Anda di halaman 1dari 23

HEMODIALYS

IS

ADEQUACY
Eka desyar puspita sari

Dialisis adalah suatu proses dimana komposisi zat terlarut dari satu larutan diubah menjadi larutan lain melalui membran semipermiabel. Hemodialisis (HD) merupakan terapi pengganti ginjal yang bertujuan mengeliminasi sisa-sisa metabolisme protein dan koreksi gangguan keseimbangan elektrolit antara kompartemen darah dengan kompartemen dialisat melalui membran semipermiabel.

Sejak dekade tahun 1960 tindakan HD telah menunjukkan keberhasilannya sebagai terapi pengganti gagal ginjal jangka panjang pada penderita GGK. Dengan berkembangnya teknologi kedokteran, hemodialisis juga berkembang dengan pesat dan semakin canggih, semuanya untuk menjamin keselamatan penderita dan efektifitasnya.

Adapun kriteria klinis adekuasi hemodialisi adalah sebagai berikut: 1. Keadaan umum dan nutrisi yang baik 2. Tekanan darah normal. 3. Tidak ada gejala akibat anemia. 4. Tercapai keseimbangan air, elektrolit dan asam basa. 5. Metabolisme Ca, dan P terkendali serta tidak terjadi osteodistrofi renal. 6. Tidak didapatkan komplikasi akibat uremia. 7. Tercapai rehabilitasi pribadi, keluarga dan profesi. 8. Kualitas hidup yang memadai.

Penilaian pada adekuasi terdiri dari penilaian subyektif dan obyektif

Penilaian Subyektif

Penilaian Obyektif

Seberapa jauh simptom uremia pada pasien dapat dikendalikan (nafsu makan, mual, rasa lelah, gatal)?

Pengendalian cairan tubuh pasien dan tek.darah Apakah pasien masih dalam keadaan asidosis? (kadar bikarbonat interdialitik) Seberapa jauh kadar fosfat darah dapat dikendalikan? Apakah kadar serum albumin normal? (sebagai indikator status nutrisi yang berhubungan kuat dengan Survival pasien

ADEKUASI DIALISIS

Faktor yang mempengaruhi adekuasi:

Karakteristik membrane Pemilihan jenis dialisis


Peritoneal dialisis hemodialisis

Komposisi dialisat Vascular assess

ADEKUASI DIALISIS
Frekuensi Dialisis HD 2 X seminggu (BB ringan , masih ada sisa fungsi ginjal) HD 3 x seminggu Kecepatan aliran darah (Qb) 300 ml/menit Kecepatan aliran dialisat (Qd)2x Qb Dialiser pakai Ulang (dialyzer reuse)

Adekuasi Dialisis

Pengaturan nutrisi dan cairan Kebutuhan minum sehari hari pasien HD Penentuan berat badan kering Ultrafiltrasi

Akses Vaskuler Alirah darah harus kuat Resirkulasi Jarak penusukan antara Arteri dan Vena tidak boleh terlalu dekat (min 5 cm)

KONSENSUS PERNEFRI 2003

Pengambilan sampel ureum harus dilakukan pra dan


pasca HD pada sesi yang sama Sampel darah pra-HD diambil dari jarum arteri sebelum HD tanpa kontaminasi garam atau heparin Sampel darah pasca HD diambil dari jalur arteri 2 menit setelah Qb diturunkan menjadi 50 mL/menit pada sesi yang sama Durasi HD sesuai kebutuhan individu. Tiap HD dilakukan 4-5 jam dengan frekuensi 2x/minggu. Frekuensi dapat diberikan 3x/minggu dengan durasi 45 jam. Idealnya 10-15 jam/minggu.

Resep HD Dibuat oleh nefrologis sebelum hemodialisis dilakukan Bersifat individual

Pemilihan dializer Bahan: Cellulose : cuprophan Cellulose yang disubstitusi : Cellulose acetate, Diacetate, Triacetate Synthetic : Polysulfone, Polycarbonate, polyamide & polymethylmethacylate Adekuasi Dialisis

Hal lain: Low Flux High flux dialyzer High efficiency dialyzer

Luas permukaan
KoA (Coefficient Mass Transfer Urea) KUF (Coefficient Ultrafiltration)

KONSENSUS PERNEFRI 2003


Setiap pasien HD harus diberikan resep HD Adekuasi HD (Kt/V) ditentukan dengan pengukuran dosis HD yang terlaksana Target Kt/V yang ideal adalah 1,2 (URR 65%) untuk HD 3x perminggu selama 4 jam perkali HD dan 1,8 untuk HD 2x perminggu selama 45 jam perkali HD Frekuensi pengukuran adekuasi HD sebaiknya dilakukan secara berkala (idealnya 1x/bulan) minimal tiap 6 bulan

