cilik, dan meningkatkan kesejahteraan sosial rakyat
3. Meningkatkan percepatan pemerataan dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan, terutama melalui pengemb. Agro-industri/agrobisnis, serta pemb. dan perbaikan infrastruktur, terutama pertanian dan pedesaan.

Pembangunan Daerah
116.5

18 Program Prioritas Pembangunan Sektoral & Prioritas Spasial di Kawasan Strategis

RKPD Jatim 2010 - merupakan penjabaran RPJMD Jatim dan RKP - Visi : Terwujudnya Jawa Timur yang Makmur dan Berakhlak dalam Kerangka NKRI - Misi : Mewujudkan Makmur bersama Wong Cilik melalui APBD untuk Rakyat - Muatan RKPD : evaluasi pelaksanaan Pembangunan periode yang lalu, rancangan kerangka ekonomi daerah beserta kerangka pendanaan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah, rencana program dan kegiatan prioritas daerah

116 115.5 115 114.5 114 113.5

Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi tahun 2008 = 5,9 % (th 2007 = 6,11%) Leading Sector : Perdagangan (29,36 %), Industri (28,49 %) dan Pertanian (16,47%) Target Pertumbuhan ekonomi th.2009: 4,0 4,5% PDRB/cap 2008: Rp.16,76 Jt

1st Qtr

4. Memelihara kualitas dan fungsi lingk. hidup, serta meningkatkan perbaikan pengelolaan sumber daya alam, dan penataan ruang. Prediksi Pendapatan Daerah/Sumber Pendapatan APBD : PAD diperrkirakan mencapai Rp. 3,970 Triliun Dana Perimbangan diperkirakan Rp. 2,378 Triliun Pendapatan Lain2 yg syah diperkirakan Rp. 16 Triliun

Strategi
1. Pembangunan berkelanjutan berpusat pada rakyat (people centered development), yang mengedepankan partisipasi rakyat (participatory based development) 2. Keberpihakan kepada masyarakat miskin (propoor) 3. Pengarusutamaan gender 4. Keseimbangan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, terutama melalui, pengembangan agroindustri/ agrobisnis

5.Mewujudkan percepatan reformasi birokrasi, dan meningkatkan pelayanan publik. 6. Meningkatkan kualitas kesalehan sosial demi terjaganya harmoni sosial. 7. Meningkatkan kualitas kehidupan dan peran perempuan, serta terjaminnya kesetaraan gender, dan meningkatkan peran pemuda, serta mengembangkan dan memasy. olahraga.

Indeks Disparitas

Arah Kebijakan Keuangan Daerah


Isue Strategis : Rendahnya Aksesibilitas dan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan Tingkat Kemiskinan, Kesenjangan, dan Pengangguran Rendahnya Percepatan Pembangunan Ekonomi dan Pembangunan Infrastruktur Rendahnya kualitas Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup, serta Tata Ruang Wilayah Kurang Optimalnya Penyelenggaraan Otonomi Daerah, Penegakan Supremasi Hukum dan HAM serta Ketentraman dan Ketertiban Terbatasnya Sumber Pembiayaan Pembangunan

Tantangan :
Penanggulangan kemiskinan Peningkatan penanganan pengangguran Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkualitas Stabilitas Sosial dan Politik (penciptaan ketentraman dan ketertiban masyarakat) Penanganan Bencana Alam.

8. Meningkatkan keamanan dan ketertiban, supremasi hukum, dan penghormatan hak asasi manusia.

- Dasar: UU 25/2004, UU 32/2004, UU 33/2005 dan PP 58/2005, PP 08/2008 & Permendagri 13/2006

Asumsi Proyeksi Makro Ekonomi


Ekternal Internal (Nasional & Provinsi)

RPJP tahun 2005-2025 Visi : Jatim sbg Pusat Agrobisnis terkemuka, berdaya saing global dan berkelanjutan

9. Mewujudkan percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi sosial ekonomi dampak lumpur panas Lapindo.

15

Pembangunan Kewilayahan
Upaya perwujudan program pembangunan yang lebih berorientasi pada keruangan (spasial/kawasan/kelompok antar daerah) Integrasi antar sektor antar wilayah (tidak terbatas hanya pada 1 wilayah adimistrasi saja) Biasa disebut Regionaliosasi Di Jawa Timur antara lain : SWP, GKS, Ratubangnegoro, Kawismawirogo, Pawonsari, Wilis, Madura dll

RTRWP Jatim
Induk Dokumen Perencanaan Pembangunan Kewilayahan
Kawasan Strategis sebagai Prioritas Pembangunan
16

KS E : Agropolitan Regional

17

KS E : Andalan Wisata

18

Indikator Kinerja Utama

19