Anda di halaman 1dari 22

By Ns Leni Agustin, S.

Kep

Mendekat

akses pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat

1.
2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Pengentasan kemiskinan dan kelaparan yang ekstrim Pemerataan pendidikan dasar Mendukung adanya persaman jender dan pemberdayaan perempuan Mengurangi tingkat kematian anak Meningkatkan kesehatan ibu Perlawanan terhadap HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya Menjamin daya dukung lingkungan hidup Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan

Menurunkan

angka kematian ibu sebesar tiga perempatnya antara tahun 1990 - 2015

Angka Kematian Ibu (AKI) adalah banyaknya wanita yang meninggal yang disebabkan oleh gangguan kehamilan / penanganannya selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas tanpa memperhitungkan lama kehamilan, per 100 000 kelahiran hidup. AKI diperhitungkan pula pada jangka waktu 6 minggu hingga setahun setelah melahirkan
1.

adalah perbandingan antara persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih, seperti dokter, bidan, perawat, dan tenaga medis lainnya dengan jumlah persalinan seluruhnya, dan dinyatakan dalam persentase

KB pada PUS adalah perbandingan antara PUS yang menggunakan salah satu alat kontrasepsi dengan jumlah PUS biasanya dinyatakan dalam persentase. Manfaat Indikator ini berguna untuk mengukur perbaikan kesehatan ibu melalui pengaturan kelahiran. Indikator ini juga digunakan sebagai proksi untuk mengukur akses terhadap pelayanan reproduksi kesehatan yang sangat esensial.

Perdarahan 28%

Infeksi 11%
Eklampsi 24% Abortus 5% Partus macet/lama 5% Emboli Obstetrik 3% Trauma Obstetrik 5%

1.
2. 3. 4.

Kemampuan dan keterampilan penolong persalinan Kurangnya pengetahuan dan perilaku masyarakat Pendidikan, sosial ekonomi dan budaya Geografi dan sarana

3 TERLAMBAT
Terlambat mengenal tanda bahaya & mengambil keputusan Terlambat mencapai sarana kesehatan

Terlambat mendapat pertolongan fasilitas kesehatan TERLALU

Terlalu Tua > 35 Th Terlalu rapat jarak kelahiran <2 Th

Terlalu Muda punya anak <20Th Terlalu banyak melahirkan anak >3

KEBIJAKAN Pendekatan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir berkwalitas kepada masyarakat STRATEGI Mendorong pemberdayaan wanita dan keluarga Mendorong keterlibata masyarakat Membangun kemitraan yang efekti Meningkatkan akses dan pelayanan yang berkwalitas

Merupakan strategi pemerintah bidang kesehatan untuk mengatasi adanya kesakitan dan kematian ibu dan anak
TUJUAN Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi baru lahir

Adalah usaha-usaha yang dilakukan agar seluruh perempuan menerima perawatan yang mereka butuhkan selama hamil dan bersalin Pilar : 1. Keluarga berencana KB adalah singkatan dari Keluarga Berencana., maksud daripada ini adalah: "Gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran."

2. Pelayanan Antenatal Skrining dan pengobatan anemia, malaria, dan penyakit menular seksual. Deteksi dan penanganan komplikasi seperti kelainan letak, hipertensi, edema, dan pre-eklampsia. Penyuluhan tentang komplikasi yang potensial, serta kapan dan bagaimana cara memperoleh pelayanan rujukan.

3. Persalinan yang bersih dan aman Wanita harus ditolong oleh tenaga kesehatan profesional yang memahami cara menolong persalinan secara bersih dan aman. Tenaga kesehatan juga harus mampu mengenali secara dini gejala dan tanda komplikasi persalinan serta mampu melakukan penatalaksanaan dasar terhadap gejala dan tanda tersebut. Tenaga kesehatan harus siap untuk melakukan rujukan komplikasi persalinan yang tidak dapat diatasi ke tingkat pelayanan yang lebih mampu.

4. Pelayanan obstetri esensial Memastikan bahwa tempat pelayanan kesehatan dapat memberikan pelayanan obstetri untuk risiko tinggi dan komplikasi

Persalinan

oleh tenaga kesehatan Penanggulangan komplikasi persalinan Pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan Penanganan komplikasi keguguran

Meningkatkan

akses dan cakupan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahirberkualitas Membangun kemitraan yang efektif melalui kerjasama lintas program. Mendorong pemberdayaan perempuan dan keluarga Mendorong keterlibatan masyarakat

1.
2. 3.

Setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan terampil Setiap komplikasi obstetri dan neonatal ditangani secara adekuat Setiap wwanita usia subur mempunyai akses terhadap pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan penanggulangan komplikasi keguguran tidak aman

1.
2. 3. 4.

Menurunkan angka kematian ibu menjadi 125/100.000 kelahiran hidup Menurukan angka kehamilan tidak diinginkan menjadi 3% Peningkatan cakupan pelayanan komplikasi 80% Peningkatan cakupan pelayana nakes 90%

WASSALAM...