PENILAIAN ADEKUASI DIALISIS


Dua metode yang umumnya digunakan untuk menilai kecukupan dialisis, adalah URR dan Kt/V Terhadap sampel darah pada awal dialisis dan di akhir dialisis Kadar urea dalam dua sampel darah tersebut kemudian dibandingkan Frekuensi penilaian yang dianjurkan adalah : 1. Tiap 3 bulan pada pasien yang stabil 2. Setiap bulan pada pasien yang tidak stabil atau sesudah ada perubahan preskripsi dialisis 3. Jika ada pertanda penurunan klirens (gejala uremia)

Kt/V

K Urea Klirens Dializer (ml/menit) t durasi (menit) V Volume distribusi urea (Total Body Water)

URR (urea reduction ratio)

URR = Predialysis BUN - Postdialysis BUN X 100 Predialysis BUN BUN = blood urea nitrogen

RUMUS LOGARITMA NATURAL KT/V.


Rumus yang dianjurkan oleh NKF-DOQI adalah generasi kedua yang dikemukakan oleh Daugirdas. Kt/V=-Ln(R-0,008xt)+(4-3,5xR)xUF/W

Dimana : 1. Ln adalah logaritma natural. 2. R adalah BUN setelah dialisis dibagi BUN sebelum dialisis 3. t adalah lama waktu dialisis dalam menit. 4. UF adalah volume ultrafiltrasi dalam liter. 5. W adalah berat pasien setelah dialisis dalam kg.

Disamping yang direkomendasikan oleh NKF DOQI, Daugirdas juga mengajukan rumus linier yang lebih sederhana yaitu: Kt/V=2,2 3,3 (R-0,03)-UF/W)

RASIO REDUKSI UREUM


Cara lain untuk mengukur AHD adalah dengan mengukur RRU. Rumus yang dianjurkan oleh Lowrie adalah sebagai berikut: RRU (%) = 100 x (1-Ct/Co) Ct adalah BUN sesudah-HD dan Co adalah BUN sebelum-HD

KADAR PEMBUANGAN UREA MINIMAL DAN ATAU


LAJU KATABOLISME PROTEIN YANG DIANJURKAN

HD 3x semingg u
HD 2x/minggu

Pedoman KDOQI (Kidney Disease Outcomes Quality Initiative) Kt/V > 1,2 dan URR > 65%

Kt / V > 2,0

URR > 80%

HD 4x/minggu

Kt / V > 0,8

TARGET ADEKUASI DIALISIS


Kt/V
NKF/KDOQI (2006)

URR

1.4 1.4 (min. achieved 1.2; 65%)


1.2

70% 70% 65% 65% 65%

CARI (2005)
CASN (2006)

ERA (2002) PERNEFRI (2003)

1.4 (eKt/V >1.2) 1.2 1.2

MSN (2004)
Konsensus

Dialisis PERNEFRI 2003.

http://www.kdigo.org/guidelines/compare/Table-Hemodialysis-Kt-V%20Urea. Malaysian NKF

society of nephrology. Guidelines. http://www.msn.org.my/main.jsp?pageid=15905

KDOQI guidelines. http://www.kidney.org/professionals/Kdoqi/guideline_upHD_PD_VA/index.htm

THANK YOU

CONTOH KASUS (URR)

Ny. S, 50 tahun BB pre 52 kg BBK 50 kg HD 2 x seminggu Lama HD 5 jam Qb 250 ml/menit Dializer F7 Ureum pre 200 mg/dl Ureum post 70 mg/dl Berapa URR Ny. S ?

Diketahui :

Urea pre HD = 200 mg/dl Urea post HD = 70 mg/dl

Berapa URR ? Jawab : URR = = 200 mg/dl 70 mg/dl ---------------------------- x 100 % 200 mg/ dl 130 mg/dl --------------- x 100 % 200 mg/dl = 65%

EXAMPLE KT/V
If

the dialyzers clearance is 300 mL/min and a dialysis session lasts for 180 minutes (3 hours), Kt will be 300 mL/min x 180 min. This equals 54,000 mL, or 54 liters.

Kt = 300mL/min x 180min Kt = 54,000mL = 54 liters

The

body is about 60 percent water by weight. If a patient weights 70 kilograms (154 lbs), V will be 42 liters.
V = 70 kg x .60 = 42 liters
So

the ratio (K x t) to V, or Kt/V, compares the amount of fluid that passes through the dialyzer with the amount of fluid in the patients body. The Kt/V for this patient would be 1.3.

Kt/V = 54/42 = 1.3